Macam-Macam Zat Gizi untuk Meningkatkan Sistem Imun Tubuh Pada Saat Pandemi Corona

Kezia Prasetya Christvidya30 Mar 2020, 17:55 WIB
healthy - kezo

Fimela.com, Jakarta Sistem imun tubuh yang kuat adalah kunci agar tubuh tidak mudah terserang penyakit. Sistem imun merupakan sistem kekebalan tubuh. Sistem imun pada tubuh memiliki fungsi untuk melawan infeksi dan membunuh racun pada tubuh.

Virus corona penyebab penyakit COVID-19 bisa menyerang sistem imun tubuh yang lemah. Untuk meningkatkan sistem imun tubuh agar tidak terserang virus corona, manusia perlu mengkonsumsi zat gizi.

Vitamin dan mineral merupakan zat gizi yang bagus bagi tubuh. Selain memperbaiki sistem imun tubuh, vitamin dan mineral juga berfungsi sebagai antioksidan. Artikel kali ini akan membahas macam-macam vitamin dan mineral untuk meningkatkan sistem imun tubuh pada saat pandemi corona:

Vitamin A

vitamin
ilustrasi tomat/Photo by Deniz Altindas on Unsplash

Selain berfungsi untuk mata, Vitamin A juga berperan penting bagi pemeliharaan sel epitel dalam tubuh. Sel epitel adalah jaringan tubuh yang berfungsi sebagai imunitas tubuh. Gejala yang dialami pada saat terinfeksi corona adalah diare. Vitamin A juga berperan penting bagi saluran pencernaan, agar tidak terkena diare.

Vitamin A juga membantu tubuh dalam memproduksi sel darah putih, untuk menjaga antibody pada tubuh menjadi kuat. Makanan yang mengandung vitamin A, bisa ditemukan pada wortel, bayam, ikan, ubi jalar dan brokoli.

Vitamin E

healthy food-kezo
ilustrasi makanan/freepik

Vitamin E adalah jenis vitamin yang memiliki fungsi untuk memelihara kesehatan kulit, menjaga kesuburan organ reproduksi, menyehatkan mata, sel darah, dan otak. Perlu diketahui vitamin E juga sebagai antioksidan, yang berfungsi untuk mempertahankan integritas membran sel.

Antiksidan yang terdapat pada vitamin E ini, dapat menangkal kerusakan yang terjadi karena radikal bebas. Vitamin E juga bisa membantu Sel darah atau pembuluh darah yang berada pada tubuh menjadi lebih kuat.

Makanan yang mengandung vitamin E adalah alpukat, kacang-kacangan, mangga, kiwi dan bayam.

Vitamin C

ilustrasi vitamin c/freepik
ilustrasi vitamin c/freepik

Dari dahulu Vitamin C dikenal sebagai antioksidan. Antioksidan dapat membantu menetralisir radikal bebas. Karena vitamin C mengandung antioksidan, maka vitamin C berperan penting untuk menjaga sel-sel, termasuk sel imun tubuh, agar terlindung dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Vitamin C meningkatkan sistem imun tubuh dengan produksi interferon. Interferon merupakan protein yang melindungi sel dari serangan virus.

Makanan yang mengandung vitamin C adalah jambu biji, brokoli, kacang polong dan jeruk.

Selenium

ilustrasi roti/freepik
ilustrasi roti/freepik

Selenium merupakan mineral yang mempunyai peranan sebagai katalisator dalam pemecahan peroksida. Peroksida ini bersifat racun pada tubuh. Peroksida pada selenium berubah menjadi radikal bebas, dan juga dapat mengoksidasi asam lemak tidak jenuh pada membran sel, sehingga bisa merusak membran sel.

Selenium memiliki peran sebagai antioksidan, dibantu dengan peran vitamin E. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas membran sel pada imun tubuh.

Zinc

ilustrasi kacang/freepik
ilustrasi kacang/freepik

Zinc merupakan mineral yang memiliki peranan penting pada tubuh. Zinc juga memiliki peran penting dalam proses asam nukleat. Asam nukleat merupakan senyawa yang ada di dalam sel. sehingga keberadaan zinc mempunyai peranan penting di dalam fungsi imunitas seluler.

Peran zinc di bagi sistem imunitas tubuh adalah membantu sel T membentuk antibodi. Zinc juga dapat membantu enzim dalam membentuk sistem pertahanan tubuh.

Mengkonsumsi suplemen zinc dapat mempercepat penyembuhan penyakit pada lansia dan anak-anak.

Zat Besi

ilustrasi healthy food/freepik
ilustrasi healthy food/freepik

Zat besi termasuk untur mineral yang mampu berreaksi dengan oksigen. Zat besi menghasilkan enzim yang mampu mencegah radikal bebas.

Zat besi menyebar pada seluruh tubuh. Sebagian besar berada dalam darah. Darah memiliki fungsi untuk membawa oksigen, dari paruparu ke seluruh jaringan tubuh. Bagi orang yang terkena corona, zat besi memiliki peran penting dalam membantu darah.

Selain itu zat besi juga berperan dalam imunitas dan pembentukan sel-sel limfosit. Zat besi juga membantu tubuh untuk menyembuhkan infeksi akibat bakteri atau virus.

Konsumsi Gizi Seimbang

ilustrasi roti/unsplash
ilustrasi roti/unsplash

Pada saat pandemi corona, mencukupi zat gizi merupakan hal yang harus dilakukan. Zat gizi yang baik harus mengandung vitamin dan juga mineral. Zat gizi ini diperlukan untuk meningkatkan sistem imun pada tubuh.

Selain menjaga sistem imun tubuh, zat gizi mengandung antioksidan yang bisa mencegah radikal bebas. Radikal bebas bisa merusak sitem organ yang ada pada tubuh.

Namun, tidak semua vitamin dan mineral dapat dikonsumsi pada makanan. Untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan meningkatkan sel imun tubuh, vitamin dan mineral dapat di konsumsi melalui suplemen.

Vitamin dan mineral merupakan micronutrisi. Peran vitamin dan mineral tidak terlalu besar di dalam tubuh, kalau tidak diimbangi dengan gizi lainnya. Sehingga untuk meningkatkan sistem imun tubuh, Sahabat Fimela harus mengkonsumsi macronutrisi seperti karbohidrat, protein dan gizi lainnya.

Kalau merasa tubuh tidak sehat, segera konsultasikan pada dokter, agar tidak salah mengkonsumsi suplemen atau makanan.

Lanjutkan Membaca ↓