5 Tanda Cemburu yang Berlebihan dan Justru Bisa Saling Melukai Perasaan

Endah Wijayanti07 Jul 2020, 10:03 WIB
tanda pasangan berselingkuh

Fimela.com, Jakarta Cemburu bisa menjadi tanda cinta. Ya, asalkan tidak sampai berlebihan. Rasa cemburu seringkali muncul karena kita takut kehilangan pasangan kita. Tapi jika rasa cemburu berlebihan, pada akhirnya malah akan saling menyakiti perasaan.

Cemburu yang berlebihan bisa membuat hubungan berisiko putus di tengah jalan. Bahkan bisa berujung saling benci terhadap pasangan yang sebelumnya sangat kita cinta. Bila muncul tanda-tanda seperti ini dalam hubungan, maka penting untuk mengevaluasi lagi hubungan. Cemburu berlebihan jelas sangat tidak sehat dalam hubungan.

1. Sering Menuduh Ada Perselingkuhan

Pastinya semua orang ingin memiliki pasangan yang setia. Namun, jika terus merasa curiga dan menuduh ada perselingkuhan tanpa dasar yang jelas, maka siapa saja pasti akan merasa tidak nyaman. Misalnya, ketika kamu selalu dituduh selingkuh oleh pasangan tanpa alasan yang jelas, kamu pasti akan merasa tidak nyaman. Kamu merasa tidak dihargai dan tidak dipercayai, sehingga pada akhirnya tidak ada keinginan untuk mempertahankan hubungan.

2. Selalu Curiga saat Berjauhan

Zaman sekarang kemajuan teknologi dan komunikasi memudahkan siapa saja untuk bisa tetap merasa dekat meski sedang berjauhan. Tapi bila setiap kali berjauhan selalu saling curiga sampai menanyakan hal-hal yang tidak masuk akal, maka rasanya hubungan perlu dievaluasi lagi. Terlalu curiga saat sedang berjauhan bisa menjadi tanda cemburu berlebihan yang tidak sehat.

3. Orang-Orang Terdekat Juga Diganggu

pasangan selingkuh
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/oliveerhc

Sebagai contoh, ketika kamu tidak sempat membalas pesan atau mengangkat teleponnya karena kesibukan, pasanganmu langsung menghubungi orang-orang terdekatmu. Entah itu sahabatmu, saudaramu, atau bahkan orangtuamu. Orang-orang terdekatmu dilibatkan dan ikut merasa terganggu karena sikap cemburunya yang tidak sehat. 

4. Selalu Menginterogasi untuk Hal-Hal yang Tidak Relevan

"Sama siapa saja kemarin?" "Ada orang-orang yang aku kenal nggak waktu kamu pergi?" "Apa ada yang menggodamu di acara kemarin?" "Itu siapa yang nulis komentar di media sosialmu? Mantan? Atau teman tapi mesra?" Saat pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan tidak masuk akal dan terkesan tidak relevan, maka cemburu berlebihan bisa berujung melunturkan rasa percaya.

5. Terlalu Membatasi Aktivitas

Menjalin sebuah hubungan bukan berarti hidup terpenjara. Jika semua aktivitas dibatasi untuk hal-hal yang tidak masuk akal, penting untuk kembali mengatur ulang prioritas dalam hubungan. Terlalu posesif menjadi salah satu indikator cemburu yang berlebihan dan ini tidak sehat dalam sebuah hubungan.

Jadi, apakah ada tanda-tanda cemburu berlebihan dalam hubungan? Apa pun masalah yang muncul dalam sebuah hubungan, pastikan untuk selalu dibicarakan dan dikomunikasikan dengan terbuka, ya. 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓