Manfaat Kentang untuk Kesehatan dan Kecantikan

Kezia Prasetya Christvidya27 Apr 2020, 14:24 WIB
kentang-kezo

Fimela.com, Jakarta Kentang merupakan salah satu jenis sayuran yang biasa dikonsumsi saat diet. Kentang memiliki banyak sekali manfaat, dan sering dijadikan sebagai pengganti nasi. Kentang merupakan sumber karbohidrat tinggi, sama seperti nasi, dan memiliki rasa yang enak.

Nutrisi yang terkandung dalam kentang, memiliki peran yang penting bagi kesehatan tubuh, maupun bagi kecantikan kulit. Kentang memiliki kandungan vitamin A, vitamin B kompleks, vitamin C hingga asam folat. Jenis sayuran umbi-umbian ini memiliki senyawa solanin yang dikenal sebagai obat penenang, anti kejang, anti jamu dan pestisida.

Biasanya kentang dikonsumsi dengan cara direbus atau dipanggang. Karena jika kentang digoreng, akan memiliki kandungan lemak yang tidak baik untuk tubuh.

Kentang merupakan makanan yang bagus dikonsumsi saat diet. Berikut adalah manfaat kentang untuk tubuh sehat dan kulit cantik, yang sudah dirangkum dari berbagai sumber:

Menurunkan Berat Badan

ilustrasi kentang/unsplash
ilustrasi kentang/unsplash

Kentang sangat cocok dikonsumsi pada saat diet, karena kentang dapat membantu menurunkan berat badan seseorang, sebagai makanan pengganti nasi. Kentang mengandung vitamin, mineral dan zat-zat nutrisi baik, untuk menurunkan berat badan, termasuk untuk mencegah obesitas.

Kentang memiliki serat yang tinggi, dan berfungsi sebagai penahan lapar, sehingga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Untuk menurunkan berat badan, hindari mengolah kentang dengan menggunakan mentega, garam ataupun minyak goreng.

Menjaga Kesehatan Jantung

ilustrasi kentang untuk jantung/unsplash
ilustrasi kentang untuk jantung/unsplash

Kentang sangat bagus dikonsumsi, karena memiliki kandungan rendah kolesterol, sehingga sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung. Kandungan serat yang ada di dalam kentang, dapat membantu menurunkan kolesterol dalam darah, sehingga bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.

Kentang memiliki kandungan kalium. Kandungan kalium ini bisa membantu menurunkan risiko kematian, yang disebabkan karena serangan penyakit jantung.

Mengobati Diabetes

ilustrasi kentang untuk diabetes/unsplash
ilustrasi kentang untuk diabetes/unsplash

Kentang sangat bagus dikonsumsi penderita diabetes. Orang yang memiliki penyakit diabetes, disarankan dokter untuk mengganti nasi dengan kentang. Karena nasi mengandung banyak gula. Kalau mengonsumsi kentang dapat menurunkan penyakit diabetes atau mengontrol kadar gula darah, karena tidak memiliki kandungan gula.

Kentang memiliki kandungan pati, yang bisa membantu mengontrol gula darah, untuk menurunkan diabetes. Kentang rebus bisa disimpan di lemari es selama satu malam, dan konsumsi keesokan harinya dalam keadaan dingin, bagi orang yang memiliki sakit diabetes.

Kentang memiliki kandungan natrium rendah, untuk menjaga tekanan darah, dan kandungan kalium bisa membantu menjaga kondisi pembuluh darah.

Membantu Menghilangkan Mata Panda

ilustrasi mata panda/pixabay
ilustrasi mata panda/pixabay

Kentang bisa digunakan untuk membantu menghilangkan mata panda, yang disebabkan karena mata bengkak, dan penuaan dini. Kentang bisa digunakan sebagai masker mata. Dengan cara menggunakan kentang mentah, kupas dan potong menjadi potongan besar.

Bungkus kentang dengan kain atau sapu tangan, letakkan kentang di sekitar mata, diamkan sekitar 15 hingga 20 menit. Setelah itu bersihkan dengan air hangat. Gunakan masker setiap malam. Karena penggunaan masker secara rutin bisa menghilangkan mata panda. Masker kentang juga bisa dibuat jus, dan dioleskan pada bagian mata, gunakan juga secara rutin.

Membantu Mencegah Penuaan Dini

ilustrasi kentang mencegah penuaan dini/pixabay
ilustrasi kentang mencegah penuaan dini/pixabay

Kentang juga bisa bermanfaat untuk membantu menghilangkan keriput, yang merupakan tanda-tanda penuaan dini. Karena kentang memiliki kandungan antioksidan. Kandungan antioksidan yang ada dalam kentang, bisa membantu melawan radikal bebas, yang merupakan penyebab dari penuaan dini.

Kandungan antioksidan pada kentang, juga dapat mencegah kerusakan pada sel-sel kulit, akibat radikal bebas. Untuk membantu mencegah penuaan dini, Sahabat Fimela bisa mengonsumsi kentang, atau menjadikan kentang sebagai masker kulit.

Cara untuk membuat masker kentang sangatlah mudah. Haluskan kentang dan oleskan di kulit wajah. Biarkan masker mengering selama lima menit dan bilas hingga bersih.

Melembapkan Kulit Kering

ilustrasi kentang untuk melembapkan kulit/pixabay
ilustrasi kentang untuk melembapkan kulit/pixabay

Selain membantu mencegah penuaan dini, kentang juga bermanfaat untuk melembapkan kulit kering, agar kulit lebih lembut dan kenyal. Untuk membantu melembapkan kulit kering, gunakanlah kentang sebagai masker wajah. Dan lakukan secara rutin.

Cara membuat masker kentang adalah parut beberapa kentang dan tambahkan madu. Kemudian oleskan masker kentang pada wajah Anda, dan diamkan selama 20 menit lalu bersihkan. Masker kentang bisa memberikan nutrisi, dan mampu melembapkan kulit kering, agar lebih halus dan lembut.

Kentang juga dapat dijadikan sebagai penyegar kulit wajah yang alami. Caranya adalah dengan mencampurkan kentang parut dengan air, lalu peras untuk mendapatkan ekstrak dari air kentang.

Oleskan penyegar dari kentang ke seluruh wajah dengan kapas, diamkan selama beberapa menit sebelum menggunakan pelembap wajah. Kemudian simpan penyegar dalam botol bersih.

Membantu Mencerahkan Kulit

ilustrasi kentang mencerahkan kulit/pixabay
ilustrasi kentang mencerahkan kulit/pixabay

Kentang juga memiliki manfaat untuk membantu mencerahkan kulit. Kentang memiliki kandungan enzim katekolase, yang bisa membantu mencerahkan kulit. Kentang bisa membantu menghilangkan bintik-bintik gelap, bekas jerawat, dan noda kusam di kulit wajah.

Kandungan enzim katekolase sering digunakan sebagai pencerah kulit alami. Mengonsumsi kentang secara teratur dan juga menjadikannya masker, bisa membantu mencerahkan kulit yang terbakar sinar matahari.

Kentang juga mengandung antioksidan, yang bisa melindungi sel-sel kulit, dari radiasi sinar ultraviolet matahari.

Lanjutkan Membaca ↓