Bahagia Dulu Jadi Lajang, Penelitian Membuktikan Hidup Justru Lebih Membahagiakan

Febi Anindya Kirana18 Des 2019, 14:45 WIB
Diperbarui 18 Des 2019, 14:45 WIB
perempuan single

Fimela.com, Jakarta Hingga saat ini, mayoritas orang masih menganggap bahwa menikah bisa membuat hidup bahagia. Padahal, tidak jarang masalah hidup jadi lebih rumit setelah menikah dan pernikahan justru menjadi sumber utama ketidakbahagiaan jika tak bisa menyelesaikannya dengan pasangan.

Nyatanya, hidup sebagai lajang justru memiliki kadar kebahagiaan lebih tinggi bagi banyak orang. Bahkan sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Personal Relationships menemukan bahwa kebanyakan orang saat ini tidak lagi menganggap kehidupan pernikahan lebih positif daripada kehidupan lajang dan menganggap kehidupan lajang sebagai kekurangan. Sebaliknya, orang merasa kadar bahagianya lebih besar ketika menjalani hidup lajang.

Menjadi Single Itu Menyenangkan

perempuan bahagia
Photo by David Hurley on Unsplash

Ketua penelitian sekaligus psikolog sosial Amanda Gesselman, Ph.D., menjelaskan bahwa dari 6.576 orang yang diambil datanya mengenai perbedaan kehidupan mereka sebelum dan setelah menikah, ternyata orang cenderung merasa kehidupan lajang lebih menyenangkan karena mereka memiliki lebih banyak teman, interaksi sosial lebih luas, lebih bugar dan sehat (karena masih mengutamakan mengurus diri sendiri) dan lebih sedikit beban pikiran karena tiak adanya masalah rumah tangga.

Tentu saja, bukan berarti kehidupan pernikahan tidak membuat bahagia, hanya saja setiap pasangan memiliki sikap berbeda terhadap pernikahan. Jika mampu membangun pernikahan secara positif dengan pasangan, orang justru bisa lebih bahagia secara fisik dan mental, banyak penelitian membuktikannya.

Jadi, selama jodoh belum datang, nikmati hidupmu dan maksimalkan apa yang bisa kamu lakukan selagi masih lajang, Sahabat Fimela. Karena bahagia itu bukan soal status lajang atau tidak, tapi soal bagaimana kamu memaknainya.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓