3 Ide Bisnis Online yang Bisa Kamu Coba Selama Social Distancing

Imelda Rahma01 Apr 2020, 20:45 WIB
Diperbarui 01 Apr 2020, 20:45 WIB
Bisnis Online

Fimela.com, Jakarta Kondisi ekonomi menjadi salah satu hal yang sangat dikhawatirkan saat ini karena adanya pandemi Covid-19. Pasalnya, aturan social distancing membuat banyak tempat usaha serta aktvitas ekonomi tutup sementara, hal ini pasti akan sangat berpengaruh dengan jumlah pendapatan yang mereka dapatkan.

Walaupun sudah ada instruksi untuk bekerja di rumah, ada beberapa jenis pekerjaan yang memang tidak bisa dikerjakan di rumah. Beberapa bekerja, beberapa lagi memilih untuk menahan diri di rumah sampai wabah mereda.

Social distancing bukan pilihan tetapi kini sudah menjadi kewajiban bersama bagi seluruh masyarakat dalam memerangi pandemi Covid-19. Maka dari itu, banyak orang beralih memanfaatkan peluang bisnis online untuk mencari penghasilan.

Bisnis online menjadi alternatif karena transaksinya yang tidak dilakukan secara tatap muka langsung. Hal ini dapat mencegah penularan tetapi tetap memudahkan pengusaha dan konsumen yang saling membutuhkan.

Berikut Fimela.com akan membagikan sejumlah informasi mengenai 3 ide bisnis online yang bisa kamu coba selama social distancing. Simak beberapa ide berikut.

Reseller dan Drop Shipper

Reseller dan Drop Shipper
Ilustrasi Bisnis Online Credit: pexels.com/Piacquadio

Ide bisnis online yang pertama ialah menjadi reseller atau drop shipper, dua profesi yang terlihat sama padahal berbeda. Reseller harus membeli dan menyetok produk dulu dari supplier sedangkan drop shipper hanya menjual barang dengan memperlihatkan atau mempromosikan postingan produk.

Kedua profesi ini cocok bagi kamu yang menyukai dunia bisnis, penjualan, dan media sosial. Pekerjaan reseller dan drop shipper bisa jadi alternatif yang kamu lakukan selama social distancing, dari penjualannya kamu bisa mendapatkan keuntungan. Tentu saja bergantung pada bagaimana kemampuanmu dalam mempromosikan suatu produk secara online.

Apabila kamu memiliki cukup modal, kamu bisa memilih menjadi reseller tetapi jika kamu memiliki permasalahan pada bagian pendanaan atau pembiayaan, kamu bisa memilih menjadi drop shipper.

Banyak orang memanfaatkan momen pandemi ini untuk menjual kebutuhan – kebutuhan yang biasanya dijual di toko swalayan ataupun pusat perbelanjaan secara online. Masyarakat jelas akan memanfaatkan e-commerce atau produk secara online agar terhindar dari penyebaran Covid-19.

Content Creator

Content Creator
Ilustrasi Content Creator Credit: pexels.com/PhotoMix

Ide bisnis online selanjutnya adalah menjadi seorang content creator, yakni mereka yang membuat konten dalam bentuk tulisan, foto, maupun video. Content creator merupakan jenis pekerjaan yang bisa dikerjakan di rumah, poin terpentingnya, ia harus memiliki kemampuan design dan pastinya harus kreatif.

Content creator sendiri kini merupakan salah satu profesi yang sering dicari oleh perusahaan untuk melakukan branding terhadap suatu produk. Jika kamu tertarik menjadi content creator, kamu tidak harus direkrut oleh perusahaan, menjadi blogger dan youtuber juga bisa disebut sebagai content creator.

Intinya, content creator berkutat pada ide dan kemampuan kamu dalam membuat konten yang menarik. Bahkan kamu bisa menjadi selebgram jika profesi ini kamu tekuni dengan konsisten. Tetapi satu hal yang tidak boleh luput dari seorang content creator adalah riset.

Riset perlu dilakukan agar creator dapat memahami dan memetakan pangsa pasar, hal ini tentu akan berpengaruh pada produk yang akan dijual atau dipromosikan. Sebagai content creator kamu juga bisa menawarkan jasa secara online untuk membuat design atau poster.

E-Enterpreneurship

E-Enterpreneurship
Ilustrasi E-Enterpreneurship Credit; pexels.com/AndreaPiacquadio

Ide bisnis ini sangat cocok untuk kamu yang bercita-cita menjadi pengusaha, social distancing justru menjadi permulaan yang baik untuk memulainya. Profesi yang dimaksud adalah menjadi e-enterpreneurship, entrepreneurship yang bergerak dan memasarkan produknya secara online.

Mengapa ini menjadi permulaan yang baik, marketplace yang kamu manfaatkan tidak berbentuk fisik nyata tetapi menggunakan platform media sosialnya sehingga biaya tersebut dapat kamu hilangkan. Menjual produk juga bisa menggunakan platform e-commerce yang sudah ada sehingga produk kamu dapat dijual secara luas.

Menjadi e-enterpreneurship, kamu bisa mengembangkan bakatmu dengan menjual produk yang kamu sukai atau hasil karyamu sendiri. Sebagai contohnya, kamu bisa menjual produk pakaian ataupun masker kain yang pasti akan laku keras karena merupakan benda yang banyak dibutuhkan orang saat ini.

Tenang saja, e-enterpreneurship tidak perlu bermodal besar, dengan modal yang cukup saja kamu bisa berbisnis secara online. Biasanya untuk permulaan, e-enterpreneurship selalu menggunakan metode pre-order, hal ini dilakukan untuk mencegah kerugian dan perkiraan untuk melakukan produksi.

Lanjutkan Membaca ↓