5 Hal yang Perlu Dilepaskan untuk Menjadi Perempuan Bahagia

Endah Wijayanti28 Mei 2020, 13:15 WIB
agar lebih bahagia

Fimela.com, Jakarta Kalau membahas cara untuk bisa menjadi perempuan yang lebih bahagia, ada banyak cara yang bisa dipilih. Ada hal-hal yang perlu kita lakukan dan prioritaskan untuk bisa lebih bahagia. Di sisi lain, ada juga hal-hal yang perlu kita lepaskan atau relakan untuk bisa bahagia.

Kini coba saatnya untuk melepaskan hal-hal yang tak berguna dalam hidup. Hal-hal yang menjadi penghalang kebahagiaanmu. Dengan melepaskan penghalang-penghalang ini, hidup pun bisa jadi jauh lebih bahagia.

1. Kecenderungan Menghakimi

Baik menghakimi orang lain maupun menghakimi diri sendiri. Melansir psychologytoday.com, Roland Alexander, Ph.D., menyebutkan bahwa sifat menghakimi diri sendiri yang negatif mencegah kita mencapai potensi terbaik kita dan malah hanya akan menghancurkan kita. Berhenti terlalu fokus pada kekurangan diri, optimalkan saja kelebihan yang kita punya. Selain itu, tak perlu menghakimi kehidupan orang juga. Menghakimi orang lain hanya akan membuat hidup kita sendiri makin negatif dan membuat kita sulit bahagia.

2. Penyesalan dan Rasa Bersalah

Kita semua pernah melakukan kesalahan. Begitulah kehidupan yang kita jalani. Kita pernah menyesali sesuatu. Bahkan mungkin masih dihantui rasa bersalah akan sesuatu yang kita lakukan di masa lalu. Jangan sampai hal itu menjadi pencegah atau penghalangmu untuk bahagia. Maafkan diri sendiri. Lepaskan rasa bersalah dan penyesalan itu. Supaya bisa punya kekuatan dan energi lebih banyak untuk membangun hidup yang lebih baik lagi ke depannya.

3. Rasa Iri atau Cemburu

zodiak mingguan
ilustrasi./Photo by Conner Ching on Unsplash

Iri atau cemburu pada kebahagiaan dan kesuksesan orang lain bisa membuat kita tidak bahagia. Tak perlu berlebihan membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Sebab setiap orang punya jalan cerita dan kehidupan yang berbeda dari kita. Jadi, lebih baik kita fokus pada memperbaiki diri kita untuk mencapai versi diri kita yang lebih baik dari waktu ke waktu.

4. Pemikiran bahwa Dunia Selalu Hitam dan Putih

Pikiran yang terlalu ekstrem ini bisa membuat kita sulit bahagia. Selalu berpikir bahwa dunia ini hanya terdiri dari hitam dan putih hanya akan menjadi beban tersendiri. Tak ada yang tampak sama dari sudut pandang orang lain. Selalu ada kemungkinan-kemungkinan yang dapat terjadi di dunia ini. Selalu ada harapan baru meski baru mengalami serangkaian kegagalan.

5. Obsesi untuk Mengontrol Segala Sesuatu

Obsesi untuk mengontrol segala sesuatu bisa meningkatkan kadar stres kita. Kita tak bisa mengontrol semua orang. Tak semua keadaan dan situasi bisa kita kontrol sesuai dengan keinginan kita. Maka, lepaskan obsesi ini supaya hidup bisa lebih tenang. Lebih baik fokus pada hal-hal yang memang masih bisa kita kendalikan dan tidak terlalu memaksakan diri mengatur hal-hal yang di luar batas kemampuan kita.

Semoga kita bisa menemukan kebahagiaan yang baru dengan melepaskan hal-hal negatif dari dalam diri kita, ya. Tetap semangat, Sahabat Fimela!

 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓