5 Masalah Umum yang Muncul dalam Pernikahan saat Baru Punya Momongan

Endah Wijayanti02 Apr 2020, 11:50 WIB
orangtua sama-sama bekerja

ringkasan

  • Baby Blues
  • Gaya Pengasuhan yang Berbeda
  • Masalah Komunikasi
Lanjutkan Membaca

Fimela.com, Jakarta Hadirnya momongan dalam pernikahan jelas menghadirkan perbedaan. Kita tak lagi menjadi “sekadar” suami dan istri, tapi juga ayah dan ibu. Peran baru ini menciptakan dimensi baru dalam kehidupan rumah tangga.

Setelah hadir momongan dalam pernikahan, tak bisa dipungkiri akan muncul sejumlah masalah baru. Melansir momjunction.com, kita dan pasangan akan mengalami perubahan dan masalah dalam hubungan saat menjalani transisi baru ini. Berikut ini beberapa masalah umum yang biasanya muncul dalam pernikahan saat baru punya momongan.

1. Baby Blues

Sebagian perempuan akan mengalami baby blues pada periode postpartum atau setelah melahirkan. Perubahan emosi dan fisik bisa memicu depresi. Menerima peran baru sebagai ibu jelas akan cukup menantang karena akan dihadapkan pada berbagai hal dan prioritas baru.

2. Gaya Pengasuhan yang Berbeda

Orangtua bisa memiliki pandangan dan opini tersendiri dalam mengasuh dan membesarkan anak. Kita dan pasangan pun mungkin memiliki pendapat tersendiri dalam memilih gaya pengasuhan atau gaya mendidik untuk buah hati. Jika hal ini tak dibicarakan dengan baik atau tak dikomunikasikan dengan terbuka, maka bisa memicu sejumlah konflik baru antar pasangan.

 

3. Masalah Komunikasi

Pasangan zodiak bertengkar
Ilustrasi. (Foto: Vera Arsic/ Pexels)

Kurang tidur dan kelelahan karena merawat bayi bisa membuat kita jadi lebih sensitif atau mudah tersinggung. Tanggung jawab baru sebagai orangtua kadang terasa cukup berat. Proses transisi dan adaptasinya pun mungkin tidak mudah. Kondisi ini bisa membuat komunikasi dengan pasangan jadi lebih sulit karena sama-sama merasa stress.

4. Pembagian Tanggung Jawab dan Pekerjaan Rumah Tangga

Cucian menumpuk, rumah belum disapu dan dipel, dan bahan-bahan makanan yang belum dimasak. Belum lagi dengan makin bertambahnya tugas untuk membersihkan dan merawat si kecil. Pembagian tanggung jawab dan pekerjaan rumah tangga ini bisa terasa cukup berat dan menantang bagi orangtua baru.

5. Campur Tangan Keluarga

Orangtua kita sendiri, saudara, atau kerabat kita mungkin akan memberi sejumlah saran dan masukan dalam merawat si kecil. Memang ada saran-saran positif yang bisa kita gunakan dan cocok dengan kita. Tapi ada juga nyinyiran atau omongan-omongan yang mengganggu kita. Bahkan campur tangan keluarga yang berlebihan bisa memicu kesalahpahaman dengan pasangan.

Persoalan finansial hingga keintiman juga akan dihadapkan pada permasalahan baru. Namun, setiap masalah yang hadir bisa menguatkan hubungan selama bisa didiskusikan bersama dan dicari jalan keluarnya baik-baik.

 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓