Yakin Saja Selalu Ada Anugerah Indah sebagai Buah dari Kesabaran

Endah Wijayanti26 Mei 2020, 13:45 WIB
pola asuh ibu

Fimela.com, Jakarta Punya kisah atau kesan tak terlupakan terkait bulan Ramadan? Atau mungkin punya harapan khusus di bulan Ramadan? Bulan Ramadan memang bulan yang istimewa. Masing-masing dari kita pun punya kisah atau pengalaman tak terlupakan yang berkaitan dengan bulan ini. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam My Ramadan Story: Berbagi Kisah di Bulan yang Suci ini.

***

Oleh: Indah Praditha

Tak pernah surut niatku untuk selau berserah kepada Tuhan sebagai Sang Pencipta juga Pemilik Semesta ini. Satu setengah tahun ibunda tercinta berjuang di tengah ganasnya kanker yang diidap olehnya.

Kanker serviks, begitulah diagnosa dokter terhadap ibu. Ada begitu banyak bayangan-bayangan gelap akan masa depan yang seketika melumpuhkan cita-cita ibu akibat sakit dan serangkaian perawatan yang harus dijalaninya. Menangis, mengamuk, emosi labil, semua dilampiaskannya kepadaku. Betapa ia harus merintih kesakitan dan mencoba berpaling dari rasa keputusasaan.

Awal tahun 2019 aku sempat bermimpi bahwa ibu mengidap Kanker. Namun kuyakini bahwa itu hanya bunga tidur. Kuperingati dirinya agar segera memeriksakan diri ke dokter akan sakitnya yang sudah lama dibiarkan. Benar adanya, bahwa mimpi tersebut ternyata memberiku peringatan akan apa yang terjadi ke depannya. Tepat di bulan Ramadan 2019, sudah 5 bulan beliau berjuang menyaksikan betapa ngerinya suasana yang mencekam itu.

Karena keterbatasan metode pengobatan di daerahku, maka keluarga ibu membawanya ke Surabaya dan aku pun ikut menemaninya. Aku berusaha ikhlas, tekun, sabar menghadapi apa yang Tuhan titipkan padaku dan ibu. Tak pernah sedikit pun niatku surut untuk bersyukur juga memanjatkan doa akan hari-hari yang mampu kami lewati. Kesehatan yang masih menyertaiku, rezeki, dukungan, dan juga keberanian yang menyertai ibuku di situasi tersulitnya.

Ibu Sembuh

pelukan ibu menenangkan
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/reviewofficial

Air mata tak pernah berhenti mengalir, seolah dunia ini akan segera berakhir dan perjalan ibu semakin dekat kepada Sang Pencipta. Tiap saat aku selalu mengingatkan beliau bahwa segalanya hanyalah titipan. Kehidupan yang indah dan gemerlap ini tidaklah abadi juga tidak akan dimiliki siapa pun ciptaannya di dunia.

Awal tahun 2020 pun menyambut, segenap harapan dalam benakku agar ke depannya segala kesulitan dan keterpurukkan ini berakhir. Kulihat raut wajah dan semangatnya mulai pulih, namun Tuhan berkehendak lain. Kondisinya pun memburuk. Tidak ada yang dapat menggambarkan betapa hancurnya hatiku saat itu. Kuhadapi segalanya dengan lapang dada dan berserah.

Bulan Ramadan di tahun 2020 akan menjadi pengingatku pada Kuasa Tuhan yang tak akan pernah lekang oleh waktu. Suatu mukjizat buah dari kesabaran nyata kusaksikan karena ibu dinyatakan sembuh dari sakit yang dideritanya oleh dokter. Kami kembali ke dalam pelukan keluarga hingga ibu pun dapat beraktivitas sesuai dengan yang dicita-citakan olehnya.

Tak mungkin dapat terlukis besar rasa cinta dan syukurku akan kebesaran-Nya. Ia sisihkan semua aral melintang di hadapan kami. Pesanku kepada para pejuang di luar sana bagaimanap un keadaan kalian saat ini, percayalah kekuatan Tuhan sebagai Sang Pemilik Alam Semesta.

Tuhan selalu memberi kemudahan di setiap kecemasan, rasa takut, dan keterpurukan. Dengan keikhlasan, ketulusan serta doa yang tekun kita panjatkan ke hadapan-Nya maka tak hanya kekuatan melalui segala jalan, namun anugerah-Nya yang terbaik pun akan ditunjukkan jika kita percaya.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓