Tanda-tanda Hubungan Jarak Jauh yang Bermasalah

Gayuh Tri Pinjungwati08 Apr 2020, 16:15 WIB
LDR

Fimela.com, Jakarta Apakah Sahabat Fimela memiliki sesuatu yang perlu dikhawatirkan? Orang-orang bertanya pada dirinya sendiri pertanyaan-pertanyaan seperti ini sepanjang waktu ketika mereka berpikir ada sesuatu yang tidak beres dalam hubungan mereka. Ketika dirimu dapat menghabiskan waktu tatap muka dengan pasangan secara teratur, lebih mudah untuk menindaklanjuti perasaan tenggelam itu dan mencari tahu apakah dirimu benar-benar harus khawatir atau jika dirimu salah membaca situasinya.

Tapi itu tidak mudah ketika dirimu berada dalam hubungan jarak jauh. Katika tidak memiliki kemewahan waktu bersama bergandengan tangan, berpelukan atau berbicara tanpa gangguan, keraguan dapat muncul dan menyebabkan stres, ketegangan dan masalah. Pikiran bagaimana dirimu bertindak ketika percaya bahwa ada sesuatu yang salah dengan hubunganmu.

Sebagian besar orang secara tidak sengaja menjauhkan cinta mereka ketika kekhawatiran tumbuh. Beberapa membuat keputusan sadar untuk menutup pasangan mereka, yakin bahwa dia akan segera putus. Dirimu tidak harus menderita melalui momen cemas yang lain. Sebaliknya, ketahui kapan ada sesuatu yang berpotensi salah dalam hubungan jarak jauh. Berikut ini tanda-tanda hubungan jarak jauh yang bermasalah.

Tidak Menetapkan Aturan dan Batasan

Kita semua punya “aturan’ unik yang mencerminkan harapan kita untuk apa yang kita inginkan dan bagaimana kita berpikir hal-hal yang seharusnya. Dalam suatu hubungan, triknya adalah untuk berkomunikasi tentang aturan secara terbuka, jujur dan tanpa penilaian. Jika dirimu dan pasangan sering membuat kesalahan satu sama lain karena memiliki aturan yang berbeda atau jika dirimu terjebak dan tidak dapat menyelesaikan konflik besar, ini bisa berarti masalah.

Ada Upaya yang Tidak Setara dari Kedua Belah Pihak

Bisa sangat menyedihkan untuk merasa seperti dirimu melakukan semua pekerjaan dalam hubunganmu. Dirimu yang selalu menelepon atau mengirim pesan. Kaulah yang melakukan perjalanan jauh untuk berkunjung. Kaulah yang menunggu di depan layar komputer untuk beberapa tanggapan. Ini mungkin hanya mencerminkan bahwa dirimu dan pasangan memiliki kebutuhan yang berbeda untuk seberapa sering dirimu berkomunikasi atau itu mungkin berarti pasanganmu tidak memiliki komitmen sama sepertimu.

Merasa Ada Kewajiban untuk Melakukan Sesuatu

Pasangan LDR Pasti Khatam Banget Sama Pelajaran Luar Biasa Ini
LDR memang sulit, tapi apa yang akan didapat membuatnya layak diperjuangkan. (Foto: unsplash.com)

Ketika berbicara atau berhubungan dengan pasanganmu terasa seperti tugas atau banyak pekerjaan, ini bisa menjadi pertanda buruk bagi hubunganmu. Ketika berbicara atau berhubungan dengan pasanganmu terasa seperti tugas atau banyak pekerjaan, ini bisa menjadi pertanda buruk bagi hubunganmu. Kapan pun dirimu bertindak berdasarkan kewajiban alih-alih keinginan dan kegembiraan, ada sesuatu yang tidak beres. Mulailah dengan pikiranmu sendiri dan koneksi. Ketika harus muncul di benakmu tentang pasangan, buatlah cadangan dan tanyakan pada diri sendiri apa yang sebenarnya ingin dirimu lakukan.

Kecemburuan Mendominasi Hubungan

Kecemburuan adalah pembunuh hubungan, terutama dalam hubungan jarak jauh. Jika percakapanmu berkisar pada interogasi, tuduhan atau kekhawatiran tentang memicu kecemburuan pada salah satu atau kalian berdua, dirimu pastinya memiliki masalah.

Menyimpan Rahasia dari Satu Sama Lain

Perhatikan saat pasanganmu mengelak atau tampaknya melewatkan detail penting. Ini bisa berarti dia menyimpan rahasia. Jika dirimu menyembunyikan rahasia. Jika dirimu meyembunyikan informasi karena dirimu takut mengecewakan atau mengecewakan kekasihmu, pikirkan dua kali. Terlepas dari alasan baik yang mungkin dirimu miliki untuk menyimpan rahasia, kebiasaan ini selalu melemahkan kepercayaan.

Semua Terlalu Serius dan Tidak Ada Ruang untuk Bersenang-senang

Jika itu semua pmbicaraan serius dan ketegangan ketika dirimu dan pasangan benar-benar bertemu (secara virtual atau langsung), itu bisa berarti bahwa hubunganmu telah salah arah. Cinta tidak seharusnya menjatuhkanmu dan membuatmu keluar. Tentu saja, setiap pasangan memiliki tantangan untuk disielaikan, tetapi hubungan yang sehat memiliki bagian yang adil dari cahaya dan momen menyenangkan.

Tanpa menyalahkan, sampai ke akar konflik atau kebiasaan yang tidak sehat. Bahkan, jika pasanganmu menolak untuk berbicara tentang apa yang menyebabkan masalah dalam hubunganmu, dirimu dapat mulai melakukan hal-hal yang berbeda yang dapat memiliki efek samping positif. Juga pastikan bahwa waktu yang dirimu habiskan bersama, baik itu mengirim pesan dan video call, terfokus dan mencakup banyak peluang untuk romansa dan kesenangan.

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓