Cintai Dirimu Sendiri, maka Semesta akan Tersenyum Padamu

Endah Wijayanti14 Okt 2019, 15:45 WIB
cintai dirimu sendiri

Fimela.com, Jakarta Mencintai diri sendiri bisa jadi jauh lebih sulit daripada mencintai orang lain. Mudah bagi kita untuk memberi perhatian pada orang lain, tapi jarang bagi kita untuk bisa memberi sedikit ruang untuk diri sendiri. Kita malah cenderung lebih keras pada diri sendiri yang berujung membuat hidup makin sulit bahagia.

Pelan-pelan saja. Kita bisa pelan-pelan belajar untuk lebih mencintai diri sendiri. Memaafkan kesalahan-kesalahan di masa lalu kita. Mengambil hikmah dan pelajaran dari yang sudah terjadi. Kemudian, kita fokus untuk memperbaiki diri lebih baik lagi ke depannya.

 

 

You were born an original work of art. Stay original always. Originals cost more than imitations. ― Suzy Kassem, Rise Up and Salute the Sun: The Writings of Suzy Kassem

wajah yang disukai pria
ilustrasi/Photo by Đàm Tướng Quân from Pexels

Ada duka, kesedihan, dan air mata yang memang akan hadir dalam hidup kita. Selain warna-warni indah, akan ada rona gelap atau suram yang juga akan menyusup dalam hidup kita. Di saat kita berada di titik terendah, kita memang merasa sudah tak punya harapan hidup. Izinkan dirimu untuk beristirahat dan meluapkan kesedihan yang ada terlebih dahulu. Baru setelah itu coba untuk berdiri perlahan.

When you’re constantly thinking of others and what they must be thinking or feeling or expecting, you wind up in this perpetual state of trying to please them. You see yourself through their eyes and you lose sight of who you are. ― Michael Soll, Scorched

menahan emosi
ilustrasi.Photo by Raka Miftah from Pexels

Saatnya untuk coba lebih ramah pada diri sendiri. Lebih baik dan mencintai diri sendiri. Dengan begitu, semesta bisa ikut berbaik hati pada kita. Semesta bisa lebih ramah pada kita. Kita pun tak perlu selalu terus mengutuk dan menyalahkan keadaan. Daripada buang-buang energi menyalahkan hal-hal yang di luar kuasa kita, akan lebih baik kita gunakan energi tersebut untuk menenangkan diri kita.

I love myself for I am a beloved child of the universe and the universe lovingly takes care of me now.― Louise Hay

kepribadian
ilustrasi./Photo by kudung setiawan on Unsplash

Untuk hidup yang lebih baik, kita juga perlu bersikap baik pada hidup. Semoga apa pun kesulitan dan masalah yang kita alami saat ini bisa segera terselesaikan. Semoga ada pintu dan jalan keluar yang terbuka saat kita merasa sudah tak lagi punya harapan.

Kita tak bisa memuaskan semua keinginan orang lain. Sulit rasanya untuk menyenangkan hati semua orang. Kita tetap perlu melakukan yang terbaik untuk membahagiakan orang-orang tercinta. Namun, untuk bisa melakukannya dengan baik kita perlu lebih dahulu membahagiakan diri sendiri.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓