Virus Corona Mengubah Hidup Kita, Jangan Cemas tapi Tetaplah Waspada

Endah Wijayanti06 Apr 2020, 10:45 WIB
menjadi perempuan kuat

Fimela.com, Jakarta Mengubah rutinitas di tengah panedemi virus corona ini memang tidak mudah. Mengatasi rasa cemas dan was-was pun membuat kita tak nyaman. Kita semua pun berharap semua keadaan akan segera membaik. Melalui Lomba Share Your Stories: Berbagi Cerita tentang Pandemi Virus Corona ini Sahabat Fimela berbagai cerita dan harapannya di situasi ini. Langsung ikuti tulisannya di sini, ya.

***

Oleh: Nugraheni Sulistya Ningrum

Corona, istilah yang amat sangat familier bagi seluruh umat manusia di muka bumi ini. Ya, corona sedang menjadi the most popular object in the world. Seperti artis kaleng-kaleng, dia tiba-tiba muncul dengan sensasinya yang membuat jagat raya ini ramai. Oh corona, kuharap usiamu tak lebih lama dari artis settingan di TV itu. Muncul sekejap lalu hilang ditelan waktu untuk selama-lamanya.

Layaknya sedang bermimpi buruk. Setiap pagi aku harus bangun dengan rasa khawatir tak terbendung. Bagaimana jika saat aku berangkat bekerja dan tanpa sengaja aku tertular oleh si virus jahat tersebut. Bagaimana jika tak kusadari aku membawa ancaman itu pulang dan menularkannya pada balitaku yang sedang aktif-aktinya dan mbah sepuhku yang memang sudah sakit. Aku tak sanggup membayangkan orang-orang yang kusayangi harus kesakitan karena tertular corona.

Terlalu banyak berpikir negatif justru menyiksaku, aku merasa seperti kalah sebelum berperang. Kupahami, hal pertama yang harus kulakukan untuk menjaga diri dan orang tersayang dari corona adalah mengubah mindset-ku. Berhenti berpikir buruk, selalu tanamkan pikiran positif. Aku sehat, aku kuat, corona tak akan mampu menembus pertahanan diriku. Stop kepo berita-berita menakutkan tentang corona. Karena itu justru akan memicu stres, yang akhirnya berdampak pada kesehatan mental juga imunitas kita.

Virus corona memang begitu mudah menular, ia menular lewat droplet atau percikan. Maka dari itu penting bagi kita untuk menerapkan social distancing atau jaga jarak minimal satu meter dari orang lain. Selain itu, jangan pernah menyentuh wajah (mulut, hidung, mata) sebelum mencuci tangan dengan sabun. Karena bisa saja tanpa sadar kita telah menyetuh permukaan benda yang sudah terkontaminasi virus corona. Diam-diam aku mencari tahu bagaimana langkah mencuci tangan yang benar. Dan kutularkan pada orang-orang terdekatku.

Mengubah Kebiasaan Jadi Lebih Baik

cuci tangan
ilustrasi mencuci tangan/copyright Pexels/Burst

Hal positif yang dapat kita ambil dari adanya virus corona ini adalah manusia jadi mengerti pentingnya perilaku hidup bersih sehat (PHBS) dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya itu, aku juga melihat banyak orang yang tetiba menjadi aktif berolahraga dan berjemur pada jam-jam tertentu.

Ya virus corona memang sudah mengubah hidup kita. Memaksa kita mengganti kebiasaan buruk dengan kebiasaan baik dan sehat. Orang-orang yang awalnya lebih suka minum-minuman dingin kekinian pun kini beralih menjadi pecinta minuman tradisional. Mereka berlomba-lomba membuat jamu sendiri di rumah dengan berbagai jenis tanaman empon-empon yang selama ini diabaikan.

Pemerintah juga tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat untuk tidak mengadakan pertemuan dan berkerumun. Jiwa-jiwa sosial bermunculan, banyak anak muda bergerak melakukan penyemprotan desinfektan berkeliling kampung, membagikan masker juga hand sanitizer gratis.

Sobat, jadilah pribadi yang sadar diri dan peduli pada sesama. Segera lakukan karantina mandiri selama 14 hari sepulang melakukan perjalanan ke kota yang tedampak corona. Periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat hanya jika diri anda mengalami gejala-gejala demam tinggi, batuk, dan sesak napas. Ingat pula untuk selalu mandi dan mencuci baju terlebih dahulu saat pulang ke rumah setelah kita bepergian.

Jangan cemas namun tetaplah waspada. Tetap tenang, kooperatif, dan ikuti imbauan pemerintah juga dinas kesehatan. Memang benar akan selalu ada hikmah di balik setiap kejadian. Namun, tentu saja kita bersama-sama mengharapkan pandemi ini segera berakhir, dan keadaan dunia khususnya segera membaik. Get well soon, Ibu Pertiwi!

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓
Smartfren Kapanlagi Live Bareng Mahen, Bagasran dan Adhitia Sofyan