Tanda dan Gejala dari Depresi Tingkat Tinggi

Annissa Wulan03 Jul 2020, 20:00 WIB
Ilustrasi stres

Fimela.com, Jakarta Jarang ada diagnosis satu ukuran untuk semua jenis penyakit mental, termasuk depresi. Depresi bermanifestasi secara berbeda dari orang ke orang.

Penting diketahui bahwa terkadang tanda dari depresi hanya berupa suasana hati yang buruk. Suasana hati yang buruk bisa disebabkan oleh faktor eksternal, seperti kualitas tidur yang buruk, kekurangan vitamin D, alergi, diet yang buruk, atau PMS.

Namun, di lain waktu, kamu bisa merasa sangat produktif dan senang. Tanda-tanda ini bisa mengindikasikan depresi tingkat tinggi atau dikenal sebagai gangguan depresi persisten, seperti dilansir dari purewow.com.

Mengenali tanda depresi tingkat tinggi

stres pekerjaan
ilustrasi perempuan bekerja/copyright By TORWAISTUDIO (Shutterstock)

Banyak orang dengan gangguan depresi tingkat tinggi justru memiliki kehidupan sosial, karier, dan keluarga yang sukses. Namun, secara internal, mereka membutuhkan usaha keras untuk mempertahankan segala jenis hubungan dan peran mereka.

The American Psychiatric Association mencantumkan perubahan dalam kebiasaan tidur dan makan, kurangnya motivasi, perasaan hampa secara umum, harga diri yang rendah, dan keraguan yang terjadi dalam periode yang lama bisa menjadi tanda-tanda lain dari gangguan depresi tingkat tinggi. Sayangnya, banyak dari penderita tidak menyadari mereka sedang mengalami depresi tingkat tinggi hingga harus mencari bantuan.

Jika kamu merasakan gejala yang sama, sebaiknya segera hubungi profesional kesehatan mental. Kamu tidak sendirian dan jangan takut merasa rentan.

Saksikan video menarik setelah ini

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓