Tips Menjaga Rumah Agar Terhindar dari Virus Corona

Gayuh Tri Pinjungwati23 Mar 2020, 13:15 WIB
clean

Fimela.com, Jakarta Peneliti menunjukkan cara-cara yang kurang dikenal untuk mengurangi penyebaran virus di dalam ruangan yang menyebabkan bertambahnya setiap korban dari penderita COVID-19. Orang-orang yang masih masuk bekerja dan memiliki peran penting dalam pekerjaan di luar rumah, ini memiliki peluang sangat tinggi untuk terpapar SARS-coV-2. Karena sangat sulit untuk mengatakan siapa yang membawa virus sebelum gejala muncul. Karena sangat sulit untuk mengatakan siapa yang membawa virus sebelum gejala, keluarga, teman, dan mungkin saja teman sekamar berada pada risiko yang meningkat terkena di ruang bersama. Dimana virus ini dapat bertahan berjam-jam dan bahkan berhari-hari.

Para peneliti masih belum tahu banyak tentang COVID-19, tetapi mereka telah mempelajari virus yang sama dan mengetahui kelemahannya. Berikut adalah beberapa tips cepat dan mudah untuk menghindari virus corona di lingkungan rumah.

Menjaga Kebersihan

Mencuci tangan adalah hal penting yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dan orang lain dari virus corona. Lakukan cuci tangan sesering mungkin, misalnya ketika dirimu baru saja keluar rumah, saat menyentuh permukaan yang berpotensi terinfeksi, setelah menggunakan kamar mandi atau saat sebelum dan sesudah makan. Mencuci tangan adalah salah satu cara yang baik dilakukan daripada menggunakan hand sanitizer. Ini dapat membunuh menghilangkan virus yang mungkin bisa menempel pada tangan.

Gunakan Pelembab Ruangan

Gunakan ruangan untuk menjaga kelembaban di dalam ruangan antara 40% dan 60%. Penelitian baru menunjukkan bahwa suhu tinggi dan kelembaban relatif tinggi dapat mengurangi transmisi virus corona. Meningkatkan presentase molekul air di udara dapat membantu dalam beberapa cara. Molekul air tersebut dapat merusak selaput luar pada virus. Sehingga memungkinkan untuk lebih singkat masa hidupnya. Kelembaban juga memengaruhi seberapa baik tubuh dapat mempertahankan diri terhadap patogen dan partikel lainnya termasuk virus.

Virus corona masuk ke dalam tubuh melalui selaput lendir, seperti mata, hidung dan mulut. Udara dalam ruangan cenderung mengeringkan selaput itu, yang membuat tubuh lebih rentan terhadap patogen. Menjaga kelembaban sedikit lebih tinggi memungkinkan garis pertahanan pertama tubuh bekerja optimal.

Buka Tirai Jendela

membuka jendela
Ilustrasi/copyrightshutterstock/calmmindphoto

Buka Tirai Jendela

Membeiarkan sinar matahari masuk ke rumah adalah cara untuk memberi tekanan pada virus yang masuk ke dalam rumah. Sinar UV merusak sebagian besar mikroorganisme dan virus, termasuk virus corona yang terkait erat dengan SARS-coV-2.

Buka Jendela

Meningkatkan jumlah udara segar yang masuk ke dalam rumah membantu menghilangkan kontaminan dalam ruangan, termasuk partikel virus di udara. Para peneliti tidak yakin berapa banyak orang yang sakit karena menghirup udara yang terkontaminasi dengan virus corona di udara. Tetapi mereka semakin khawatir bahwa virus dapat menyebar melalui partikel-partikel yang tetap melayang di udara hingga setengah jam lamanya.

Jangan lupa untuk membersihkan barang yang telah digunakan setiap hari. Ini termasuk ponsel, mencuci pakaian dengan hati-hati, membersihkan tas belanjaan yang mungkin dapat digunakan kembali. Kita semua harus membuat perubahan besar untuk memperlambat penyebaran virus corona. Rekomendasi ini bukan pengganti mencuci tangan dan menjaga jarak sosial, teapi mereka mungkin masih membuat perbedaan kecil. Banyak ketidakpastian seputar pandemi ini. Memiliki lebih banyak kendali akan membuat kita mudah untuk melalui musibah ini dengan mudah.

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓