Seuntai Kisah Ramadan dalam Badai Pandemi

Endah Wijayanti30 Mei 2020, 08:15 WIB
luka pudar

Fimela.com, Jakarta Punya kisah atau kesan tak terlupakan terkait bulan Ramadan? Atau mungkin punya harapan khusus di bulan Ramadan? Bulan Ramadan memang bulan yang istimewa. Masing-masing dari kita pun punya kisah atau pengalaman tak terlupakan yang berkaitan dengan bulan ini. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam My Ramadan Story: Berbagi Kisah di Bulan yang Suci ini.

***

Oleh: Nur Anah

Bulan Ramadan memang selalu dinantikan kehadirannya. Bukan hanya karena merupakan bulan istimewa di mana terdapat kewajiban berpuasa bagi orang beriman serta bulan ketika Al Quran diturunkan namun juga karena berlimpahnya pahala dari segala amal kebaikan yang dilakukan. Apalagi bulan Ramadan kali ini terasa sangat berbeda karena tengah terjadi pandemi.

Tak dapat dipungkiri, menjaga jarak sosial sebagai salah satu upaya memutus mata rantai Covid-19 turut memberi dampak terhadap menurunnya pendapatan para pekerja sektor informal seperti halnya pengemudi bajaj, tukang sol sepatu hingga pemulung yang jumlahnya tak sedikit di kota ini. Padahal pada umumnya mereka tinggal mengontrak di Jakarta dan masih harus menafkahi keluarga yang berada di kampung halaman. Tentu saja hal ini semakin menambah berat beban mereka. Oleh sebab itu, saya memutuskan untuk membuat beberapa paket nasi berbuka puasa untuk dibagikan kepada mereka yang biasa mangkal dan saya temui di jalan utama tak jauh dari tempat saya tinggal. Meski tak signifikan namun setidaknya mampu mengurangi sedikit beban mereka.

Indahnya Berbagi

kisah my forgiveness matters 8
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com

Betapa terharunya, saat melihat mereka tersenyum bahkan meneteskan air mata bahagia sambil tak hentinya mengucapkan terima kasih kala diberikan paket nasi dan minum untuk berbuka puasa. Seakan mereka menemukan mata air di tengah gersangnya padang pasir.

Ramadan memang hanya datang sekali dalam setahun namun keberkahannya mampu mencipta berjuta kebaikan. Sungguh, Ramadan ini memang berbeda, begitu sarat akan makna yang memperkaya khasanah cerita kehidupan sebagai pengalaman dan kelak menjadi kenangan. Sejatinya kita pasti mampu melewati badai pandemi ini jika setiap kita mampu melihat dengan hati.

 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓