Hari Kesehatan Sedunia, Tetap Bugar sambil Terapkan ABCDE Saat WFH

Anisha Saktian Putri07 Apr 2020, 15:00 WIB
Hari Kesehatan Dunia 2020/Unsplash Vitalii

Fimela.com, Jakarta World Health Day (Hari Kesehatan Sedunia) yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 7 April, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan sebuah tema kesehatan tertentu dan menyorot sebuah bidang perhatian tertentu dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO / World Health Organization).

Untuk tahun 2020 ini, World Health Day merayakan pekerjaan para perawat dan bidan, dan mengingatkan para pemimpin dunia akan peran penting para perawat dan bidang dalam membantu menjaga warga dunia sehat.

Saat dunia sedang dilanda pandemi Covid-19, para tenaga medis termasuk para perawat berada di garis depan perlawanan terhadap wabah virus Corona. Kita semua memiliki peran dalam membantu para dokter dan perawat menurunkan penyebaran virus Corona dengan tetap tinggal #DiRumahAja dan menerapkan physical distancing.

Jangan lupa saat #DiRumahAja untuk tetap menjaga badan tetap sehat dan fit dengan tetap berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi.

Terapkan “A B C D E” dalam Menyusun Menu Makanan

Menurut Dr. Matthew Lantz Blaylock, PhD, makanan segar adalah sumber asupan gizi yang terbaik; namun mengingat situasi di mana kita mungkin belum bisa sebebas sebelumnya pergi ke pasar atau supermarket untuk membeli bahan pangan yang segar, maka makanan beku, siap saji dan kaleng bisa menjadi opsi. Yang penting adalah kita teliti dalam melihat sumber makanan tersebut. Misalnya, dalam hal memilih susu UHT, teliti dan lihat terlebih dahulu apakah susu UHT tersebut berasal dari susu segar.

Terdapat 5 hal yang perlu diingat dalam menyusun menu makanan sehari-hari yang dirangkum oleh Dr. Matthew Lantz Blaylock, PhD dalam ABCDE berikut:

Adequacy: Usahakan menu makanan mengandung cukup nutrisi penting untuk menjaga diet yang sehat. Jangan lupa bahwa gaya hidup sehat terdiri dari 70% asupan gizi dan 30% olahraga.

Balance: Terapkan pola makan yang seimbang dengan rekomendasi konsumsi 40-60% karbohidrat, 20-30% lemak, dan 15-20% protein.

Calorie control: Jaga jumlah kalori dalam menu makanan. Kurangi makanan yang minim nutrisi dan mengandung kalori berlebih.

Density of nutrition: Prioritaskan makanan yang mengandung nutrisi tinggi dan jauhi makanan yang kurang sehat.

A bit of everything: Usahakan variasi dalam menu makanan sehari-hari.

Salah satu makanan bergizi yang baik untuk dikonsumsi setiap hari adalah susu. Menurut Dr. Matthew Lantz Blaylock, PhD, makanan segar adalah sumber asupan gizi yang terbaik, termasuk susu dan produk olahan susu (dairy products). Jika memungkinkan, sebaiknya konsumsi susu segar. Namun, jika kurang memungkinkan dan ingin memilih susu UHT misalnya, telitilah kandungan susu UHT tersebut dan yakinkan bahwa terbuat dari susu segar hasil pasteurisasi.

salah satunya Greenfields, produk susu yang menjaga semua tahapan untuk menghasilkan susu segar berkualitas dengan sterilisasi hingga pengemasan dikendalikan oleh Programmable Logic Controller (PLC) yang menjamin proses tersebut berjalan lancar dan tidak ada kesalahan.

Tetap Bugar Saat #DiRumahAja

Olahraga/unsplash Form
Olahraga/unsplash Form

Walaupun kita menerapkan karantina diri, kita bisa tetap menjaga kebugaran tubuh dengan berolahraga, meskipun sedang tidak bisa ke gym.

Beragam gerakan ringan sampai berat bisa dilakukan di rumah. Berikut beberapa gerakan yang bisa dilakukan di sela-sela pekerjaan rumah:

Lakukan plank sambil menunggu air mendidih untuk bikin teh.

Lakukan squat saat iklan TV muncul. 1 menit lumayan untuk melakukan squat.

Renggangkan Badan setelah selesai video call dengan client atau rekan kantor.

Di pagi hari, pasang lagu favorit yang upbeat dan menarilah dengan intensif. Anda juga bisa mengajak anak-anak di rumah untuk ikut menari sebelum mereka harus mengikuti virtual class bersama guru dan teman sekolah mereka.

Perlengkapan rumah tangga juga bisa digunakan untuk menggantikan peralatan gym:

Bicep curl menggunakan galon kecil

Wood Chop dengan toples makanan

Lakukan gerakan shoulder press dengan produk susu atau minuman lain yang cukup berat

Lateral raise menggunakan produk susu atau minuman lain yang cukup berat

 

 

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓