Alasan Jari-Jari Kaki Melengkung Saat Hubungan Intim Capai Klimaks

Mimi Rohmitriasih23 Nov 2019, 20:45 WIB
Hubungan Intim/Seks

Fimela.com, Jakarta Pernah menyadari bahwa jari-jari kakimu akan melengkung saat dirimu mencapai klimaks atau orgasme selama berhubungan intim? Mengenai hubungan intim, ini merupakan aktivitas yang wajar dilakukan pasangan suami istri. Hubungan intim adalah aktivitas yang bisa dibilang memiliki peran penting demi dapatkan pernikahan lebih bahagia, sehat dan mengesankan.

Melansir dari laman prevention.com, lewat hubungan intim yang baik, pasangan suami istri bisa merasakan banyak manfaat. Manfaat tersebut mulai dari suami istri lebih sehat secara fisik, lebih bahagia dan terhindar dari stres.

Ada banyak fakta menarik dari hubungan intim. Salah satu faktanya adalah jari-jari kaki melengkung saat seseorang mencapai klimaks atau orgasme. Penasaran kenapa hal ini bisa terjadi?

Alasan Jari Melengkung Saat Orgasme atau Klimaks

Hubungan Intim/Seks
ilustrasi/copyright unsplash.com/HOP DESIGN

Para ahli menyebutkan jika seks yang memuaskan dan orgasme akan membuat jari-jari melengkung secara otomatis. Melengkungnya jari juga didorong oleh kesenangan yang terjadi di seluruh tubuh selama berhubungan intim.

Sherry A Ross, seorang pakar seks menyebutkan jika jari melengkung adalah respon alami dan refleks tubuh terhadap rangsangan serta perasaan bahagia selama berhubungan. Ross mengatakan, “Beberapa perempuan yang mengalami orgasme secara otomastis jari-jari kakinya akan melengkung sebagai bentuk ekspresi kesenangan dan pencapaian klimaksnya. Ini bentuk reaksi otot tubuh terutama di bagian kaki dari perasaan senang, sukacita dan bangga.”

Orgasme merupakan pelepasan ketegangan pada puncak siklus hubungan intim. Saat orgasme, otak melepaskan hormon dopamin dan oksitosin yang bertanggungjawab untuk meningkatkan kesenangan. Saat orgasme, otak dan tubuh akan saling terhubung. Inilah yang kemudian menyebabkan jari-jari kaki ikut bereaksi.

Ross menambahkan, “Saat seseorang mengalami orgasme, ada banyak sistem saraf dalam tubuh yang dibangunkan dan distimulasi termasuk jari-jari kaki.”

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓