Semakin Kita Dewasa, Semakin Banyak Hal yang Terasa Rumit

Endah Wijayanti09 Jan 2020, 10:25 WIB
pacar toxic

Fimela.com, Jakarta Tahun baru, diri yang baru. Di antara kita pasti punya pengalaman tak terlupakan soal berusaha menjadi seseorang yang lebih baik. Mulai dari usaha untuk lebih baik dalam menjalani kehidupan, menjalin hubungan, meraih impian, dan sebagainya. Ada perubahan yang ingin atau mungkin sudah pernah kita lakukan demi menjadi pribadi yang baru. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Change the Old Me: Saatnya Berubah Menjadi Lebih Baik ini.

***

Oleh: Gina Theresia - Jakarta

Tahun demi tahun akan terus berganti, umur akan terus bertambah, sesuatu yang berlalu akan terus berlalu dan tantangan yang datang akan terus menanti-nanti. Semakin dewasa kita, semakin banyak hal yang begitu rumit. Semua itu membuat saya berpikir, “Kok jadi dewasa itu nggak enak, ya?” Banyak hal yang telah berubah, status dan kedudukan yang terus menerus menjadi titik pusat seseorang memperlakukan orang lain. Teman yang satu per satu semakin berkurang. Semangat yang kian hari semakin menurun. Teman yang datang ketika butuh. Terjerat dalam friendzone. Adanya rasa malas untuk melakukan apa pun dan hal-hal lainnya yang membebani pikiran.

Terkadang melihat orang yang lebih sukses, pintar atau lebih cantik daripada saya, seringkali membuat saya minder dan merasa gagal dalam segala hal. Dan saya sadar, padahal hal-hal inilah yang menjadi proses pendewasaan diri, di mana saya harus lebih banyak belajar hal-hal baru hingga mendapatkan minat dan bakat dalam diri, mencintai diri sendiri, berpikir positif dan memikirkan bagaimana kehidupan untuk diri sendiri saat ini dan ke depannya, ketimbang iri dengan kehidupan orang lain.

Semuanya adalah Proses

karakter zodiak
ilustrasi./Photo by Renato Abati from Pexels

Aku percaya setiap tahunnya telah dirancang oleh Tuhan hari demi harinya, sebuah rancangan kehidupan yang terbaik untuk hidup saya yang akan memasuki usia 20 tahun dan begitu juga kamu yang membaca artikel ini ke depannya. Belajar dari pengalaman, bila terjatuh berusahalah untuk bangkit, bila sudah di atas terus pertahankan tapi tetap rendah hati.

Memang tidak ada resolusi saya untuk memenuhi tujuan tertentu di setiap tahunnya yang sangat mengikat. Hanya saja yang saya perlukan di setiap tahunnya adalah dapat bertumbuh menjadi dewasa dalam bersikap, bertutur kata, bertindak dan serta menerima segala proses kedewasaan dalam segala hal dengan penuh rasa syukur.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓