5 Cara Cegah Penyebaran Virus Corona Saat Melakukan Perjalanan

Vinsensia Dianawanti15 Mar 2020, 13:00 WIB
Travelling

Fimela.com, Jakarta Virus Corona telah mewabah di berbagai belahan dunia. Membuat para traveller mulai merasa khawatir ketika melakukan perjalanan ke berbagai tempat. Kekhawatiran semakin meningkat ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan secara resmi adanya pasien positif virus Corona di Indonesia.

Berbagai kebutuhan kesehatan, seperti masker dan hand sanitizer pun mendadak laris di pasaran. Padahal dua barang ini menjadi cukup esensial bagi traveller. Untuk mengakomodir kebutuhan traveller, sejumlah tempat umum seperti Stasiun MRT dan Bandara melakukan pengadaan hand sanitizer dan masker. Kegiatan inipun dilakukan atas kerja sama tiket.com dan maskapai penerbangan Citilink dalam kampanye Healthy Travelling.

Namun untuk lebih meningkatkan kewaspadaan saat melakukan perjalanan domestik maupun internasional, perlu dilakukan beberapa hal agar tidak tertular virus Corona.

1. Cuci tangan hingga bersih

Saat menyentuh benda atau bersalaman dengan orang lain disarankan oleh WHO untuk mencuci tangan. Cuci tangan menggunakan sabun dilakukan selama 20 detik atau menggunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol jika sabun dan air tidak tersedia.

2. Menjaga jarak hingga satu meter dengan orang yang batuk atau bersin

Sama seperti flu, virus Corona juga menular melalui cairan saliva. Untuk itu, lebih baik menjaga jarak dengan orang sedang sakit minimal tiga kaki atau 0,9 meter.

 

3. Hindari menyentuh area hidung, mata, dan mulut

Travelling
Ilustrasi Travelling/copyright shutterstock

Cobalah untuk tidak memegang hidung, mata, dan mulut sebelum mencuci tangan dengan sabun. Untuk menurunkan risiko tertular virus melalui percikan bersin dan batuk, kamu bisa menggunakan masker.

4. Hindari pasar hewan dan produk daging mentah

dr. Erlina Burhan, dokter dari Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Rumah Sakit Persahabatan mengatakan virus Corona bisa mati jika dipanaskan hingga suhu 56 derajat selama 30 menit. Proses pemasakan yang tepat bisa sangat membantu menghilangkan potensi penulara virus Corona dan makanan.

5. Segera ke dokter jika ada gejala batuk, demam, dan sulit bernapas

Diperlukan kesadaran akan kondisi tubuh masing-masing. Jika kamu merasakan adanya gejala batuk, demam, dan sulit bernapas disarankan untuk langsung ke dokter sebelum semakin parah. Sangat dianjurkan untuk menunda kepergian jika mengalami sakit hingga kondisi tubuh benar-benar pulih.

Simak video berikut ini

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓