Menurut Psikolog, Ini 4 Tips Lebih Cepat Move On setelah Putus Cinta

Endah Wijayanti17 Nov 2019, 10:15 WIB
perempuan patah hati

Fimela.com, Jakarta Putus cinta memang tidak pernah mudah, sekalipun yang membuat keputusan untuk berpisah itu adalah kita sendiri. Menghadapi hubungan yang harus diakhiri selalu menciptakan kesedihan. Untuk bisa segera move on setelah putus cinta, tentu saja kita perlu mengerahkan tenaga untuk melakukannya.

Psikolog dan penulis buku How to Fix a Broken Heart, Guy Winch memilikh sejumlah tips dan cara yang bisa dilakukan untuk bisa cepat move on. Ia memaparkan bahwa berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menangisi dan menyesali perpisahan yang terjadi sebenarnya tergantung sepenuhnya pada kita. Berikut beberapa tips yang ia paparkan untuk bisa digunakan untuk cepat move on.

1. Bersikap Realistis tentang Mantan

Tips penting dari Winch adalah kita harus berusaha bersikap realistis tentang mantan. Tak perlu merasa galau berlebihan dengan semua kenangan indah yang pernah ada. Saatnya untuk kembali menyadarkan diri bahwa yang berlalu tidak bisa lagi kita miliki kembali. Bagaimanapun, kenyataan yang ada saat ini adalah hubungan yang pernah terjalin sudah berakhir. Itu yang harus kita terima dengan ikhlas.

2. Berhenti Mengikuti Aktivitas Media Sosialnya

Saatnya untuk berhenti terobsesi dengan kegiatan atau aktivitas barunya. Sebaiknya berhenti mengikuti aktivitasnya di media sosial. Tak perlu merepotkan diri dengan selalu mencari tahu kabar terbarunya. Saatnya untuk tegas menjaga jarak darinya.

 

3. Buang Semua Barang Kenangan

cara move on
Ilustrasi./Copyright pexels.com/@d-ng-nhan-324384

Ini penting. Jangan lagi menyimpan barang-barang kenangan darinya. Sebaiknya singkirkan atau buang barang kenangan yang ada. Setidaknya jangan sampai barang-barang itu bisa dengan mudah terlihat oleh kita.

4. Berhenti "Drama"

Kadang kita merasa putusnya atau berakhirnya sebuah hubungan karena ada misteri dan masalah yang begitu dalam dari diri kita. Saatnya untuk berhenti terlalu drama dan merasa kita adalah pihak yang paling bersalah. Bila perlu, tuliskan semua kesedihan dan uneg-uneg yang dirasakan. Uraikan hal-hal yang mengganggu pikiranmu agar tidak merasa terlalu terbebani dengan keadaan yang ada.

Untuk bisa berdamai dengan kesedihan dan kepedihan patah hati memang butuh waktu dan proses. Semoga setelah berhasil melewati masa-masa berat ini, ada kebahagiaan dan kehidupan yang lebih baik untukmu, ya.

 

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓