Serba Serbi Pasta Gigi Berbahan Charcoal

Fimela Editor15 Des 2019, 13:00 WIB
Serba Serbi Pasta Gigi Berbahan Charcoal

Fimela.com, Jakarta Pasta gigi berbahan dasar arang atau biasa kita sebut dengan charcoal sedang menjadi tren. Kendall Jenner bahkan memperlihatkan merek pasta gigi mengandung arang bernama Moon di Instagram-nya. Penggemar pasta gigi ini percaya bahwa arang dapat memutihkan gigi dan menyegarkan nafas lebih baik ketimbang jenis pasta gigi lainnya. Kamu juga dapat menemukan charcoal dalam kandungan produk masker wajah.

Tetapi beberapa penelitian nampak mulai mempertanyakan apakah arang benar-benar laman saat digunakan untuk membersihkan gigi? Yuk kita intip ulasan berikut ini.

Apa itu activated charcoal?

Dilansir dari harpersbazaar.com, pada dasarnya arang aktif adalah bentuk karbon yang telah diproses untuk membuat permukaan partikelnya menjadi keropos. Semua sudut dan celah kecil itu bertindak seperti magnet untuk partikel lain yang diserapnya, memungkinkan semua zat tersapu oleh arang.

"Pasta gigi arang aktif merupakan lahirnya kembali teknik pengobatan kuno. Secara teori, itu mengikat semua yang ada, seperti noda, karang gigi, bakteri" jelas dokter gigi kosmetik Peter Auster.

Apakah pasta gigi berbahan dasar charcoal aman?

Sebuah tinjauan di British Dental Journal dari awal 2019 menemukan bahwa arang memberikan sedikit perlindungan terhadap kerusakan gigi, dan ada bukti ilmiah terbatas untuk mendukung klaim kesehatan lainnya. Bahkan, menambahkan bubuk arang ke pasta gigi sebenarnya bisa menjadi lebih buruk.

"Ketika digunakan terlalu sering pada orang dengan tambalan, arang bisa masuk ke dalamnya dan sulit untuk keluar," kata Dr. Joseph Greenwall-Cohen, rekan penulis studi dari University of Manchester Dental School, kepada BBC. "Partikel arang juga bisa terperangkap di gusi dan dapat menimbulkan iritasi.” tambahnya.

Ada juga kekhawatiran tentang sifat abrasif pada arang, yang menurut beberapa orang dapat merusak enamel jika digunakan secara rutin. Serta kecenderungan arang untuk menyerap segala macam hal yang bersentuhan dengannya, termasuk hal-hal baik seperti obat-obatan. Yang lain berpendapat bahwa arang memiliki efek pemutihan pada gigi. Lituchy menyarankan untuk berhati-hati jika kamu menggunakan pasta yang denngan kandungan arang dan menyikat dengan sangat lembut agar tidak merusak enamel permukaan. Hal ini dapat membuat gigi lebih rentan terhadap pewarnaan dalam jangka panjang.

Tinjauan tersebut di atas juga menunjukkan bahwa banyak pasta gigi mengandung arang dan diformulasikan tanpa fluorida. Hal sangat direkomendasikan oleh dokter gigi untuk mencegah kerusakan gigi.

"Arang aktif dapat digunakan sebagai suplemen untuk pasta gigi biasa. Ini dikhususkan untuk orang yang ingin memutihkan giginya, tetapi tidak boleh digunakan sebagai pengganti pasta gigi. Pasta gigi biasa memberi kita fluoride yang kita butuhkan untuk memerangi kerusakan gigi sehingga perlu untuk mempertahankannya." ujar Lituchy.

Apakah arang dapat memutihkan gigi?

Ada perbedaan antara menghilangkan noda permukaan dan memutihkan. Noda permukaan, juga dikenal sebagai noda ekstrinsik yang berasal dari kopi, anggur merah, rokok, serta makanan dan minuman berwarna gelap. Mereka berada di lapisan enamel dan umumnya dapat dihilangkan dengan pasta gigi atau perawatan pemutihan pada permukaan. Noda intrinsik yang lebih dalam adalah pewarnaan gelap yang berasal dari dalam gigi, kadang-kadang akibat trauma, email gigi lemah, jenis obat tertentu, dan bahkan penggunaan fluoride yang berlebihan. Pencerahan warna gigi utama hanya dapat berasal dari perawatan pemutihan yang menembus di bawah permukaan luar gigi.

 

Apa saja pro dan kontra dari pasta gigi berbahan dasar arang atau charcoal?

Arang
Ilustrasi bubuk arang atau charcoal (Photo by Adrien Olichon on Unsplash)

Adapun klaim "mendetoksifikasi" mulut, sementara arang dapat mengangkat plak dan partikel makanan yang menyebabkan bau mulut, efeknya tidak berbeda jauh dengan pasta gigi yang kamu pakai. Tidak seperti hati dan ginjal, gigi dan gusi tidak melakukan fungsi detoksifikasi tubuh. Racun umumnya tidak ada dii mulut, sehingga tidak ada gunanya untuk menggunakan pembersih gigi yang merontokkan racun.

Sedangkan bagi mereka yang khawatir tentang obat penyerap arang, kabar baiknya adalah arang benar-benar hanya melakukan tingkat penyerapan yang signifikan ketika bersentuhan dengan obat-obatan dalam saluran pencernaan. Asalkan kamu membilas gigi setelah menggunakan pasta gigi charcoal dan tidak menelannya.

"Saya merekomendasikan pasta gigi arang untuk menghilangkan noda permukaan tetapi tidak untuk memutihkan gigi," kata dokter gigi kosmetik Gregg Lituchy.

"Sulit untuk benar-benar memutihkan gigi dengan pasta gigi apa pun, tetapi arang memang menghilangkan noda permukaan secara efektif." tambahnya.

 

Penulis: Rafinda Eki Puspitasari

#GrowfearlesswithFimela

Lanjutkan Membaca ↓