Makanan yang Tidak Boleh Dikonsumsi setelah Detoks Buah dan Sayuran

Karla Farhana22 Feb 2020, 14:00 WIB
Diperbarui 22 Feb 2020, 14:00 WIB
[Fimela] Makanan dan minuman sehat

ringkasan

  • Selama menjalani detoks ini, tentu saja Sahabat Fiemla harus menghindari olahraga berat.
  • Namun, ada juga beberapa makanan yang harus kamu hindari. Seperti makanan siap saji dan makanan yang mengandung banyak garam dan gula.
  • Byrdie menulis, usai menjalani detoks ini, sebaiknya ada tiga jenis makanan yang harus kamu hindari.
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Kalau Sahabat Fimela ingin memulai detoks jus buah dan sayuran atau juga disebut dengan juice cleanse, cobalah untuk memahami beberapa stage. Mulai dari permulaan hingga akhir masa detoksifikasi. 

Selama menjalani detoks ini, tentu saja Sahabat Fiemla harus menghindari olahraga berat. Namun, ada juga beberapa makanan yang harus kamu hindari. Seperti makanan siap saji dan makanan yang mengandung banyak garam dan gula. The List menulis, setelah masa detoksifikasi selesai, kamu juga harus menghindari beberapa jenis makanan. 

Byrdie menulis, usai menjalani detoks ini, sebaiknya ada tiga jenis makanan yang harus kamu hindari. Seperti makanan yang mengandung gluten, gula, dan makanan produk olahan susu

Menghindari masuknya racun

[Fimela] detoks
Detoks | unsplash.com/@alexandermils

Hal ini dilakukan untuk menghindari masuknya kembali racun-racun ke dalam tubuh. Ketika kamu melakukan detoks ini, ada berbagai perubahan yang terjadi dalam tubuhmu. 

Seperti memperkuat fungsi ginjal untuk menyaring racun yang ada dalam tubuh. Dengan metode detoks ini, ginjalmu dapat mengeliminasi racun yang biasanya berkontribusi menyebabkan tingginya kadar gula dalam darah. 

Ketika kamu mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula dan garam, otomatis fungsi ginjal akan kembali melemah dan tidak menyaring racun dengan optimal. 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓