Sampai Kapan pun, Kita akan Tetap Dianggap Putri Kecil bagi Ibu Kita

Endah Wijayanti28 Des 2019, 13:46 WIB
hari-hari bersama mama

Fimela.com, Jakarta Punya momen yang tak terlupakan bersama ibu? Memiliki sosok ibu yang inspiratif dan memberi berbagai pengalaman berharga dalam hidup? Seorang ibu merupakan orang yang paling berjasa dan istimewa dalam hidup kita. Kita semua pasti memiliki kisah yang tak terlupakan dan paling berkesan bersama ibu. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam lomba dengan tema My Moment with Mom ini.

***

Oleh: Firda Nurina - Tangerang Selatan

Bicara soal ibu, banyak hal yang terlintas di pikiran setiap orang. Tentu, karena memang seorang ibu memegang banyak peranan yang membuat mereka lebih dari hebat, lebih dari kuat. Untukku pribadi, ibu adalah sosok paket lengkap, sebagai sahabat, sebagai pelindung, sebagai teman curhat. Selain hebat, sosok ibu juga canggih, lho, bisa mengetahui dan memenuhi apa yang kita butuhkan bahkan sejak saat masih di dalam perut.

Beruntung, sejak lahir hingga kini beranjak 23 tahun, aku diasuh langsung oleh mama tanpa bantuan babysitter. Diasuh babysitter bukan hal yang buruk, kok, tapi dengan diasuh langsung oleh mama, aku jadi paham dan melihat sendiri value yang secara tak langsung diajarkan kepadaku; rela memberi sampai mati, rela berkorban tanpa beban, rela berjuang di setiap peluang.

Karena masih tinggal satu atap sampai sekarang, jadi setiap hari bagiku adalah #MomentWithMom. Ada saja cerita baruku dengan mama setiap hari, biasanya sih hal-hal kecil. Eits, hal kecil itu justru yang berharga, aku jadi sadar dan bersyukur karena mama masih sehat untuk selalu bisa bikin momen-momen kecil itu, mulai dari bilang, “Dek, di store ini ada sepatu bagus, temenin yuk," "Ke dapur yuk dek, kita bikin rujak," “Mama mau nonton film Si Doel, deh”.

 

Banyak Cerita dengan Mama

Ibu dan Anak
Ilustrasi./copyright shutterstock

Terlalu banyak kisah sama mama, tapi satu yang paling berbekas saat aku berada di fase yang cukup sulit, yaitu peralihan dari SMA ke kuliah, aku ingin sekali masuk di salah satu PTN yang kelihatannya cuma mimpi bagiku. Di situ mama kasih aku segalanya, terutama dukungan moral dan semangat serta doa yang tak putus-putus. Mama selalu jadi teman curhatku setiap hari dan selalu sigap nanyain perkembangan hasil ujianku di tempat les dan di sekolah. Kini, aku bahkan sudah berhasil menjadi alumni di kampus impianku itu berkat mama.

Kalian pernah dengar kalau anak sudah beranjak dewasa, orangtua akan tetap melihat dia sebagai little girl-nya? Yes, my mom does it so. Aku tak memandang itu sebagai hal yang negatif, justru sebaliknya, sangat senang karena aku sadar tak semua orang bisa beruntung merasakan itu.

Untuk mama, aku cuma mau bilang beribu terima kasih untuk semuanya, keep being the way you are yang selalu ngasih contoh terbaik. Aku tahu itu, saat mama bilang sudah kenyang padahal hanya mau memberikan makanan kesukaan mama untukku. Aku tahu itu, saat mama bilang baik-baik aja padahal hanya tidak mau membuat aku sedih. Aku juga tahu, saat mama bilang tidak ngantuk, padahal hanya untuk menutupi habis kerja seharian mengurus rumah. Aku tahu semua itu, Ma. How priceless you are! Sehat terus ya, Ma. I love you unconditionally.

 

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓