5 Perbedaan dari Menjadi Sibuk dan Produktif yang Perlu Kamu Tahu

Imelda Rahma14 Jul 2020, 16:35 WIB
Produktif

Fimela.com, Jakarta Seringkali orang menyamakan istilah sibuk dengan produktif, padahal sebenarnya kedua hal tersebut berbeda. Sibuk belum tentu produktif dan produktif tidak harus sibuk. Ada perbedaan-perbedaan yang jelas terlihat terutama jika menyangkut prioritas.

Orang yang produktif memiliki skala prioritas sehingga hal-hal penting dapat terurus dengan baik tanpa harus sibuk. Sedangkan orang sibuk akan menerima semuanya lalu bisa merasa bosan dan terbebani dengan semua aktivitas yang ia jalani.

Semakin dewasa pasti ada banyak hal yang harus kamu urus sendiri karena sudah menjadi tanggungjawab barumu. Untuk itu, kamu perlu bijak dalam mengatur waktu serta pekerjaan atau aktivitas apa saja dalam satu hari yang perlu kamu kerjakan. Jangan dibabat habis semuanya karena nanti kamu akan kelelahan bahkan jatuh sakit.

Nah, buat kamu yang masih bingung dengan istilah sibuk dan produktif atau ingin membiasakan diri menjadi orang yang produktif bisa melihat konsep perbedaannya. Fimela.com kali ini akan membagikan informasi 5 perbedaan dari menjadi sibuk dan produktif yang perlu kamu tahu. Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Orang Produktif Tahu Batas Limitnya, Orang Sibuk Akan Mengiyakan Semuanya

Orang Produktif Tahu Batas Limitnya, Orang Sibuk Akan Mengiyakan Semuanya
Ilustrasi Orang Produktif Credit: pexels.com/pixabay

Pertama, perbedaan antara orang produktif dan sibuk terlihat dari ketegasannya dalam memahami diri dan menolak sesuatu. Orang yang produktif tahu batas limitnya sampai dimana sehingga ia tidak akan menerima suatu pekerjaan yang sekiranya tidak sanggup ia kerjakan. Biasanya mereka lebih memilih untuk menolaknya dengan memberikan alasan yang logis.

Sementara itu, orang sibuk justru merasa mampu untuk mengendalikan semuanya sehingga ia akan menerima semua pekerjaan lalu tanpa sadar ia sedang membebani dirinya sendiri. Hal terburuk yang bisa terjadi ketika semua pekerjaan kamu lahap ialah kondisi fisik yang lelah hingga mudah terserang penyakit. Maka dari itu, jangan segan untuk menolak sesuatu yang memberatkanmu daripada hasilnya tidak maksimal dan mengecewakan.

Orang Produktif Sangat Berhati-hati, Orang Sibuk Biasanya Ceroboh

Orang Produktif Sangat Berhati-hati, Orang Sibuk Biasanya Ceroboh
Ilustrasi Orang Produktif Credit: pexels.com/pixabay

Selanjutnya, perbedaan antara orang produktif dan orang sibuk juga akan terlihat dari tindakannya. Orang yang produktif, mereka sangat berhati-hati dalam bertindak dan akan memikirkan berulang kali ketika akan memutuskan sesuatu. Sebisa mungkin mereka menghindari kesalahan atau kekeliruan sehingga tidak merugikan diri.

Sementara itu, orang sibuk akan langsung berkata siap dan langsung bertindak tanpa berpikir panjang. Memang terdengar cepat dan spontan namun ia tidak memertimbangkan kendala apa saja yang akan ia alami dipertengahan. Oleh karena itu, orang sibuk biasanya akan mulai kesulitan bahkan menyesali keputusannya saat sudah setengah jalan.

Orang Produktif Fokus Pada Satu Pekerjaan, Orang Sibuk Berusaha Multitasking

Orang Produktif Fokus Pada Satu Pekerjaan, Orang Sibuk Berusaha Multitasking
Ilustrasi Fokus Pada Pekerjaan Credit: pexels.com/pixabay

Ketiga, perbedaan selanjutnya yang bisa dilihat antara orang sibuk dan orang produktif ialah cara dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Orang produktif lebih memilih untuk fokus pada satu pekerjaan yang sedang ia garap sampai benar-benar selesai lalu berpindah pada aktivitas lain. Hal ini dilakukan agar pekerjaan lebih cepat selesai dan hasinya maksimal.

Lain halnya dengan orang yang sibuk, biasanya mereka mendewakan cara kerja yang multitasking yakni, dalam satu waktu mengerjakan beberapa pekerjaan. Terdengar sangat keren padahal bisa membuat pekerjaanmu jadi lebih lama selesai dan kamu mudah kehilangan fokus. Butuh seseorang yang berdedikasi tinggi untuk bisa memakai cara multitasking, jika tidak begitu yang terjadi malah semua pekerjaan justru tidak akan selesai tepat waktu.

Orang Produktif Memilih Untuk Istirahat, Orang Sibuk Sangat Workaholic

Orang Produktif Memilih Untuk Istirahat, Orang Sibuk Sangat Workaholic
Ilustrasi Workaholic Credit: pexels.com/pixabay

Keempat, perbedaan konsep antara orang yang produktif dan orang sibuk juga terlihat dari jumlah jam kerjanya. Orang produktif memiliki jadwal dan ia taati secara disiplin sehingga tidak akan memforsir seluruh energinya untuk bekerja. Ia tahu kapan harus berhenti dan mengambil waktu istirahat untuk mengembalikan energi.

Sedangkan orang sibuk memilih untuk menjadi workaholic alias orang yang rela menghabiskan seluruh waktu hanya untuk bekerja dan mengabaikan hal penting lainnya seperti kesehatan. Untuk menjadi seseorang yang sukses memang butuh perjuangan namun itu bukan berarti kamu bekerja penuh seharian sampai lupa makan dan istirahat. Jika bekerja dengan jam terbang seperti ini bisa-bisa badan akan drop sampai menimbulkan penyakit serius.

Orang Produktif Kerja Cerdas, Orang Sibuk Kerja Keras

Orang Produktif Kerja Cerdas, Orang Sibuk Kerja Keras
Ilustrasi Orang Produktif Credit: pexels.com/pixabay

Terakhir, perbedaan konsep antara produktif dan sibuk juga bisa terlihat dari teknik seseorang dalam bekerja. Orang produktif akan memilih cara kerja cerdas yakni, teknik bekerja yang memertimbangkan aspek efektivitas dan efisiensi. Dengan cara ini, ia tidak perlu bekerja sangat keras namun sudah tepat dan mengenai sasaran.

Sedangkan orang sibuk akan memilih cara kerja keras. Sekilas kerja keras nampak seperti istilah yang optimis namun buat apa bekerja keras jika kamu bisa menghemat tenaga dengan bekerja cerdas. Bekerja keras adalah paradigma lama, kini ada banyak kemajuan teknologi yang bisa kamu manfaatkan agar kamu bisa menghemat waktu dan tenaga sehingga cara kerja keras tidak begitu relevan di zaman sekarang.

Lanjutkan Membaca ↓