10 Cara Mudah Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Anisha Saktian Putri03 Jun 2020, 18:30 WIB
Membawa kantung belanja sendiri saat belanja/unsplash Priscilla

Fimela.com, Jakarta Tumpukan sampah yang tidak terurai, peningkatan CO2, polusi udara yang akan berujung pada musibah di bumi. Tentu akan berdampak pada manusia.

Oleh karennya, bumi yang menjadi tempat tinggal kita harus selalu dijaga dengan menerapkan gaya hidup ramah lingkungan, apalagi saat ini bumi sudah semakin tua.

Lalu bagaimana cara kita menjalankan gaya hidup ramah lingkungan? Berikut ulasannya dilansir dari conserve-energy-future.

1. 3 R

Melakukan 3 R (Reuse Reduce Recycle) dapat mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan, mengurangi apa yang diproduksi dan apa yang dikonsumsi. Gunakan kembali item yang masih bisa digunakan dengan tujuan yang berbeda. Daur ulang kaleng, plastik, kertas kaca.

2. Menghemat air dan listrik

Dibutuhkan energi untuk menghasilkan air dan listrik. Untuk itu kita dapat menghematnya dengan gunakan lampu atau peralatan elektronik secukupnya, membeli gadget hemat energi dapat mengurangi konsumsi energi harianmu.

3. Menanam banyak pohon

Manfaat pohon dalam kehidupan ialah memberi kita oksigen, menciptakan kayu, mencegah erosi tanah, mengendalikan banjir, hingga menyediakan perlindungan bagi satwa liar. Maka tak ada salahnya untuk menanam pohon lebih banyak untuk membuat bumi bersih dan ramah lingkungan.

4. Lindungi sumber air lokal

Mengajarkan Anak Cinta Lingkungan sejak Dini (Dmytro Zinkevych/Shutterstock)
Mengajarkan Anak Cinta Lingkungan sejak Dini (Dmytro Zinkevych/Shutterstock)

Bahan limbah berbahaya seperti cat, minyak, amonia dan larutan kimia kuat lainnya tidak boleh dibuang di tanah karena akan meresap ke dalam air tanah. Bergabunglah dengan kelompok konservasi air setempat dan memerangi pencemaran air yang membuang limbah industri mereka ke sungai.

5. Berkendara Lebih Sedikit, Berjalan Lebih Banyak

Cara yang sederhana namun lebih efektif untuk menjalani kehidupan ramah lingkungan adalah dengan menggunakan transportasi umum untuk kebutuhan perjalanan sehari-hari. Dan jika dekat, tak ada salahnya untuk berjalan kaki, bukan hanya baik untuk bumi namun jalan kaki juga baik untuk tubuhmu.

6. Beli Produk Hemat Energi

Produk hemat energi dengan peringkat energi mulai 5 mengonsumsi lebih sedikit energi dan terbukti ramah lingkungan. Misalnya, umbi CFL mengkonsumsi energi 40% lebih sedikit dan bertahan 10 kali lebih lama dari umbi tradisional.

7. Membeli produk lokal

Membeli produk yang beli dari rumah, maka semakin sedikit meninggalkan jejak karbon.

8. Beli Produk Daur Ulang

Selalu perhatikan simbol daur ulang ketika mengunjungi toko untuk membeli barang untuk rumah. Itu akan membuat bertanggung jawab terhadap lingkungan dan ramah lingkungan. Juga, cobalah untuk membawa tas belanjaan dengan untuk menghindari membeli barang-barang dalam kantong plastik yang nantinya akan berakhir di tempat pembuangan sampah.

9. Jangan buang makanan dan kurangi makan daging

Ketika makanan dan bahan makanan yang dibuang membusuk, tentu saja kian meningkatkan kadar Co2 di udara. PBB menyatakan Sektor peternakan menyumbang 9% CO2, namun menghasilkan gas rumah kaca yang jauh lebih besar yaitu 65% kadar nitrat oksida yang meningkatkan CO2. Alhasil potensi pemanasan global sebanyak 296 kali.

Tidak perlu menjadi vegetarian atau vegan 100%, kurangi saja konsumsi daging 2-3 kali seminggu.

10. Tidak menggunakan sedotan plastik dan membawa kantung belanja

Sedotan plastik berkontribusi menjadi sampah yang sulit terurai. Maka sebaiknya gunakan sedotan besi atau kayu yang dapat digunakan berkali-kali. Dan saat berbelanja ada baiknya kita membawa totebag untuk menyimpan barang belanjaan agar kita dapat mengurangi pengunaan plastik.

 

 

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓