Aksi Toilet Bersih, Upaya Memperbaiki Masalah BABS di Pulau Jawa

Karla Farhana03 Feb 2020, 07:00 WIB
[Fimela] Toilet Bersih

ringkasan

  • Masalah sanitasi rumah tangga nampaknya masih menjadi isu yang belum terselesaikan.
  • Pasalnya, data dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM yang dimuat di situs Kementerian Kesehatan RI menunjukkan masih ada 8,6 juta rumah tangga yang anggota keluarganya masih mempraktikkan Buang Air Besar Sembarang
  • Harpic berinisiatif untuk ikut andil dalam mengatasi krisis kebersihan dan sanitasi global, melalui sebuah kampanye Aksi Toilet Bersih untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya perubahan perilaku hidup bersih dengan
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Masalah sanitasi rumah tangga nampaknya masih menjadi isu yang belum terselesaikan. Pasalnya, data dari Sanitasi Total Berbasis Masyarakat atau STBM yang dimuat di situs Kementerian Kesehatan RI menunjukkan masih ada 8,6 juta rumah tangga yang anggota keluarganya masih mempraktikkan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) per Januari 2020. Sementara, data tersebut juga menunjukkan sebanyak 4,5 juta rumah tanggal di Pulau Jawa saja, masih mempraktikkan BABS. 

Data tersebut juga selaras dengan temuan WHO/UNICEF pada tahun 2012 yang menunjukkan Indonesia negara kedua terbesar di dunia dengan penduduknya yang masih mempraktikkan BABS. Praktik ini menyebabkan sekitar 150.000 anak meninggal setiap tahunnya karena diare dan penyakit lain akibat sanitasi buruk. 

General Manager Reckitt Benckiser Hugiene Home Indonesia, Karim Kamel, mengatakan kalau permasalahan ini harus segera diatasi. Melihat masalah sanitasi buruk yang belum kunjung membaik, Harpic berinisiatif untuk ikut andil dalam mengatasi krisis kebersihan dan sanitasi global, melalui sebuah kampanye Aksi Toilet Bersih untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya perubahan perilaku hidup bersih dengan toilet dan sanitasi layak. 

“Masih banyak masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap air bersih dan sanitasi layak sehingga buang air besar di ruang terbuka menjadi permasalahan global yang harus segera diatasi. Berbekal pengalaman 100 tahun memberikan akses terhadap toilet bersih dan higienis, Harpic berkomitmen untuk menjadi bagian dalam mengatasi krisis kebersihan dan sanitasi global ini. Bersama dengan mitra kerja lainnya, Harpic ingin meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya perubahan perilaku hidup bersih dengan toilet dan sanitasi layak sehingga tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan,” ujar Karim. 

 

Aksi Toilet Bersih

[Fimela] Aksi Toilet Bersih
Aksi Toilet Bersih Harpic | IMAGE DYNAMICS for Harpic

Kampanye ini bertujuan untuk mendorong masyarakat Indonesia untuk membeli dua produk Harpic untuk membersihkan toilet rumah lewat Shopee dan Lazada. Dengan membeli dua produk tersebut, Sahabat Fimela dapat menyumbangka satu produk Harpic untuk mereka yang membuthkan akses terhadap toilet bersih. 

Dimulai sejak 27 Nomber-30 Desember 2019, aksi ini telah dilakukan di seluruh Indonesia. Dari kampanye tersebut, Harpic berhasil mengumpulkan sebanyak 3.545 produk yang telah didonasikan kepada Koperasi Simpan Pinjam Mitra Dhuafa (KOMIDA). 

Selain KOMIDA, Harpic juga menggandeng Water.org, SATO, dan Darius Sinathrya. Menurut Darius, toilet bukan hanya sekadar tempat pembuangan tetapi juga tempat berkumpulnya kuman dan penyakit jika tidak bersih. Untuk itu, jangan Sahabat Fimela jangan sampai lupa untuk menjaga kebersihan toilet di rumah, ya!

Simak Video Berikut

#ChangeMaker 

Lanjutkan Membaca ↓