Penelitian Menemukan, Ini Hal Paling Menyakitkan Bagi Perempuan saat Pasangannya Selingkuh

Febi Anindya Kirana27 Mei 2020, 15:16 WIB
Diperbarui 27 Mei 2020, 15:16 WIB
jatuh cinta

Fimela.com, Jakarta Kira-kira bagaimana reaksimu saat mengetahui suami selingkuh? Marah, kesal, sedih atau yang lainnya? Pengkhianatan memang menyakitkan, tapi manakah yang paling menyakitkan? Pengkhianatan fisik atau emosional? Nyatanya rasa marah terhadap selingkuh juga memiliki kadar tersendiri dalam pikiran setiap orang.

Sebuah penelitian menemukan bahwa hal yang paling menyakitkan saat pasangan selingkuh bisa dibedakan berdasarkan jenis kelamin.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Personality and Individual Differences menemukan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki rasa cemburu yang berbeda ketika mengetahui pasangannya selingkuh. Perempuan cenderung menanyakan apakah suaminya jatuh cinta pada perempuan yang diajak selingkuh, sedangkan pria lebih sering menanyakan apakah istrinya sudah melakukan hubungan seksual dengan pria yang diajak selingkuh.

Hal paling menyakitkan saat selingkuh bagi perempuan

menikah
ilustrasi hubungan cinta/copyright Unsplash/Petr Ovralov

Penelitian yang dilakukan psikolog Barry Kuhle dari University of Scranton ini mencoba mencari aspek perselingkuhan apa yang paling menyakitkan bagi laki-laki dan perempuan. Hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 57% pria dan 29% perempuan bertanya tentang seks, seperti "Apakah kamu berhubungan seks dengannya?" atau "Apakah dia lebih baik dariku di tempat tidur?". Sedangkan 71% perempuan dan 43% pria bertanya apakah pasangannya jatuh cinta pada selingkuhannya.

Dengan kata lain, perempuan cenderung terluka dengan pengkhianatan emosional dibandingkan pengkhianatan fisik. Perempuan merasa lebih hancur ketika mengetahui suaminya jatuh cinta pada perempuan lain dibandingkan mengetahui suaminya berhubungan seksual dengan perempuan tersebut.

Ternyata lebih banyak perempuan merasa cinta lebih penting dari sekedar hubungan fisik. Mereka lebih tersakiti karena cinta suaminya tak lagi untuknya, sedangkan pria merasa gagal menjadi pasangan ketika tidak bisa memuaskan istrinya dalam urusan seksual.

Benarkah fakta selingkuh itu menurutmu Sahabat Fimela? Coba pikirkan.

#ChangeMaker with Fimela

Lanjutkan Membaca ↓