Tak Perlu Menyalahkan Orang Lain atas Kesedihanmu

Endah Wijayanti12 Jan 2020, 10:45 WIB
menikmati momen

Fimela.com, Jakarta Saat kita merasa dirugikan, rasanya tak tahan diri ini untuk tidak menyalahkan orang yang telah merugikan kita. Ketika kita dilukai oleh seseorang dalam hidup ini, kemungkinan terbesar kita pun akan menyalahkan orang yang telah melukai kita tersebut. Respons tersebut merupakan hal yang lumrah, tapi mau sampai kapan terus menerus menyalahkan orang lain?

Menyalahkan orang lain atas nasib buruk, kerugian, atau kesedihan kita mungkin jadi hal pertama yang akan kita lakukan untuk menenangkan diri. Namun, hal itu pada dasarnya justru tak akan meyelesaikan masalah utamanya. Tak semua hal bisa diselesaikan dengan mudah dengan menyalahkan orang lain atau pihak lain.

Ada Saatnya Kita Perlu Menarik Diri Sesaat

Dalam buku Loving the Wounded Soul, disebutkan bahwa menyalahkan orang yang telah memberi luka takkan menyelesaikan masalah. Lebih disarankan untuk menarik diri sesaat untuk membantu kita lebih memahami asal muasal pikiran negatif yang kita rasakan. Kita perlu melihat lebih luas lagi persoalan yang ada. Memahami akar masalahnya, lalu berusaha perlahan-lahan mencari jalan keluar atau solusi dari permasalahan tersebut.

 

Masing-Masing Dari Kita adalah Korban Kehidupan

masih lajang
Ilustrasi./Copyright pexels.com/@meijiiiiii

Mudah bagi kita untuk menyalahkan orang lain atas nasib sial atau kurang beruntung yang kita alami. Sangatlah mudah bagi kita untuk mengkambing hitamkan orang lain atas kesedihan atau kerugian yang kita rasakan. Namun, mau sampai kapan kita terus menyalahkan orang lain? Mau sampai kapan kita bersembunyi di balik topeng kepura-puraan?

Jika kita merasa menjadi korban kehidupan, sadari pula bahwa masing-masing orang pun pernah menjadi korban kehidupan dalam permasalahannya sendiri. Ada baiknya kita menarik diri sesaat, berupaya memahami asal muasal permasalahan yang ada, lalu berusaha melakukan usaha untuk memperbaiki diri.

Daripada terus menyalahkan orang lain atas kesedihan atau permasalahan yang kita hadapi, lebih baik fokuskan energi dan pikiran untuk memperbaiki keadaan. Bila kita merasa butuh bantuan dari orang lain, cobalah untuk mencari orang yang memang terpercaya untuk memberikan bantuan yang kita butuhkan.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓