6 Cara Jitu Taklukan Pasangan Overprotektif dalam Hubungan Cinta

Vinsensia Dianawanti14 Jan 2020, 13:00 WIB
Diperbarui 14 Jan 2020, 13:00 WIB
Ilustrasi pasangan romantis

Fimela.com, Jakarta Hubungan cinta nampak begitu indah ketika kita bisa memiliki orang yang memang kita cintai. Namun hubungan cinta bisa begitu menyulitkanmu menjalani aktivitas sehari-hari ketika sang pacar sudah mulai terlalu protektif. Bahkan hingga menimbulkan masalah serius.

Memiliki pacar yang terlalu protektif tidak bisa dihadapi dengan kekerasan. Melansir dari Boldsky pada Selasa (14/1/2020) ada beberapa cara jitu yang bisa kamu coba untuk menaklukkan pacar yang terlalu protektif.

1. Cari tahu alasan dia menjadi terlalu protektif

Perilaku pacar yang terlalu protektif pasti ada alasannya. Kamu perlu mengetahui apa alasannya dia berbuat demikian. Bisa jadi dia punya pengalaman buruk di masa lalu dan hanya berusaha ingin melindungimu dengan sikap protektifnya.

2. Komunikasi

Tidak ada masalah yang bisa diselesaikan tanpa diskusi yang tepat dalam hubungan cinta. Ajaklah pasangamu untuk berbicara dan pastikan ia menyampaikan pesan dengan cara yang benar. Sehingga ia benar-benar paham bagaimana sikap dan perspektifmu soal sikapnya yang overprotektif.

3. Tidak bereaksi berlebihan

Jangan langsung bereaksi secara berlebihan ketika dia mulai melarangmu melakukan sesuatu. Terutama di depan umum. Reaksi berlebihan tidak hanya memperburuk situasi namun juga menimbulkan banyak kesulitan.

 

4. Mengenalkan temanmu

pasangan cinta
ilustrasi hubungan cinta/copyright By mentatdgt (Shutterstock)

Bukan tidak mungkin pasanganmu menjadi tidak percaya dengan orang-orang di sekitarmu karena soal keamanan. Hal ini bisa terjadi karena dia sendiri belum mengenal teman-temanmu seperti apa. Kenalkan pasanganmu kepada teman-temanmu. Sehingga ia bisa jadi memahami seperti apa teman-temanmu dan bisa memahami hubungan yang terjalin antara kamu dan teman-temannya.

5. Jangan bergantung

Jika kamu ingin pasangan berhenti dengan sikap protektifnya, jangan lagi kamu bergantung padanya ketika melakukan segala sesuatu. Kendalikan diri sendiri dan lakukan semuanya sendiri.

6. Tidak setiap saat menerima perlakuannya

Mungkin niatnya ingin melindungi. Namun bisa jadi hal yang menyulitkan jika kamu terus menerus menerima sikap protektifnya. Ia akan menganggap bahwa sikap protektifnya yang sedemikian rupa adalah hal yang wajar.

 

Simak video berikut ini

#GrowFearless with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓