Kita Tak Bisa Menuntut Siapa pun untuk Mencintai Kita tanpa Syarat.

Endah Wijayanti19 Mar 2020, 09:27 WIB
Diperbarui 19 Mar 2020, 09:27 WIB
beauty shaming

Fimela.com, Jakarta Dalam kisah ini, ada sebuah kalimat yang terasa begitu menohok. Kalimatnya adalah, "Kita tidak bisa menuntut siapa pun (termasuk orang tua dan saudara kita) untuk mencintai kita tanpa syarat." Kalimat itu mungkin agak menyakitkan tapi begitulah adanya. Kadang kita merasa kecewa terhadap orang lain, termasuk keluarga dan saudara kita karena kita tak mendapatkan cinta yang kita inginkan dan harapkan dari mereka semua.

Semestinya orang-orang yang kita cintai bisa mencintai kita. Kita seharusnya bisa mendapatkan "kadar" cinta yang sama dari orang terdekat kita. Sama dengan besarnya cinta yang kita berikan pada mereka. Namun, kadang kenyataannya bisa jauh berbeda.

Accept yourself, love yourself, and keep moving forward. If you want to fly, you have to give up what weighs you down. ― Roy T. Bennett, The Light in the Heart

karakter zodiak
ilustrasi./Photo by Karl Joshua Bernal on Unsplash

Pada saat-saat tertentu kita perlu kembali ingat bahwa kita tak bisa mengontrol perasaan orang lain. Kita tak punya kendali dalam mengatur perasaan dan isi hati seseorang. Sekalipun orang itu adalah orang yang kita pikir paling dekat dalam keluarga, seperti keluarga, kakak kandung, atau adik kandung. Pada dasarnya mereka adalah individu-individu berbeda dari kita. Mereka punya cara sendiri dalam mengatur perasaan mereka. 

I'm not here to grant you the extraordinary love you never had for yourself. I'm here, on my own accord, to love you. So that when you stare into my mirror eyes, you may see how extraordinary you are. ― Kamand Kojouri

zodiak perempuan
ilustrasi./Photo by Natalie from Pexels

Setiap orang bisa mengecewakan kita. Kekasih atau seseorang yang kita sayangi dengan sepenuh hati bisa menunjukkan sisi berbeda pada saat tak terduga. Mereka bisa tiba-tiba bersikap egois. Bisa mendadak menunjukkan versi berbeda dari diri mereka. Seseorang yang kita pikir selama ini sudah kita kenal dengan baik bisa saja karena entah alasan apa, menyakiti kita.

Kita tak bisa menuntut siapa pun untuk mencintai kita tanpa syarat. Kepada orangtua, saudara kandung, kekasih, dan sahabat-sahabat dekat, kita tak bisa menuntut mereka untuk selalu menjadikan kita prioritas utamanya. Cinta tanpa syarat tak bisa dipaksakan. Kita tak bisa begitu saja menyuruh orang-orang di dekat kita untuk memberikan cintanya sepenuh hati. 

Akan selalu ada rasa kecewa dan sedih saat kita terlalu keras menuntut seseorang untuk mencintai kita tanpa syarat. Tak bisa kita selamanya menggantungkan diri pada cinta atau belas kasihan orang lain. Ada saat-saat dan masa-masa berat yang harus kita lalui sendiri. Ada masa-masa sulit di mana hanya diri kita sendiri yang bisa menepuk bahu kita sendiri dan menguatkan diri sendiri.

Ada saatnya kita perlu lebih banyak belajar dan berlatih untuk mencintai diri sendiri. Berbaik hati pada diri sendiri agar kuat untuk melalui dan menjalani semua cobaan dan ujian yang ada dalam hidup ini. 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓