Sahabatku, Seorang Pahlawan Kesehatan Masa Kini

Endah Wijayanti02 Des 2019, 15:15 WIB
pahlawan kesehatan

Fimela.com, Jakarta Memiliki sosok pahlawan yang sangat berjasa dalam hidupmu? Punya pengalaman titik balik dalam hidup yang dipengaruhi oleh seseorang? Masing-masing dari kita pasti punya pengalaman tak terlupakan tentang pengaruh seseorang dalam hidup kita. Seperti pengalaman Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba My Hero, My Inspiration ini.

***

Oleh: Nuning - Depok

Saya mengartikan pengertian pahlawan adalah sebagai seseorang yang telah memberikan sumbangsih seluruh tenaga, pikiran, jiwa maupun raga kepada seorang individu, kelompok, bahkan bangsa dan negara. Dan dianggap berjasa bagi keberlangsungan hidup suatu individu maupun kelompok. Saya ingin berbagi cerita satu sosok yang saya anggap sebagai pahlawan kesehatan masa kini. Karena dengan sumbangsih ide dan gagasan beliaulah, membantu para ibu dan bayi dapat terlindungi dan terselamatkan dari kelalaian pemeriksaan pasca melahirkan.

Sahabat saya bernama Dwi Yuniarti, bekerja sebagai bidan honorer rumah bersalin di salah satu puskesmas di bilangan Jakarta Utara. Berbekal pengalaman beliau di lapangan dengan begitu banyaknya data para ibu yang tidak melakukan kontrol ulang pasca melahirkan hingga wilayah tempat ia bekerja menyumbangkan dua orang yang meninggal dikarenakan faktor kelalaian dan keengganan untuk melakukan pemeriksaan ulang berkala pasca melahirkan.

Tahukah bahwa Angkah Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih cukup tinggi? Bahkan sumber WHO tahun 2018 menyebutkan bahwa setiap hari ada 38 ibu yang meninggal di Indonesia. Faktor tersebut dipengaruhi oleh komplikasi persalinan, komplikasi nifas, penyakit bawaan sejak hamil, riwayat KB, serta manajemen kehamilan yang salah. Dan komplikasi nifas serta riwayat penyakit ibu menjadi penyumbang tertinggi angka kematian ibu. Semestinya hal ini bisa dicegah dan diselamatkan. Sejatinya, masa kehamilan dan masa nifas adalah masa terpenting untuk memantau kesehatan ibu maupun bayi yang dilahirkannya.

Untuk itu, sahabat saya tergerak membuat suatu alat inovasi edukasi yang diperuntukkan bagi ibu pasca melahirkan yang berfungsi selain sebagai alat pengingat pemeriksaan dan kunjungan kontrol ulang hingga masa nifas berakhir, tetapi juga sebagai alat informatif yang dapat di baca setiap waktu mengenai manfaat pemeriksaan rutin baik bagi ibu dan bayi.

 

Niat Baik Menghasilkan Sesuatu yang Baik

[Fimela] Tulip
Ilustrasi | unsplash.com/@zeitschreiber

Beliau menamakan alatnya dengan Kencana. Kencana dalam bahasa Sansekerta berarti emas. Sahabat saya, ingin mengibaratkan seorang ibu dan anak sebagai sebuah emas yang harus di jaga dan di rawat dengan baik. Beliau mengedukasi tidak hanya bagi si ibu, tapi juga seluruh elemen yang terkait dengan perlindungan dan keselamatan ibu dan bayi, seperti keluarga yang terlibat, petugas kesehatan, kader PKK, tetangga, ibu dukun bahkan calon pengantin pun tetap diedukasi oleh beliau sebagai bekal pengetahuan setelah menikah.

Tantangan dan hambatan tidak serta merta menjadi penghalang. Semenjak ia menggagaskan di tahun 2017, kesabaran dan ketekunannya membuahkan hasil yang positif dan dapat diterima dengan baik. Bermula sosialisasi dari rumah ke rumah hingga kini telah diakui oleh Departemen Kesehatan sebagai alat yang mampu untuk diterapkan di puskesmas sekitarnya. Harapannya hanya menginginkan setiap ibu dapat melahirkan bayi yang sehat dan berkualitas untuk kemajuan generasi penerus bangsa. Bahwasanya derajat kesehatan dapat berhasil apabila masyarakatnya tumbuh sehat dan kuat.

Sahabat saya berharap program invoasinya dapat diterapkan dan digunakan tidak hanya di DKI Jakarta tapi di seluruh Indonesia. Kata-kata mutiara yang saya dapatkan dari sahabat saya untuk dijadikan inspirasi adalah, “Niat berbuat baik menghasilkan yang baik, menjalani tidak terbebani, jalani sesuai niat kita. Walaupun tidak beramal dengan uang, tapi dengan ilmu yang didapat." Sebuah impian sederhana dapat menjadi besar, sebesar manfaat yang diberikan untuk sesama. Semoga kita semua menjadi pribadi-pribadi yang dapat memberikan manfaat yang baik sebanyak-banyaknya bagi sesama.

 

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓