Kain yang Bisa Digunakan untuk Membuat Masker saat Pandemi Virus Corona

Kezia Prasetya Christvidya08 Apr 2020, 17:05 WIB
masker-kezo

Fimela.com, Jakarta Saat pandemi virus corona, pemerintah mewajibkan semua masyarakat menggunakan masker. Masker mulai langka dan harganya mulai mahal. Terutama masker bedah.

Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk menggunakan masker kain saja. Karena masker bedah hanya boleh digunakan tenaga medis. Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh jurnal tahun 2013, Disaster Medicine dan Public Health Preparedness, menyimpulkan bahwa masker kain dapat mengurangi jumlah mikroorganisme yang masuk ke tubuh.

Walaupun masker bedah sangat lebih efektif, untuk mencegah penyebaran virus corona. Masyarakat sudah mulai membeli masker-masker kain, bahkan memproduksi masker kain. Namun tidak semua bahan kain bisa di gunakan, untuk menahan virus corona. Para ahli dari Cambridge University, telah menguji beberapa bahan kain yang bisa menangkal virus. Beberapa jenis kain diuji menggunakan partikel Bacteriophage MS2, yang memiliki ukuran lima kali lebih kecil dari virus corona.

Berikut kain yang bisa digunakan untuk membuat masker saat pandemi virus corona:

Kain Katun

ilustrasi kain katun/pexels
ilustrasi kain katun/pexels

Kain katun adalah kain yang terbuat dari serat alami. Kain katun berasal dari cotton atau kapas. Sebelum menjadi benang, serat kapas diproses terlabih dahulu. Serat dipisahkan dari serat yang panjang dan pendek. Kemudian jika sudah menjadi benang, benang dipilin dan menjadi kain.

Kain katun sering digunakan dalam pembuatan pakaian atau masker. Kain yang terbuat dari katun ini memiliki bahan yang dingin. Kain katun bisa digunakan sebagai masker, karena dipercaya 74% bisa membantu mencegah virus corona, untuk masuk kedalam tubuh manusia.

Kain Sutra

ilustrasi kain sutra/pexels
ilustrasi kain sutra/pexels

Sutra atau sutera merupakan kain yang terbuat dari serat protein alami, yang ditenun dan dijadikan kain. Sutra biasanya terbuat dari kepompong, yang dihasilkan oleh larva ulat sutra murbei, dan yang sudah diternak. Kain sutra memiliki tekstur yang sangat lembut. Walaupun lembut, namun kain sutra tidak licin.

Sutra juga dihasilkan dari serangga. Namun yang boleh digunakan sebagai bahan masker hanyalah sutra yang terbuat dari ulat. Kain sutra ini bisa digunakan sebagai masker, karena 54% bisa menangkal virus corona, masuk ke dalam tubuh.

Kain Linen

ilustrasi kain linen/pexels
ilustrasi kain linen/pexels

Kain linen merupakan kain yang terbuat dari serat tumbuhan linen. Kain linen biasanya digunakan untuk membuat baju dan campuran katun. Tekstur dari kain linen lembut, sehingga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan masker.

Kain linen bisa bertahan sampai puluhan tahun. Jika sering dicuci, kain linen akan semakin nyaman dipakai. Jika digunakan sebagai masker, kain linen bisa 62% menghalangi virus corona masuk ke dalam tubuh.

Syal

ilustrasi syal/pexels
ilustrasi syal/pexels

Syal atau shal diambil dari bahasa Persia, dan disebut pakaian sederhana. Syal terbuat dari bahan wol. Wol ini dibuat dari bulu-bulu domba. Jenis syal yang bagus adalah syal kasmir. Namun syal kasmir tergolong langka.

Syal bisa langsung digunakan sebagai masker, tanpa harus dijahit terlebih dahulu. Kalau dijadikan masker, syal bisa 49% menangkal virus corona.

Cara Pembuatan Masker

ilustrasi pembuatan masker/pexels
ilustrasi pembuatan masker/pexels

Untuk pembuatan masker kain sangatlah mudah, bahan yang harus digunakan adalah:

  • Kain
  • Benang, jarum
  • Mesin jahit jika punya
  • Gunting
  • Pita elastis

Cara membuatnya pun sangat mudah:

  1. Potong kain yang tidak mudah menyerap air sebagai lapisan pertama, dengan ukuran panjang 24cm dan lebar 22cm
  2. Potong kain untuk lapisan kedua, dengan ukuran 16cm dan lebar 22cm
  3. Jahit bagian bawah dan bagian atas, untuk menyambung kedua kain tersebut
  4. Kemudian jahit lipatan-lipatan masker seperti masker medis
  5. Lipat lebih dari satu sisi, jahit kain sehingga karet elastis berada di dalam lipatan
  6. Tarik kencang pada bagian karet elastis, dan jahit sisa lipatan.

Kalau Sahabat Fimela tidak memiliki mesin jahit, jahitlah secara manual dengan tangan, dan gunakan jarum dan benang.

Penggunaan Masker

ilustrasi penggunaan masker/pexels
ilustrasi penggunaan masker/pexels

Faktor kenyamanan sangatlah penting pada saat menggunakan masker. Maka pada saat membuat masker, ukuran masker bisa disesuaikan dengan bentuk wajah. Menurut para peneliti, kain katun dan syal sangat nyaman digunakan untuk pembuatan masker.

Bahan tersebut juga bisa membuat orang mudah bernapas, sehingga membuat orang lebih nyaman menggunakan masker. Penggunaan masker kain juga harus sering di ganti-ganti. Agar kain selalu bersih ketika dipakai. Setelah berpergian, cucilah masker menggunakan detergen. Dan kemudian keringkan.

Lanjutkan Membaca ↓
Smartfren Kapanlagi Live Bareng Mahen, Bagasran dan Adhitia Sofyan