8 Tips Melancarkan ASI Secara Alami

Kezia Prasetya Christvidya22 Apr 2020, 18:16 WIB
asi-kezo

Fimela.com, Jakarta Beberapa ibu menyusui terkadang mengalami masalah kelancaran ASI. Masalah ini bisa menganggu para ibu menyusui bayinya, dan bayi akan menjadi lapar.

ASI ibu yang tidak lancar bisa membuat seorang ibu sedih, dan kemudian akan membuat pikiran menjadi stres. Lalu memberikan susu formula kepada bayinya.

Susu formula sebaiknya jangan diberikan kepada bayi, tanpa saran dari dokter, karena bisa membuat sistem pencernaan bayi terganggu.

ASI yang kurang lancar biasanya disebabkan karena ibu sedang banyak pikiran, penggunaan pila tau suntik KB, dan sedang melakukan diet ketat.

Ternyata ada tips alami untuk membantu ibu melancarnya ASI, sehingga aman untuk bayi dan ibu. Yuk simak tips melancarkan ASI secara alami:

Menyusui Setiap 2 Hingga 3 Jam

ilustrasi ibu dan anak/shutterstock
ilustrasi ibu dan anak/shutterstock

Seorang bagi yang baru lahir, biasanya harus menyusui setiap 2 hingga jam, ketika ia terbangun dari tidurnya. Jika rutin melakukan menyusui setiap 2 hingga 3 jam, maka payudara akan memberikan perintah ke otak, dan produksi ASI akan dilakukan setiap jam.

Produksi ASI akan semakin lancar, ketika bayi terus menyusui ibunya. Jika tidak rutin menyusui maka produksi ASI akan menurun.

Melakukan Pompa Asi

ilustrasi pompa asi/shutterstock
ilustrasi pompa asi/shutterstock

Dijaman modern ini, memompa ASI sering dilakukan oleh para ibu, untuk membuat ASI menjadi lancar. Pompa ASI bisa dilakukan setiap ibu selesai menyusui, kemudian ASI yang keluar ditaruh pada tempat susu. Pompa ASI dilakukan untuk merangsang keluarnya ASI.

Bayi yang baru lahir tidak akan banyak menyedot susu ibu. Sehingga pompa ASI membantu mengosongkan susu pada payudara, agar payudara kembali memproduksi ASI yang baru.

Mengonsumsi Makanan yang Memperlancar ASI

ilustrasi makanan sehat/shutterstock
ilustrasi makanan sehat/shutterstock

Ibu yang sedang menyusui harus memperhatikan makanan yang dikonsumsi, salah satunya adalah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi, untuk membantu memperlancar produksi ASI. Biasanya ibu yang sedang menyusui dianjurkan untuk mengonsumsi wortel, bayam dan papaya, karena memiliki banyak kandungan vitamin dan mineral.

Untuk ibu yang sedang menyusui, sangat tidak dianjurkan melakukan diet ketat, meminum alkohol ataupun mengonsumsi suplemen-suplemen.

Istirahat yang Cukup

ilustrasi ibu istirahat/unsplash
ilustrasi ibu istirahat/unsplash

Bagi ibu yang baru saja melahirkan, atau yang memiliki banyak anak, tidak akan bisa menikmati tidur dengan tenang.

Seorang ibu harus selalu terjaga, ketika anak dan bayinya menangis ketika bangun tidur. Hal ini bisa membuat kualitas tidur ibu kurang bagus.

Jika seorang ibu mengalami kualitas tidur yang kurang baik, bisa membuat produksi ASI menjadi menurun. Bahkan pada kasus ibu yang terlalu capek bisa membuat ASI tidak keluar.

Lebih baik pada saat anak sedang tidur, ibu juga ikut istirahat dan tidur. Untuk menjaga kualitas produksi ASI.

Atur Posisi Bayi Pada Saat Menyusui

ilustrasi ibu menyusui/shutterstock
ilustrasi ibu menyusui/shutterstock

Gunakan posisi yang benar pada saat ibu sedang menyusui, agar mulut bayi pada saat menyusu, bisa membantu merangsang produksi ASI.

Posisi bayu yang salah saat menyusui, juga bisa membuat putting susu ibu menjadi lecet, dan mengakibatkan tidak lancarnya produksi ASI.

Pada saat bayi sedang menyusu, habiskan terlebih dahulu ASI yang ada di payudara kanan, kemudian setelah habis pindahkan ke bagian kiri.

Hindari Stres

ilustrasi stres/unsplash
ilustrasi stres/unsplash

Produksi ASI akan terhambat ketika seorang ibu sedang stres. Stres bisa membuat kurangnya hormon untuk memproduksi ASI. Untuk itu usahakan seorang ibu tidak boleh stres.

Ketika ibu mulai stres, segera mencari hiburan atau aktivitas, yang bisa membuat ibu lupa pada pikiran yang membuat stres.

Untuk menghindari stres, seorang ibu juga bisa berkonsultasi kepada ahli, agar kondisi stres ibu bisa segera sembuh.

Ibu yang sedang stres, biasanya membawa dampak kepada si bayi. Si bayi akan lebih sering menangis juga ketika ibunya stres.

Kontak Langsung dengan Bayi

ilustrasi mom and baby/unsplash
ilustrasi mom and baby/unsplash

Pada saat ibu menyusui, lebih baik melakukan kontak langsung dengan bayi, dengan cara menyentuhkan kulit bayi ke kulit ibu.

Bayi yang disusui bisa dalam keadaan telanjang, dan ditempelkan pada dada ibu. Cara ini bisa membantu merangsang produksi ASI.

Kedekatan ibu dan bayi, bisa memberikan sinyal ke otak, untuk meningkatkan dan memperlancar produksi ASI.

Rajin Minum Air Putih

ilustrasi air putih/shutterstock
ilustrasi air putih/shutterstock

Seorang ibu yang sedang menyusui, tidak boleh mengalami dehidrasi. Agar produksi susu lancar.

Ibu yang sedang menyusui, akan menguras tenaga yang sangat banyak, untuk memproduksi susu ibu.

Sehingga ibu harus mengonsumsi air putih, minimal 8 gelas sehari, untuk membantu memperlancar produksi ASI.

Lanjutkan Membaca ↓