Pria Lebih Bergairah di Pagi Hari dan Perempuan di Malam Hari, Kenapa?

Endah Wijayanti13 Okt 2019, 20:15 WIB
lekuk

Fimela.com, Jakarta Pernah merasa kesulitan untuk mencocokkan "mood" saat berhubungan intim dengan suami? Sebuah survei menarik ini bisa menjadi jawabannya. Ada survei yang membuktikan bahwa pria dan perempuan merasa paling bergairah pada waktu yang berbeda.

Dilansir dari timesofindia.indiatimes.com, sebuah survei yang dilakukan oleh suatu perusahaan alat bantu seks melibatkan 2.300 orang dewasa. Hampir 70 persen perempuan di antaranya mengatakan bahwa mereka memiliki pasangan yang gairah seksualnya muncul pada waktu berbeda dengannya. Para pria mengatakan lebih menyukai berhubungan seks di pagi hari sekitar pukul 06.00-09.00. Sedangkan perempuan lebih suka berhubungan intim pada malam hari sekitar pukul 23.00 - 02.00.

Pria merasa paling bergairah pada pukul 07.54, sedangkan perempuan pada pukul 23.21. Hal ini yang kadang membuat kita dan suami kesulitan untuk memiliki mood yang sama ketika berhubungan intim. Hal ini terjadi tak lain karena pengaruh siklus hormon dalam tubuh pria dan perempuan.

 

 

Perbedaan Siklus Hormon

waktu orgasme
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Kadar hormon testosteron pria paling tinggi pada pagi hari. Sedangkan pada perempuan, kadar hormon testosteron meningkat sedikit demi sedikit pada siang hari. Walau kadang testosteron perempuan bervariasi pada siang hari berdasarkan siklus haidnya, tapi akan mencapai puncak paling tinggi selama ovulasi. Namun, bukan berarti pria dan perempuan akan selalu kesulitan mendapat waktu yang tepat untuk berhubungan intim.

Para pakar mengungkapkan bahwa perempuan lebih fleksibel sedangkan pria lebih suka melakukannya secara langsung. Gairah seks perempuan dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, tak hanya dipengaruhi oleh waktu mereka merasa lebih bergairah.

Dijelaskan lebih lanjut, libido perempuan sangat kompleks. Lebih banyak dipengaruhi oleh faktor psikologis dan tak selalu dipengaruhi oleh pasangannya. Saat perempuan sudah merasa percaya diri dan seksi dengan dirinya sendiri, dia akan lebih terbuka dalam berhubungan seks dan lebih mudah mencapai klimaks, terlepas dari waktunya.

Tetap komunikasikan dengan baik mengenai kenyamanan dalam berhubungan intim dengan suami. Selama bisa dikomunikasikan dengan lebih terbuka dan disampaikan dengan baik, hubungan intim bisa sama-sama memberi kenyamanan dan kepuasan.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓