5 Hal Penting tentang Kanker Serviks yang Perlu Perempuan Tahu

Karla Farhana24 Feb 2020, 08:30 WIB
[Fimela] Ilustrasi pasien

ringkasan

  • Kanker serviks merupakan kanker leher rahim yang merupakan salah satu jenis kanker paling ganas di dunia.
  • Salah satu penyebabnya infeksi HPV.
  • Pemeriksaan kanker serviks ada beberapa macam. Seperti pap smear, yang disarankan bagi perempuan usia 25-49 tahun setiap 3 tahun sekali. Juga ada Visual Asam Asetat atau (IVA).
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Kanker serviks merupakan kanker leher rahim yang merupakan salah satu jenis kanker paling ganas di dunia. Salah satu penyebabnya, tulis situs resmi Yayasan Kanker Indonesia (YKI), adalah infeksi Human Papiloma Virus (HPV). 

Beda jenis kanker, berbeda pula prosedur dan metode pemeriksaan. Pemeriksaan kanker serviks ada beberapa macam. Seperti pap smear, yang disarankan bagi perempuan usia 25-49 tahun setiap 3 tahun sekali. Juga ada Visual Asam Asetat atau (IVA) yang merupakan sebuah pemeriksaan sederhana, cepat, dan bisa dilakukan di puskesmas. Karena IVA ini merupakan program pemerintah, tindakannya pun gratis.

Demi mencegah kanker serviks, pemeriksaan secara berkala saja tidak cukup. Kamu juga harus tahu beberapa fakta berikut demi menjaga tubuh jauh dari infeksi HPV

1. Gejala

[Fimela] Ilustrasi kanker
ilustrasi kanker | unsplash.com/@creativegangsters

Pada stadium awal, gejalanya biasanya masih ringan bahkan tidak muncul gejala apa pun. Namun, pada stadium lanjutan, gejala yang mungkin terjadi antara lain pendarahan dari vagina, keluar cariran yang tidak biasa dari vagina, serta timbulnya rasa sakit setiap kali berhubungan seksual. 

Jika stadiumnya sudah tinggi atau lanjut, ada juga gejala-gejala lain yang timbul seperti menurunnya berat badan secara drastis, mudah lelah, nyeri pada panggul, punggung, dan kaki, serta adanya pembengkakan pada kaki. 

2. Faktor Risiko

Selain infeksi HPV, juga ada beberapa faktor lain munculnya kanker jenis ini. Seperti hubungan pertama pada usia muda, hamil di usia yang terlalu muda, hamil terlalu banyak, dan juga penggunaan dini pil KB hormonal. 

3. Pengenalan Kanker Serviks

[Fimela] ilustrasi penyuluhan
Ilustrasi penyuluhan | unsplash.com/@nci

Demi mencegah kanker serviks, perlu juga diadakan pengenalan secara dini kepada semua perempuan. Pengenalan ini akan memperbesar kemungkinan sembuh karena angka sembuh lebih besar ketika penanganan dilakukan pada stadium awal. Sementara, angka harapan hidup pasien kanker serviks stadium 4 hanya 5 tahun atau kurang dari 15%. 

4. Menular

Jenis kanker ini ternyata menular dengan mudah dari orang ke orang. Proses penularannya melalui hubungan seksual, juga perilaku seksual yang tidak aman. 

5. Pengobatan

Jenis pengobatan kanker serviks beragam, tergantung dari stadiumnya. Pada stadium awal, YKI menulis, biasanya akan dilakukan operasi pengangkatan sebagian atau seluruh organ rahim. Selain itu juga bisa dilakukan radioterapi ataupun kombinasi. 

Sementara pada stadium akhir, akan dilakukan radioterapi dan/atau kemoterapi serta operasi jika memungkinkan. 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓