Tingkatkan Performa Penjualan, 5 Trik Foto Terbaik untuk Produkmu

Anisha Saktian Putri28 Feb 2020, 17:02 WIB
Ilustrasi

Fimela.com, Jakarta Semakin mudahnya internet dapat membantu kita dalam menjalani aktivitas sehari-hari, mulai dari memesan makan hingga transportasi bahkan dalam membantu dalam berbisnis.

Kini lebih mudah dalam memperkenalkan apa yang sahabat Fimela jual, bisa menggunakan Instagram atau e-commerce. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menjual produkmu secara online, seperti foto produk yang dapat menarik perhatian pembeli.

Berdasarkan studi yang dilakukan oleh eBay Research Labs, para peneliti menemukan bahwa toko yang menggunakan gambar berkualitas tinggi berpotensi menggandakan tingkat penjualan mereka. Bagi mereka yang menyediakan gambar tambahan lewat fitur slideshow dapat meningkatkan tingkat konversi penjualan hingga 65%. Hal ini menunjukkan pembeli online menganggap foto produk tetap lebih penting dibandingkan informasi, ulasan, dan penilaian produk. 

Chekka Riesca, Senior Editor Zilingo, mengatakan foto produk berfungsi layaknya etalase toko, dan ketika berjualan produk secara online, khususnya item fashion, katalog produk yang dirancang dengan apik pastinya akan membantu memasarkan produk dengan lebih baik.

"Jika disajikan dengan konsep yang baik, elemen, properti dan lokasi pemotretan yang sesuai, produk akan terlihat makin memikat, yang dapat meningkatkan keinginan pelanggan dalam melakukan transaksi pembelian," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Fimela.com

Berikut adalah beberapa tips foto dari Chekka Riesca, Senior Editor Zilingo untuk membuat katalog produk yang lebih baik untuk produkmu. 

1. Tampilkan sisi terbaik dari produk

Foto produk/Zilingo
Foto produk/Zilingo

Saat berbelanja online, pernahkah berharap dapat membalik gambar produk untuk melihat sisi lain dari produk tersebut?

Mengambil sudut pandang pelanggan, pikirkan sisi mana dari produk yang paling mereka minati. Menyediakan foto produk dari berbagai sisi, khususnya untuk item feshion dalam sebuah katalog sangat penting untuk memastikan pelanggan atau calon pembeli memahami betul keunggulan produk yang kamu tawarkan. Selain semua sisi (depan, samping, dan belakang), foto close-up juga diperlukan untuk menampilkan detail kain, bahan, dan pola jahitan yang ada.

2. Pencahayaan yang baik menghasilkan gambar yang baik

Foto produk/Zilingo
Foto produk/Zilingo

Kondisi pencahayaan yang baik meningkatkan suasana pemotretan secara menyeluruh dan menempatkan produk dalam sorotan sehingga memungkinkan pelanggan untuk memiliki gagasan yang jelas bagaimana produk terlihat di kehidupan nyata. Jadi, pastikan ada banyak cahaya terang dan alami di foto kamu untuk hasil terbaik. Pastikan sudut pencahayaan tidak menghasilkan bayangan, dan jika ragu, selalu gunakan warna yang lebih cerah, ketimbang gelap. Namun berhati-hatilah untuk tidak mengekspos foto secara berlebihan.

"Zilingo Marketing Services menyediakan fotografer serta studio foto profesional untuk menangkap produk pilihanmu," ujar Chekka

3. Tentukan atribut yang seragam 

Foto produk/Zilingo
Foto produk/Zilingo

Sahabat Fimela pasti ingin menyajikan foto produk sebagai sebuah koleksi. Pastikan setiap produk memiliki ukuran yang sama dan setiap foto diambil dengan gaya yang sama. Pastikan foto memiliki pola yang sama sesuai dengan kegiatan branding dan pesan perusahaanmu. Apabila memadai, pilih satu tempat di kantor atau gudang sebagai latar belakang tetap guna menjaga konsistensi foto di seluruh lini produk.

4. Gunakan latar belakang yang kreatif

Foto produk/Zilingo
Foto produk/Zilingo

Pilihan warna latar belakang sangat penting saat menentukan tampilan keseluruhan suatu produk.

5. Periksa kembali hasil katalog

Foto produk/Zilingo
Foto produk/Zilingo

Sebelum mengunggah hasil foto katalog ke situs pilihanmu, perhatikan kembali katalog secara seksama. Hal ini terdengar sederhana namun langkah tambahan ini dapat membantu mendeteksi hal yang mungkin lewatkan. Meninjau hasil foto itu lagi sebelum diunggah membantu memastikan bahwa foto produk tidak buram, tidak di tengah atau overexposed, tetapi sesuai dengan harapan dan para calon pelanggan.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓