Membanding-bandingkan Diri dengan Orang Lain Bisa Membuat Kita Tersesat

Endah Wijayanti05 Feb 2020, 14:15 WIB
melepas dendam

Fimela.com, Jakarta Hidup di dunia yang sangat dinamis di era media sosial dan internet yang gampang diakses, mudah sekali bagi kita mengintip kehidupan orang lain. Mudah bagi kita untuk membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Di berbagai aspek kehidupan, rumput tetangga memang selalu tampak lebih hijau.

Terlalu berlebihan membandingkan diri kita dengan orang lain bisa membuat kita makin tersesat. Apalagi jika kita merasa makin rendah diri saat melihat kehidupan orang lain yang tampak lebih bersinar, kita bisa semakin sulit untuk berdamai dengan hidup yang kita miliki saat ini.

 

Sebenarnya sosok yang perlu kita menangkan adalah diri kita sendiri. Kita perlu menang dari diri kita sendiri. Kita yang sekarang perlu menjadi versi yang lebih baik dari diri kita yang sebelumnya. Apa pun yang diperlihatkan orang lain memang akan selalu tampak lebih baik. Namun, kita tak pernah bisa membandingkan pencapaian seseorang dengan sesuatu yang baru kita mulai saat ini.

When you continually compete with others, you become bitter. But when you continually compete with yourself, you become better.

Ilustrasi media sosial
Ilustrasi. (Foto: unsplash.com)

Kita bisa makin tersesat jika tolok ukur kebahagiaan kita adalah kebahagiaan atau kehidupan orang lain. Kita hanya akan jalan di tempat bila terlalu sibuk membuat perbandingan hidup kita dengan hidup orang lain. Masing-masing orang punya jalan hidup dan kisahnya sendiri.

Tak apa jika kisah perjuangan dan kesuksesan orang lain dapat menjadi inspirasi dan motivasi kita. Sosok yang sukses bisa menjadi panutan kita. Kita bisa menjadikan kisah dan keberhasilan orang lain sebagai pelecut agar kita lebih termotivasi untuk membangun hidup yang lebih baik. Asalkan setelah itu kita bisa segera melakukan tindakan nyata untuk membuat perubahan ke arah yang jauh lebih baik.

Segala sesuatu yang berlebihan memang tak baik. Terlalu berlebihan membandingkan hidup kita dengan orang lain juga bukan hal yang bijak. Saatnya untuk fokus ke dalam diri dan melakukan aksi nyata untuk menjadikan hidup kita lebih bermakna.

#GrowFearless with FIMELA

Lanjutkan Membaca ↓