9 Gejala Depresi dan Sinyal Perlu Segera Berkonsultasi ke Psikolog

Endah Wijayanti27 Des 2019, 11:15 WIB
Diperbarui 27 Des 2019, 11:15 WIB
dampak emosi negatif

ringkasan

  • Berat Badan Naik/Turun secara Signifikan
  • Semakin Lamban atau Mudah Gelisah
  • Konsentrasi Menurun
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Mendiagnosis depresi tidak bisa dilakukan sendiri. Butuh pengamatan yang sangat cermat dari seorang profesional dalam proses diagnosisnya. Kita perlu bantuan psikolog dan psikiater untuk hal ini.

Beberapa gejala depresi bisa kita deteksi. Mengutip buku Loving the Wounded Soul, ada sembila gejala depresi. Bila kita mengalami sedikitnya lima gejala di antaranya selama dua minggu secara konsisten, maka itu sinyal bahwa kita perlu berkonsultasi ke psikolog atau psikiater. Sekarang coba cek dulu apakah kita mengalami gejala-gejala ini.

1. Suasana Hati Depresif

Merasa sedih, kosong, dan hilang harapan adalah tanda suasana hati kita sedang depresif (depressed mood). Coba cek lagi apakah beberapa waktu belakangan sering merasa depresif? Cek juga dari pengamatan orang lain. Orang lain mungkin akan menilai kita sebagai orang yang sedang sedih atau murung.

2. Kehilangan Minat

Gejala ini meliputi minat dan kesenjangan dalam semua atau hampir semua kegiatan sepanjang hari. Muncul rasa kehilangan minat melakukan apa pun.

3. Berat Badan Naik/Turun secara Signifikan

Sedang tidak melakukan program diet, tapi berat badan naik atau turun secara signifikan? Waspadai sebagai gejala depresi. Perubahannya bisa sekitar 5% dari berat badan dalam sebulan. Nafsu makan pun ikut berubah.

 

 

4. Gangguan Tidur

20160303-Ilustrasi Insomnia-iStockphoto
Ilustrasi./(iStockphoto)

Sering insomnia atau sulit tidur juga bisa jadi gejala depresi. Bahkan hipersomnia atau tidur berlebihan juga perlu diwaspadai sebagai gejala. Apalagi bila terjadi hampir setiap hari, maka penting untuk benar-benar mewaspadainya.

5. Semakin Lamban atau Mudah Gelisah

Psikomotor lamban seperti bicara lebih lamban, volume suara mengecil, dan gerakan yang menjadi lamban juga bisa dikategorikan sebagai gejala depresi. Gejala depresi juga bisa ditunjukkan dengan hal yang berlawanan, seperti jadi makin mudah gelisah yang meliputi tak mampu duduk diam, berjalan mondar-mandir, meremas-remas tangan, dan sebagainya.

6. Lelah Hampri Setiap Hari

Sudah merasa cukup istirahat tapi terus merasa lelah? Waspadai juga sebagai gejala depresi. Orang yang depresi kadang mudah sekali merasakan energinya terkuras habis untuk aktivitas sederhana.

7. Merasa Bersalah

Muncul perasaan tidak berharga. Muncul rasa bersalah yang berlebihan. Bila hal ini dirasakan konsisten cukup konsisten, waspadai sebagai gejala depresi juga.

8. Konsentrasi Menurun

Kemampuan untuk berpikir menurun. Daya konsentrasi juga makin menurun. Sulit mengambil keputusan hampir setiap hari.

9. Muncul Ide Bunuh Diri

Pikiran tentang kematian terus muncul. Ide bunuh diri yang berulang tanpa rencana khusus makin sering muncul di kepala. Terlebih sudah punya rencana spesifik untuk bunuh diri, ini bisa jadi gejala paling umum sedang depresi.

Tak perlu ragu untuk meminta bantuan atau pertolongan. Bila kita mengalami dan merasakan sebagian besar gejala tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi ke psikolog atau psikiater untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓