Telekonsultasi Kandungan untuk Ibu Hamil Selama Pandemi Virus Corona

Vinsensia Dianawanti10 Apr 2020, 17:30 WIB
[Fimela] Ibu Hamil

Fimela.com, Jakarta Ibu hamil menjadi salah satu pihak yang cukup rentan terpapar virus corona. Namun di sisi lain, ibu hamil tetap harus melakukan kontrol kandungan untuk memastikan perkembangan janin yang dikandungnya.

Untuk meminimalisir penularan virus corona pada ibu hamil, Halodoc bekerja sama dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia untuk memberikan layanan konsultasi khusus kehamilan dan kesehatan reproduksi melalui Chat with Doctor di aplikasi Halodoc.

Melalui kolaborasi ini , Halodoc dan POGI berkomitman untuk melindungi masyarakat terutama ibu hamil sehingga meminimalisir kunjungan ke fasilitas kesehatan selama masa penanggulangan virus corona. Seluruh dokter yang tergabung di kanal ini akan memberikan konsultasi secara online.

Mengutip dari situs World Health Organization (WHO), ibu hamil dinilai lebih rentan terpapar virus corona karena adanya perubahan pada tubuh dan sistem imunitas yang berpengaruh cukup signifikan akibat beberapa penyakit infeksi saluran pernapasan. Sehingga penting bagi ibu hamil untuk mengambil langkah pencegahan ekstra untuk melindungi diri dari virus corona.

“Di tengah kondisi saat ini, kami melihat semakinbanyak masyarakat yang memanfaatkan layanan telekonsultasi Halodoc, terutama karenamemungkinkan mereka untuk menerapkan physical distancing. Dengan mengurangi kegiatan di luarrumah, teknologi menjadi andalan untuk memenuhi kebutuhan akan layanan kesehatan. Dalam satubulan terakhir, terdapat peningkatan pada layanan telekonsultasi Halodoc rata-rata lima kali lipat,termasuk konsultasi di bidang obstetri dan ginekologi yang mengalami peningkatan hingga 60%,” ujar Doddy Lukito selaku Co-Founder Halodoc.

 

Konsultasi langsung dengan dokter

ibu hamil
Ilustrasi/copyrightshutterstock/Africa Studio

Dalam layanan telekonsultasi ini, pengguna bisa berkonsultasi dengan para dokter yang tergabung dalam POGI. Dengan panduan telekonsultasi klinis khusus dan menjalankan konsultasi sesuai pedoman rekomendasi penanganan COVID-19 pada maternal dari WHO, Kementerian Kesehatan, dan POGI.

Selain konsultasi terkait kondisi kesehatan kandungan, masyarakat juga bisa berkonsultasi seputar kesehatan reproduksi, seperti siklus menstruasi dan menopause, perencanaan program keluarga berencana, keluhan tumor jinak, infeksi menular seksual, hingga disfungsi seksual.

Dengan adanya penambahan kanal khusus POGI ini diharapkan masyarakat menjadi semakin mudah untuk berkonsultasi keluhan di bidang terkait. Terutama yang berhubungan langsung dengan penanganan di masa penanggulangan virus corona.

Simak video berikut ini

#changemaker

Lanjutkan Membaca ↓