Tanggap Virus Corona, Sehati Group Fasilitasi Telemedisin untuk Pelayanan Berkualitas Ibu Hamil

Nabila Mecadinisa07 Apr 2020, 11:13 WIB
ibu hamil

Fimela.com, Jakarta Pandemi virus corona yang kian mewabah, membuat kita sulit menjangkau sejumlah fasilitas kesehatan. Begitu juga bagi ibu hamil. Kontrol rutin adalah hal yang wajiib dilakukan untuk memantau dan menjaga kesehatan ibu hamil dan janin di dalam kandungan.

Di tengah virus corona yang melanda, maka Sehati Group yang merupakan perusahaan di bidang pengembangan solusi pelayanan kesehatan maternal jarak jauh atau telemedisin Sehati TeleGTC, hingga kini telah memfasilitasi 11 Praktik Bidan Mandiri (PMB) di tiga provinsi, mencakup DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, dengan perangkat dan solusi Sehati TeleCTG.

Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi para bidan dengan alat medis, sehingga dapat memberikan pelayanan kesehatan maternal berkualitas berbasis telemedisin di tengah pandemi virus corona di Indonesia, khususnya di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Seperti rilis yang diterima Tim Fimela,com, dr Ari Waluyo, SpOG, Co-Founder & Chef Executive Officer Sehati Group mengatakan, “Lahirnya Sehati TeleCTG dilatarbelakangi keinginan untuk mendukung bidan sebagai garda depan pemberian pelayanan kesehatan maternal untuk ibu di Indonesia, sehingga pada akhirnyamembantu mengurangi Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), serta tengkes(stunting) di Indonesia."

"Di tengah pandemi COVID-19, di mana imbauan #socialdistancing ditegakkan, keberadaan teknologi yang memungkinkan konsultasi jarak jauh antara bidan dan dokter bisa membantu para bidan untuk lebih berdaya dalam memberikan pelayanan kesehatan maternal. Untuk itu kami telah memfasilitasi 11 bidan praktik di Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat dengan 11 unit TeleCTG.” 

11 Telemedisin diberikan kepada Praktik Bidan Mandiri

Telemedisin dari Sehati Group
Bidan melakukan pemeriksaan janin dengan alat TeleCTG. Alat kesehatan berbasis telemedisin ini dapat memonitor denyut jantung janin, kontraksi rahim, dan gerakan janin.

Pembagian alat tersebut diberikan secara bertahap sejak 30 Maret hingga 3 April 2020 lalu, yang diwakilkan oleh Abraham Auzan, Co-Founder & Chef Marketing Offcer Sehati Group kepada sejumlah PMB berikut ini:

● PMB Astrid: Jln Kemang Sari 1, GG. Hj.Wahab No 63 B , RT006 RW003 Kel Jatibening Baru Kec. Pondok Gede, Kab. Bekasi, Prov. Jawa Barat.

● Klinik Pratama Balqis: Jl. Raya Jatibening No.18 RT01 RW02, Desa Jatibening Baru Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi.

● Klinik Nani Medika: Jl. Batu Giok Raya No. 91 RT.001/037, Rawa Lumbu, Kota Bekasi.

● Klinik dan RB Amira: Jl. Urip Sumoharjo No. 78 RT.10/RW.04, Desa Karangsari, Kecamatan Cikarang Timur, Kab. Bekasi.

● PMB Ati Muryati: Bugel Mas Indah Blok C 22, N. 6 RT4/RW9, Kel. Bugel, Kec. Karawaci, Kota Tangerang.

● PMB Mastuti Lisnani: Pamulang Permai I Blok B-22/8 RT 1 RW 14 Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

● Klinik Muchib’bat: Kp. Kadingding, RT 001 RW 002, Desa Bikin, Kec. Bikin, Kab. Serang, Provinsi Banten.

● Klinik Pratama Mutiara Azzahra: Jl Bahari I, RT 09 RW 07, Kelurahan Gandaria Selatan Cilandak, Jakarta Selatan.

● Klinik Arasyiffa: Jl.Bona no 55 B Rt 04 RW 03, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

● PMB Nila Waty Rocady: Jl. Pesing Koneng RT.008, RW001, No.3, Kelurahan Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Selain memberkan alat kepada 11 PMB, Sehati Group juga memberikan pelatihan singkat tentang penggunaan alat dan praktik keselamatan para bidan dalam pemeriksaan ibu hamil di tengah pandemi virus corona yang terjadi saat ini.

Serah Terima Telemedisin kepada 11 PBM

Telemedisin dari Sehati Group
Penyerahan 1 unit TeleCTG ke Klinik Muchib’bat di Kab. Serang, Banten. Penyerahan diwakili oleh Erna Shinta Nurdianti (tengah) dan Ryana Fitriani (paling kanan) dari Sehati Group. TeleCTG dapat digunakan oleh bidan untuk memantau kondisi kesejahteraan janin dan berkonsultasi dengan dokter spesiali

Dengan adanya kolaborasi antara Sehati TeleCTG dan PMB, tentunya para ibu hamil bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan, tanpa harus pergi ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit yang bisa menimbulkan risiko terpapar virus corona.

Sebagai catatan, hingga kini, solusi Sehat TeleCTG telah dgunakan oleh 20.000 ibu hamil dan lebih dari 10.500 bidan di 11 provinsi dan 27 Kabupaten di Indonesia. Layanan ini berbasis inovasi dan teknologi tepat sehingga secara sinergis kan membantu ibu haml dan bidan dalam mendeteksi faktor risiko tinggi pada ibu hamil, mencakup pantauan perkembangan, perhitungan kontraksi, tendangan bayi, interpretasi hasil pemeriksaan, dan berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis bidan dan kandungan, serta penyediaan data real time bagi pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan dan penyusunan kebijakan.

 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓