5 Hal yang Tak Perlu Dikorbankan demi Cinta sebab Hidupmu Juga Berharga

Endah Wijayanti06 Jul 2020, 16:35 WIB
pernikahan dan pengorbanan

Fimela.com, Jakarta Kata orang, cinta butuh pembuktian. Pembuktian diperlihatkan melalui banyak hal, salah satunya adalah pengorbanan. Namun, tidak semua aspek dalam hidup kita harus dikorbankan atas nama cinta.

Memiliki pasangan tak semestinya membuat hidup kita jadi lebih buruk. Idealnya memang seperti dan itulah yang sebenarnya kita butuhkan dalam hidup. Kita perlu pasangan untuk bisa mengarungi hidup bersama yang lebih baik, bukan malah membuat segalanya jadi lebih buruk. Ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan baik-baik sebelum melepasnya demi cinta atau demi pasangan.

1. Impian-Impian

Jangan buru-buru mengorbankan impianmu hanya karena pasanganmu memintamu  untuk melepasnya. Impian ini bisa mencakup soal pendidikan, karier, atau pencapaian-pencapaian diri. Tentu saja bila sudah menikah akan ada penyesuaian dan pengaturan prioritas. Namun, jika masih sebatas hubungan saling mengenal tapi pasanganmu sudah melarangmu melakukan banyak hal yang sebenarnya penting untukmu, maka pikir ulang apakah hubungan itu layak untuk dipertahankan.

2. Harga Diri (Self-Respect)

Mengutip laman inspiringtips.com, kehilangan harga diri akan membuat pasangan tidak menghargaimu. Beberapa bentuk sikap tidak menghargai dalam h ubungan bisa meliputi perselingkuhan dan kekerasan. Jangan korbankan harga dirimu demi pasangan. Bagaimana pun kamu tetap punya hak untuk diperlakukan dengan baik, baik secara emosi, fisik, maupun spiritual.

3. Kebebasan

dehidrasi
ilustrasi./copyright Shutterstock

Kebebasan yang dimaksud di sini adalah waktu untuk bisa tetap mengatur prioritas-prioritas penting dalam hidup. Kebebasan untuk tetap memiliki ruang pribadi. Saat menjalin sebuah hubungan, bukan berarti kita menyerahkan seluruh dunia kita kepada pasangan. Ada hal-hal yang tetap menjadi "wewenang" kita, seperti memiliki waktu untuk bisa istirahat pada waktu-waktu tertentu.

4. Kesehatan

Jangan korbankan kesehatanmu atas nama cinta. Misalnya, hanya karena pasanganmu terlalu posesif dan melarangmu berolahraga rutin ke gym, kamu menurutinya begitu saja. Kamu tetap punya hak untuk menjaga kesehata dan memperbaiki kualitas hidupmu. Jika pasanganmu benar-benar mencintaimu, maka semestinya dia mendukung upayamu untuk menjaga kesehatan.

5. Keluarga

Sungguh tak bijak harus mengorbankan keluarga demi cinta. Salah satu tanda hubungan yang kamu jalani adalah hubungan yang positif adalah hubungan itu tidak menjauhkanmu dari ikatan keluarga. Apabila demi seseorang kamu malah melukai anggota keluargamu, coba pertimbangkan lagi seberapa layak seseorang itu perlu dipertahankan.

Tentu saja kondisi dan situasi yang dihadapi setiap orang berbeda satu sama lain. Masing-masing dari kita pasti punya sudut pandang dan pendapat sendiri terkait cinta dan pengorbanan. Semoga hubungan yang sedang kita jalani sekarang pun bisa memberi kebaikan dan kebahagiaan dalam hidup.

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓