5 Hal yang Perlu Kamu Pertimbangkan Sebelum Memutuskan Nikah Muda

Imelda Rahma03 Apr 2020, 18:50 WIB
Nikah Muda

Fimela.com, Jakarta Menikah muda kini sepertinya sudah menjadi trend baru bagi banyak anak muda di Indonesia. Bisa membangun keluarga diusia muda nampaknya jadi pencapaian berarti bagi banyak orang.

Fenomena ini juga didukung oleh banyaknya gelaran seminar atau workshop menikah muda yang kini marak dan gemari banyak anak muda. Selain menjadi inspirasi, menikah muda juga menjadi motivasi bagi setiap orang untuk sukses lebih cepat karena adanya dorongan untuk berkeluarga.

Tentunya keputusan untuk menikah muda atau tidak itu adalah hak setiap orang, kebebasan bagi siapapun yang ingin melakukannya. Ada dampak positif dan adapula sisi negatif yang didatangkannya.

Menikah adalah suatu peristiwa yang sakral dalam hidup seseorang, maka keputusan untuk menikah harus dipikirkan dengan matang. Menikah bukan hanya tentang resepsi atau meresmikan hubungan secara sah tetapi juga berbiacar tentang kesiapan dan tanggung jawab.

Oleh karena itu, Fimela.com kali ini akan membahas 5 hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menikah muda. Tulisan ini setidaknya akan memberikan gambaran untuk kamu yang berniat untuk membangun keluarga diusia muda. Simak penjelasannya berikut ini.

Kondisi Finansial

Kondisi Finansial
Ilustrasi Rumah Credit: pexels.com/skitterphoto

Kondisi finansial jadi hal pertama yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menikah muda. Bukan materialistis tetapi realistis, menikah membutuhkan persiapan yang serius karena kamu akan membangun rumah tangga dengan pasanganmu.

Maka dari itu, pastikan terlebih dahulu apakah kondisi finansialmu sudah pada posisi siap untuk menikah atau belum. Hal yang termasuk finansial misalnya, pekerjaan, tabungan, rumah, dan sebagainya. Selama kamu menikah, hal – hal tersebut pasti dibutuhkan bahkan menjadi kebutuhan primer.

Ada banyak pasangan muda yang bercerai karena meributkan hal-hal yag berkaitan dengan kondisi finansial. Kamu bisa bercita-cita untuk membangun kondisi finansial yang baik bersama pasanganmu. Akan tetapi, tidak ada salahnya jika mengupayakan kondisi finansial secara pribadi sudah mumpuni, ini juga demi kebaikan hubungan pernikahanmu kedepan.

Kesiapan Mental

Kesiapan Mental
Ilustrasi Pasangan Credit: pexels.com/ArtemBeliakin

Kedua, hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan untuk menikah muda ialah kesiapan mentalmu sendiri. Menikah layaknya sebuah perjalanan, ada pasang surut dan pastinya tidak berjalan selalu indah maka dari itu , kamu harus memiliki kesiapan mental.

Pastikan bahwa dirimu adalah orang yang bertanggung jawab serta memiliki keseriusan untuk membangun rumah tangga bersama pasanganmu. Kesiapan mentalmu akan sangat menentukan keberhasilan hubunganmu dengan pasangan.

Seringlah berdiskusi dengan pasanganmu mengenai hal-hal yang bisa terjadi didalam pernikahan baik itu sesuatu yang menyenangkan ataupun sesuatu yang buruk. Lihat bagaimana dirimu menyikapinya, sehingga kamu bisa mengukur kesiapan mentalmu sendiri.

Menikah muda yang tidak memiliki kesiapan mental rentan terjadi perdebatan dan pertengkaran didalamnya karena masing-masing masih memiliki ego yang tinggi dan tidak mau mengalah. Tentu ini bukan hal baik maka, pastikan kamu sudah sanggup secara mental dalam menghadapi berbagai permasalahan yang akan muncul didalam rumah tanggamu.

Karakter Pasangan

Karakter Pasangan
Ilustrasi Pasangan Credit: pexels.com/TrinityKubassek

Ketiga, hal yang perlu kamu pertimbangkan selanjutnya ialah karakter pasanganmu sendiri. Menikahlah dengan orang yang tepat. Saran terbaik, menikah dengan orang yang tidak hanya kamu cintai tetapi juga memiliki karakter yang cocok denganmu.

Karakter pasangan sangat penting karena sebaiknya pasanganmu memiliki karakter yang dapat mengimbangimu atau mengimbangi kelemahanmu sehingga kalian saling melengkapi. Pasangan dengan karakter yang tidak sesuai akan menyulitkan dirimu sendiri kedepannya.

Jadi, sebelum kamu memutuskan nikah muda dengan seseorang pastikan dirimu tidak terjebak cinta buta dan memertahankan pasanganmu yang berkarakter buruk. Kamu boleh memiliki niat untuk merubahnya tetapi jika hal itu tidak berhasil juga maka, hubungan pernikahanmu rentan dengan istilah toxic relationship.

Prinsip dan Komitmen Bersama

Prinsip dan Komitmen Bersama
Ilustrasi Pasangan Credit: pexels.com/pixabay

Selanjutnya, hal keempat yang perlu kamu pertimbangkan ketika ingin menikah muda ialah prinsip dan komitmen bersama antara kamu dan pasanganmu. Tidak berbentuk fisik, tetapi prinsip adalah hal yang fundamental dalam diri seseorang maka, harus dipastikan bahwa kalian memiliki prinsip atau tujuan yang sama.

Hal ini menjadi penting karena apabila terjadi perbedaan prinsip yang sangat mendasar maka, pernikahan tidak akan berjalan dengan baik dan sangat rentan terjadi keributan karena kedua belah pihak memiliki prinsip berbeda.

Cara terbaiknya adalah mendiskusikannya sebelum menikah dan apabila perbedaan itu ada, bernegosiala bersama pasanganmu agar kalian dapat bertemu dititik tengah. Sehingga semua pihak dapat menerima.

Ketika sudah berhasil menyatukan prinsip selanjutnya adalah komitmen. Pastikan bahwa pasanganmu adalah orang yangakan selalu ada disampingmu apapun kondisinya nanti pada saat menjalani kehidupan rumah tangga.

Keluarga Besar

Keluarga Besar
Ilustrasi Keluarga Besar Credit: pexels.com/CraigAdderley

Terakhir, hal yang perlu kamu pertimbangkan adalah keluarga besar, baik keluarga besarmu maupun keluarga besar pasanganmu. Menikah tidak hanya sekedar menikahkanmu dengan pasanganmu, tetapi juga menikahkan kedua keluarga.

Ada baiknya jika kamu berencana menikah muda dan mendapatkan dukungan dari kedua keluarga sehingga pernikahanmu akan lebih tenang dan bahagia. Keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilan hubungan rumah tangga, dukungannya pasti sangat berpengaruh. Pastikan kedua keluarga cocok dan juga saling mencintai satu sama lain.

Lanjutkan Membaca ↓