Manfaat Meditasi untuk Kesehatan Mental dan Emosional Seseorang

Gayuh Tri Pinjungwati01 Apr 2020, 19:15 WIB
meditasi

Fimela.com, Jakarta Popularitas meditasi meningkat karena semakin banyak orang menemukan manfaatnya. Meditasi adalah proses kebiasaan melatih pikiran untuk fokus dan mengarahkan pikiran. Seseorang dapat menggunakannya untuk meningkatkan kesadaran diri dan lingkungan. Banyak orang menggapnya sebagai cara untuk mengurangi stres dan mengembangkan konsentrasi. Orang-orang juga menggunakan latihan ini untuk mengebangkan kebiasaan dan perasaan bermanfaat lainnya seperti suasana hati dan padangan positif, disiplin diri, pola tidur yang sehat dan bahkan peningkatan toleransi rasa sakit. Berikut ini beberapa manfaat meditasi untuk kesehatan.

Mengurangi Stres

Pengurangan stres adalah salah satu alasan paling umum orang mencoba meditasi.  Biasanya stres mental dan fisik menyebabkan peningkatan kadar hormone stres kortisol. Ini menghasilkan banyak efek berbahaya dari stres, seperti pelepasan bahan kima yang menyebabkan peradangan yang di sebut sitokin. Efek-efek ini dapat mengganggu tidur, meningkatkan depresi dan kegelisahan, meningkatkan tekanan darah dan berkontribusi pada kelelahan dan keruhnya pikiran. Peneliti telah menunjukkan bahwa meditasi juga dapat meningkatkan gejala kondisi terkait stres, termasuk sindrom iritasi usus, gangguan stres pasca-trauma dan fibromyalgia.

Kontrol Kecemasan

Lebih sedikit stres berarti berkurangnya kecemasan. Ini juga mengurangi gejala gangguan kecemasan, seperti fobia, kecemasan sosial, pikiran paranoid, perilaku obsesif-kompulsif dan serangan panik. Misalnya, yiga telah terbukti membantu orang mengurangi kecemasan. Ini kemungkinan karena manfaat dari latihan meditasi dan aktivitas fisik. Meditasi juga dapat membantu mengendalikan kecemasan terkait pekerjaan di lingkungan kerja dengan tekanan tinggi.

Meningkatkan Kesehatan Emosional

Beberapa bentuk meditasi juga dapat meningkatkan citra diri dan pandangan hidup yang lebih positif. Bahan kimia peradangan yang disebut sitokin, yang dilepas sebagai respons terhadap stres, dapat memengaruhi suasana hati, yang mengarah ke depresi. Sebuah tinjauan dari beberapa studi menunjukkan meditasi dapat mengurangi depresi dengan mengurangi bahan kimia inflamasi ini.

Meningkatkan Kesadaran Diri

meditasi
Ilustrasi/copyrightshutterstock/takayuki

Beberapa bentuk meditasi dapat membantu mengembangkan pemahaman yang lebih kuat tentang diri. Membantu seseorang tumbuh menjadi diri yang lebih baik.  Bentuk-bentuk lain untuk mengajarkan mengenali pikiran yang mungkin berbahaya atau merugikan diri sendiri. Idenya adalah bahwa ketika memperoleh kesadaran yang lebih besar dari kebiasaan berpikir, Seseorang dapat mengarahkan ke aarah pola yang lebih konstruktif.

Menjaga Daya Ingat

Peningkatan perhatian dan kejernihan berpikir dapat membantu menjaga pikiran tetap muda. Kirtan Kriya adalah metode meditasi yang menggabungkan mantra atau nyanyian dengan gerakan jari berulang untuk memfokuskan pikiran. Ini meningkatkan kemampuan seseorang untuk melakukan tugas-tugas memori dalam beberapa studi tentang kehilangan memori yang berkaitan dengan usia. Selain melawan kehilangan memori yang berkaitan dengan usia normal, meditasi setidaknya dapat meningkatkan sebagian memori pada seseorang dengan demensia.

Meningkatkan Kualitas Tidur

Hampir setengah dari populasi akan berjuang dengan insomnia di beberapa titik. Menjadi keterampilan dalam editasi dapat membantu seseorang mengendalikan atau mengarahkan kembali pikirannya yang sering kali menyebabkan insomnia. Selain itu, meditasi dapat membantu merilekskan tubuh, melepaskan keteganggan dan menempatkan dalam keadaan damai di mana lebih mudah untuk tertidur.

Meditasi adalah sesuatu yang dapat dilakukan setiap orang untuk meningkatkan kesehatan mental dan emosional. Ini dapat dilakukan dimana saja, tanpa peralatan atau keanggotaan khusus.

 

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓