Keluarga Selalu Bisa Memaafkan dan Memberi Cinta

Endah Wijayanti10 Jul 2020, 09:20 WIB
ibu yang dipanggil emak

Fimela.com, Jakarta Setiap keluarga memiliki banyak kisah dan makna tersendiri. Baik kisah bahagia maupun kisah yang berurai air mata. Kisah tentang orangtua, saudara, atau kerabat dalam keluarga. Ada makna dan pelajaran yang bisa dipetik dari setiap kisah yang kita miliki dalam keluarga. Melalui Lomba My Family Story ini Sahabat Fimela bisa berbagai kisah tentang keluarga.

***

Oleh: Ann Muthmainnah

Seringkali dunia lebih melihat satu kesalahan daripada seribu kebaikan. Sekali saja seseorang berbuat salah, habislah ia. Orang-orang menghina, mengucilkan dan mengingat kesalahannya. Berbeda dengan seribu kebaikan, yang jika pun ada yang memuji dan menyanjung hanya untuk beberapa saat, lalu dilupakan.

Setiap orang pasti pernah berbuat salah. Seperti aku yang pernah salah dalam melangkah. Lalu aku menjadi takut pada orang-orang dan mulai membenci kehidupan. Maka rumah adalah benteng kokoh tempatku bersembunyi dari ketakutan itu. Aku mulai introspeksi diri dan perlahan mulai bangkit karena mereka yang selalu ada: keluarga.

Setiap orang pasti pernah berbuat salah. Seperti adikku pernah salah dalam memahami makna keluarga. Hingga ia hanyut dalam fantasi kesenangan hidup di luar rumah. Namun keluarga selalu memaafkannya, berupaya sekuat tenaga menyelamatkannya, mengeluarkannya dari kesalah pahaman itu. Hingga kini ia bisa dengan bahagia berada dan berkumpul kembali dengan keluarga.

Keluarga Selalu Menerima Kita Apa Adanya

sekolah menjadi ibu
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/SrsPvl

Setiap orang pasti pernah berbuat salah. Seperti adikku yang lainnya yang salah dalam hal etika terhadap keluarga. Sehingga hubungan dalam keluarga menjadi kurang harmonis. Ada pertengkaran dan ada yang tersakiti. Namun sekali lagi, selalu ada maaf dalam keluarga meskipun tanpa diminta. Hingga akhirnya kesalahan itu sedikit demi sedikit diperbaiki demi harmonisnya hubungan sebuah: keluarga.

Setiap orang pasti pernah berbuat salah. Seperti ayahku yang pernah salah dan hampir memporakporandakan hubungan keluarga ini. Seluruh anggota keluarga bahkan hampir membencinya. Menganggapnya telah mengkhianati ikatan cinta keluarga. Namun, seiring berjalannya waktu, kejujuran menampakkan jati dirinya. Tak ada satu pun anggota keluarga yang benar-benar membencinya. Akhirnya keluarga saling memaafkan dan mendukung untuk memperbaiki kesalahan ini agar kemudian bisa bangkit. Semua ini butuh pengorbanan besar demi terwujudnya kembali hubungan keluarga.

My family is my real home. Keluarga adalah tempat pulang. Baik pulang karena lelah, rindu atau karena tak ada lagi tempat yang bisa dituju. Keluarga selalu ada, bukan hanya saat suka namun juga saat duka. Keluarga selalu bisa menerima kesalahan dan kekurangan. Keluarga selalu bisa memaafkan dan memberikan cinta. Keluarga adalah harta yang paling berharga. 

#ChangeMaker

Lanjutkan Membaca ↓