Kini Dikelola Hotel Indonesia Group, Hotel Pesanggarahan Siap Terima Tamu Lagi Usai Renovasi

Iwan Tantomi16 Okt 2019, 14:45 WIB
Kini Dikelola Hotel Indonesia Group, Hotel Pesanggarahan Siap Terima Tamu Lagi Usai Renovasi

Fimela.com, Jakarta Setelah melalui proses renovasi yang panjang, serta pembangunan Water and Renewable Energy Learning Center, Hotel Pesanggrahan sekarang siap menerima tamu lagi. Kabar baiknya, kali ini Hotel Pesanggrahan bisa tampil lebih kece, karena dikelola oleh Hotel Indonesia Group. Acara peresmian pun dilangsungkan pada 13 Oktober 2019, yang mana dihadiri Deputi Bidang Usaha Energi Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Direktur Utama Perum Jasa Tirta II U. Saefudin Noer, Komisaris Hotel Indonesia Group Iswandi Said, dan semua tamu undangan.

Operasional baru ini sebagai buah kerjasama PJTII dengan Hotel Indonesia Group. Penandatanganan perjanjian kerjasama pun dilakukan antara Perum Jasa Tirta II diwakili oleh Antonius Aris Sudjatmiko selaku Direktur Operasi dan Pengembangan Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta II, dan Hotel Indonesia Group diwakili oleh Andi Erwanto selaku Vice President Finance and Human Capital PT. Hotel Indonesia Group.

Penandatanganan perjanjian ini dilaksanakan setelah adanya beberapa sambutan dan juga pemaparan mengenai perkembangan Hotel Pesanggrahan sejak awal dibangun, tragedi yang terjadi pada tahun 2016, dan proses pembangunan ulang yang telah dilaksanakan. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur.

"Melalui kerjasama dengan Hotel Indonesia Group, kami berharap akan adanya peningkatan standar hotel. Jumlah wisatawan Jatiluhur sudah tergolong banyak, yakni kurang lebih 100.000 regular visitors. Sekarang target kami adalah untuk membuat para pengunjung bisa stay lebih lama di Jatiluhur," ujar Saefudin Noer.

Harapan PJTII kedepannya adalah untuk terus meningkatkan sektor pariwisata di Jatiluhur. Hal ini dapat tercapai selain dengan meningkatkan kualitas akomodasi, juga dengan mengadakan berbagai macam event. Pada bulan Juli lalu sempat digelar acara Stand Up Paddle & Kayak Exhibition yang diadakan di Waduk Jatiluhur.

Acara selanjutnya adalah Jatiluhur Heroes 5k Run & Walk 2019, yang akan dilaksanakan pada bulan November mendatang. Menurut Saefudin, Jatiluhur memiliki banyak potensi pariwisata dan tidak menutup kemungkinan untuk mengadakan acara yang menargetkan kaum milenial seperti Jazz Music Festival.

"Pemasarannya yang akan dilakukan ke seluruh Indonesia maupun ke luar negeri akan dibantu oleh Hotel Indonesia Group," ungkap Saefudin.

Jatiluhur sendiri memiliki banyak tempat wisata yang sangat menarik. Selain Hotel Pesanggrahan Jatiluhur, wisatawan juga dapat menikmati Bungalow, Hotel & Restoran Istora, Floating Resto, dan Jatiluhur Water World (JWW).

PLTA terbesar di Asia Tenggara yakni Waduk, Bendungan dan PLTA Ir. H. Djuanda juga dapat dikunjungi oleh wisatawan. Adanya fasilitas ini, serta terbentuknya Water and Renewable Energy Center di Hotel Pesanggrahan menjadikan Jatiluhur tempat yang tepat untuk mereka yang membutuhkan pelatihan maupun sertifikasi untuk energi terbarukan dan sumber daya air, yang dapat dilaksanakan seiringnya pengembangan energi terbaru dan terbarukan berbasis air, angin, dan lain-lain.

"Kami optimis Hotel Pesanggrahan dapat menjadi hotel favorit di Kabupaten Purwakarta sehingga dapat menunjang sektor pariwisata Jatiluhur. Selain itu, Jatiluhur bisa menjadi tujuan wisata alternatif selain Bandung dan kota-kota lainnya di Jawa Barat bagi penduduk Jakarta yang ingin menjauh dari kebisingan Kota Jakarta dan menikmati staycation," kata Andi Erwanto.