Nikmati Hari Penuh Syukur, Sadari bahwa Kita Sungguh Berharga

Endah Wijayanti23 Mar 2020, 10:35 WIB
masalah besar

Fimela.com, Jakarta Mencintai diri sendiri bukanlah tindakan egois. Justru dengan mencintai diri sendiri, kita bisa menjalani hidup dengan lebih baik. Di antara kita ada yang harus melewati banyak hal berat dalam hidup sampai rasanya sudah tak punya harapan apa-apa lagi. Namun, dengan kembali mencintai diri sendiri dan membenahi diri, cahaya baru dalam hidup akan kembali bersinar. Melalui salah satu tulisan yang dikirimkan Sahabat Fimela dalam Lomba My Self-Love Story: Caramu untuk Mencintai Diri ini kita akan memetik sebuah inspirasi baru yang dapat mencerahkan kembali hidup kita.

***

Oleh: Riani Nur Fitri

Mungkin banyak dari kita berpikir menjadi orang yang tampak cantik dan digemari banyak pria itu adalah suatu dambaan. Bahkan mungkin kita berpikir dengan menjadi orang lain yang dikagumi adalah suatu yang menyenangkan. Tapi mungkin juga mereka yang menjalankannya tidak merasa semenyenangkan itu (mungkin saja) semua ada plus dan minus dalam diri masing-masing setiap orang. 

Aku menjadi diriku sendiri dari sejak aku tahu bahwa menjalankan apa yang ada dan apa yang kita miliki ternyata sungguh sangat menyenangkan. Mengikuti arus hati tanpa ada perlawanan itu sungguh suatu tempat yang nyaman tanpa ada tuntutan dan paksaan. Kamu akan merasakan itu ketika kamu sudah betul-betul tidak ingin menjadi siapapun dan percaya akan diri dan kemampuan. 

Dulu aku sangat tidak percaya diri akan semua yang ada di dalam diriku. Mencoba menjadi orang lain dan menirunya sedemikian rupa. Pergi ke salon, nongkrong di mal, hangout, hingga bersikap  jaim untuk menarik perhatian banyak orang agar suka dengan gaya dan yang aku punya saat itu. Berpura-pura suka dengan keadaan, pakaian, hobi, dan semua yang membuat aku tidak nyaman.

Memilih untuk Mencintai Diri Sendiri

self love
ilustrasi bahagia mencintai diri sendiri/Photo by Đàm Tướng Quân from Pexels

Namun lambat laun ternyata itu membuat aku lelah dan menyerah, bosan dan kesal. Hingga aku memutuskan untuk kembali menjadi aku, diriku sendiri. Ya, ternyata tidak semenakutkan yang dibayangkan, justru itu menyenangkan. Teramat sangat menyenangkan untuk dilakonkan. Menjadi seseorang yang bebas lepas tanpa batas. Tertawa lepas dan bergerak bebas sesuai dengan apa yang kita kehendaki. 

Mencintai diri sendiri itu menyenangkan. Tak perlu memikul beban dengan banyak tuntutan, menikmati hari dengan rasa syukur dan kamu akan bisa merasakan betapa berharganya dirimu dan kondisimu kini dan nanti.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓