4 Hal yang Sebaiknya Tidak Kamu Lakukan Selama Social Distancing

Imelda Rahma07 Apr 2020, 08:45 WIB
Socdistancing

Fimela.com, Jakarta Sejak social distancing dimulai, semua aktivitas dikerjakan dan diselesaikan di rumah. Suka tidak suka, pandemi Covid-19 harus kita hadapi dengan menahan diri di rumah dan membatasi segala aktivitas diluar rumah.

Bagi sebagian orang mungkin berpikir bahwa social distancing menyenangkan karena tidak perlu mengalami kemacetan dipagi hari, tidak penat dengan ruangan kantor, dan bisa bekerja sambal bersantai di rumah. Namun ketika sudah dijalani, rasa bosan pun mulai tiba.

Beberapa orang lalu mencari cara untuk menghilangkan kebosanan ketika kita terus menerus harus di rumah. Beberapa ada yang menggunakan aplikasi untuk mengobrol seperti video call, beberapa menggunakan tiktok untuk membuat konten dan sebagainya.

Setiap orang mencari cara agar tetap nyaman didalam rumah selagi wabah ini belum bisa dikenadalikan. Tapi tahukan kamu, ada beberapa hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan selama social distancing karena tidak baik untuk tubuhmu maupun kesehatan mental.

Jika kamu penasaran apa saja hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan selama social distancing, cek artikel berikut ini. 

Terlalu Banyak Tidur

Terlalu Banyak Tidur
Ilustrasi Tidur Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Salah satu hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan selama social distancing ialah terlalu banyak tidur. Tidur dengan waktu yang cukup itu baik untuk kesehatan tetapi jika selama social distancing aktivitas yang sering kamu lakukan adalah tidur, maka itu tentu tidak baik.

Terlalu banyak tidur membuat tubuhmu tidak produktif dan menjadi lemas, bahkan ketika kamu terlalu banyak tidur, kamu akan bangun dengan kepala pusing dan rasanya berputar-putar. Sebaiknya kamu hindari terlalu banyak menghabiskan waktu untuk tidur.

Dalam dunia kesehatan, terlalu banyak tidur dapat meningkatkan kadar gula darah yang menyebabkan seseorang bisa terkena diabetes. Metabolisme tubuh juga akan terhambat jika kamu terlalu banyak tidur. Bagi wanita, terlalu banyak tidur juga menyebabkan berat badan bertambah, maka dari itu hindari kebiasaan buruk yang satu ini.

Bermalas-malasan

Bermalas-malasan
Ilustrasi Lazy Girl Credit: pexels.com/AndreaPiacquadio

Selanjutnya, hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan selama social distancing ialah bermalas-malasan seharian dikamar atau ditempat tidur. Biarpun aktivitasmu menjadi serba terbatas karena kamu berada didalam rumah tetapi ada banyak kegiatan yang bisa kamu lakukan.

Misalnya, membersihkan rumah atau menyelesaikan pekerjaanmu yang bisa dikerjakan di rumah dengan segera. Bermalas-malasan bukan kebiasaan yang baik dan dampaknya tubuhmu akan terasa berat untuk melakukan sesuatu.

Jadi, sebaiknya berhenti bermalas-malasan dan kerjakan apapun yang bisa kamu kerjakan di rumah, buat tubuh dan otakmu tetap aktif sehingga bermalas-malasan tidak akan jadi kebiasaan baru.

Terlalu Sibuk Bermain Media Sosial

Terlalu Sibuk Bermain Media Sosial
Ilustrasi Bermain Media Sosial Credit: pexels.com/mikrota.aw

Hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan selama social distancing berikutnya adalah terlalu sibuk dengan media sosial. Kamu menghabiskan waktu berjam-jam untuk bermain media sosial dan melupakan tugas pokok utamamu, misalnya menyelesaikan pekerjaan atau belajar.

Bermain media sosial sah-sah saja tetapi jika terlalu larut itu tidak baik untuk kesehatan mentalmu. Rata-rata orang yang sering bermain media sosial lebih mudah merasakan kecemasan dan depresi karena seringkali mereka membandingkan kehidupan yang asli dengan apa yang ditampilkan di media sosial.

Maka dari itu, jadikan bermain media sosial sebagai kebutuhan selingan agar kamu tidak stres dan bosan di rumah tetapi harus tetap tahu batas. Jangan terlalu banyak menghabiskan waktumu di media sosial sementara melupakan tugas lainnya dikehidupan nyatamu.

Terlalu Banyak Makan

Terlalu Banyak Makan
Ilustrasi Makanan Credit: pexels.co,/pixabay

Terlalu banyak makan juga bukan merupakan kebiasaan baik dan termasuk hal yang sebaiknya tidak kamu lakukan selama social distancing. Memang kamu punya banyak waktu untuk berkreasi di dapur dengan makanan kesukaanmu tetapi jika tidak dikontrol justru bisa menyebabkan berat badanmu bertambah dan meningkatkan risiko obesitas.

Bagi sebagian orang yang memiliki kebiasaan bahwa penangkal rasa bosan ialah makan sebaiknya dirubah karena jika diteruskan, kamu mungkin tidak akan memiliki kontrol dengan makanan apa saja yang masuk ke mulutmu. Kamu mungkin tidak berpikir apakah makanan tersebut sehat untuk dimakan atau tidak.

Maka dari itu, selama social distancing sebaiknya kamu tetap memertahankan pola makan yang sehat dan mengontrol diri juga agar tidak banyak memakan cemilan yang berkalori. Jangan sampai ketika social distancing selesai, tubuhmu menjadi melebar alias mengalami obesitas yang membahayakan kesehatanmu sendiri.

Lanjutkan Membaca ↓