Cara Menurunkan Panas, Pusing pada Bayi dan Anak Secara Cepat dengan Kompres

Fimela Editor29 Okt 2019, 15:45 WIB
mengompres anak demam

Fimela.com, Jakarta Demam atau panas merupakan keadaan suhu tubuh yang tidak stabil. Pada orang dewasa dinyatakan memiliki suhu tubuh yang panas yaitu suhu 38 derajat Celcius keatas. Sedangakn pada anak-anak suhu tubuh yang panas terdeteksi 37 derajat Celsius keatas.

Suhu tubuh yang panas ini biasanya merupakan gelaja dari munculnya penyakit lain. Suhu panas bisa jadi informan ke tubuh bahwa ada infeksi ditubuh maupun penyakit yang lain. Maka dari itu penyakit demam biasanya disertai batuk, pilek bahkan pusing pada anak-anak maupun orang dewasa.

Cara Menurunkan Panas pada Bayi

gendong bayi
Ilustrasi/copyright shutterstock.com/Kiwis

Suhu tubuh yang tinggi pada bayi dapat terjadi ketika pasca imunisasi. Tapi, terinfeksi virus atau bakteri juga dapat membuat suhu tubuh bayi menjadi tinggi. Berikut cara menurunkan panas pada bayi.

Gunakan pakaian tipis

Pakaian tipis diharapkan dapat membuat bayi nyaman dan gampang bergerak. Karena jika menggunakan pakaian tebal, panas bayi akan susah keluar dan terperangkap di dalam pakaian.

Jaga suhu ruangan agar tetap sejuk

Sejuknya suhu ruangan mampu membantu penurunan panas pada bayi. Jika suhu ruangan terasa panas, bisa dinginkan menggunakan mesin pendingin maupun kipas angin. Usahakan suhu tidak terlalu dingin dan jangan langsung diarahkan ke arah bayi ya!

Beri banyak cairan

Memberi bayi banyak cairan seperti air putih, jus buah segar maupun ASI dapat membantu bayi untuk terhindar dari dehidrasi. Ketika bayi banyak mengkonsumsi cairan tentu volume kencing pada bayi juga tinggi dan mampu membuang racun pada tubuh sehingga panas cepat turun.

Cara Menurunkan Panas pada Anak

Ilustrasi anak sakit
Pada musim hujan anak rentan terkena demam. Bagaimana cara menghindarinya?

Aktivitas yang padat di luar ruangan bisa memicu demam pada anak. Mengatasi demam pada anak tentunya juga harus memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Karena, jajanan diluar sana dapat menyebabkan panas pada anak.

Minum teh herbal

Teh herbal dipercaya dapat menenangkan diri dan dapat memicu tubuh untuk mengeluarkan keringat. Teh herbal yang bisa dikonsumsi yaitu teh chamomile, Teh jahe, teh elderflower dan lain-lain.

Istirahat yang cukup

Tak semua anak lemas saat panas menyerang. Ada beberapa anak yang tetap aktif beraktifitas walaupun suhu badan sedang tidak stabil. Tapi agar panas cepat turun, sebaiknya larang anak untuk beraktivitas diluar dan perbanyak istirahat.

Mandi air hangat

Air hangat yang mengenai kulit saat mandi dapat menurunkan suhu tubuh 1-2 derajat Celcius. Jangan mandikan anak dengan air dingin karena suhu dingin pada air dapat menyebabkan anak mengigil dan membuat suhu tubuh naik.

Makan makanan bergizi

Makanan bergizi tinggi tentunya mampu menambah energi pada anak. Berikan makanan bergizi tinggi agar anak tidak lemas dan panas cepat turun.

Cara Cepat Menurunkan Panas

termometer-131013b.jpg
illustrasi termometer

Jika sedang sibuk dan terburu-buru tentunya ingin suhu panas pada tubuh segera turun. Lakukan hal berikut sebagai cara menurunkan panas dengan cepat.

Gunakan kompres instan

Kompres instan dengan berbagai merek telah tersedia dibeberapa toko. Kompres instan mampu menurunkan demam dengan cepat karena bahan yang terkandung di dalamnya.

Konsumsi paracetamol atau ibuprofen

Paracetamol dan ibuprofen merupakan obat yang bisa dikonsumsi untuk menurunkan demam. Gunakan obat tersebut sesuai dengan dosisi sebagai cara cepat menurunkan panas.

Cara Menurunkan Panas dan Pusing

pusing darah rendah
Mengatasi pusing karena darah rendah./Copyright shutterstock.com

Suhu tubuh yang tinggi disertai pusing menimbulkan rasa yang tidak nyaman pada tubuh. Banyak jenis pusing yang dapat terjadi akibat suhu tubuh yang tinggi, bisa migrain, pusing bagian belakang, sampai kepala terasa berat.

Tidur cukup

Tidur cukup menjadi cara menurunkan panas yang ampuh. Saat tidur badan kita beristirahat dan melakukan regenerasi sel. Ketika bangun diharapkan tubuh dalam keadaan segar dan demam sudah sedikit teratasi.

Jangan lakukan banyak kegiatan

Melakukan banyak kegiatan dapat menimbulkan sakit kepala lebih parah. Untuk itu usahakan istirahat yang cukup dengan cara berbaring tanpa sibuk dengan handphone maupun gadget lainnya.

Minum minuman hangat

Cara menurunkan panas kali ini terbukti cukup ampuh, dapat menenangkan tubuh dan memacu tubuh untuk mengeluarkan keringat. Ketika keringat keluar otomatis pori-pori pada kulit ikut terbuka. Suhu panas pada tubuh dapat keluar melalui pori-pori tersebut.

Konsumsi sup

Sup merupakan makanan bergizi yang baik untuk tubuh terutama saat suhu tubuh tinggi. Makanan yang dipenuhi dengan sayuran ini tentunya dapat mengisi energi pada tubuh dan cukup memenuhi kebutuhan vitamin serta membantu pemulihan.

Cara Menurunkan Panas dengan Kompres

Anak Demam, Bolehkah Kerokan? (All About People/Shutterstock)
Anak Demam, Bolehkah Dikompres? (All About People/Shutterstock)

Banyak orang yang salah kaprah saat melakukan cara menurunkan panas dengan kompres. Seringnya penggunaan air dingin saat mengompres tubuh yang panas bukan menjadikan panas menurun, melainkan malah membuat tubuh semakin panas.

Mitosnya, air dingin yang digunakan untuk mengompres diharapkan mampu menutupi suhu tubuh yang panas. Faktanya, penggunaan air dingin saat mengompres justru membuat suhu tubuh turun secara tiba-tiba dan menggigil.

Cara menurunkan panas dengan kompres sebaiknya dilakukan dengan air hangat. Ingat, bukan panas, tetapi hangat. Suhu hangat pada kompres dapat memicu tubuh untuk mengeluarkan keringat sehingga panas akan turun secara perlahan.

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan panas. Terutama panas pada bayi dan anak harus ditangani dengan cepat, karena jika terlambat bisa menimbulkan gejala lainnya pada tubuh seperti step, bahkan epilepsi.

Lakukan cara-cara diatas sebagai langkah utama unutk menurunkan panas. Tidak lupa memberikan makanan yang bergizi tinggi dan juga minum air putih yang banyak untuk membantu pemulihan tubuh. Jika panas tidak turun-turun dan masih berlanjut, silahkan pergi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

(Jossi Andriani/diambil dari berbagai sumber)

Lanjutkan Membaca ↓