Youtap Bangun Hubungan Pedagang Pasar dan Pembeli di Rumah di Era Normal Baru

Karla Farhana04 Agu 2020, 12:00 WIB
[Fimela] pasar tradisional

Fimela.com, Jakarta Corona bukan hanya mengakibatkan banyak orang kehilangan pekerjaan, tetapi juga menghambat ekosistem pedagang pasar dan pembeli di rumah. Pasalnya, tidak sedikit orang kini memilih untuk berbelanja secara online daripada pergi ke pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan harian. 

Untuk itu, Youtap Indonesia menghadirkan program In Home Delivery & Order untuk menghubugkan pe,langgan yang berada di rumah dengan pedagang di pasar. Bukan hanya itu saja. Youtap juga menghadirkan fasilitas cuci tangan di lingkungan pasar dan pemikiman warga. 

Sebelumnya, Youtap Indonesia telah menhadirkan fasilitas kebersihan dan cuci tangan untuk para PKL di Bandung, Jawa Barat. Kini, Youtap akan menghadirkan fasilitas tersebut bersama In Home Delivery & Order di Pasar Segar Bintaro, Pasar Jombang, dan Perumahan Graha Bunga, Tangerang Selatan. 

Menurut CEO Youtap Indonesia, Herman Suharto, pihaknya melihat warga Tangerang Selatan yang tidak bisa pergi ke pasar selama masa PSBB, sehingga para pedagang pun juga mulai kehilangan pembelinya. 

"Melalui program InHome Delivery & Order, Youtap berupaya menjadi jembatan antara pedagang pasar dan pelanggan agar mereka dapat tetap saling terhubung dengan tetap menjaga jarak. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Youtap untuk mempermudah pelaku usaha, terutama UMKM, menjalankan adaptasi pola hidup baru sehingga mereka dapat terus mempertahankan usahanya di tengah pandemi. Upaya ini kami optimalkan dengan kembali menghadirkan fasilitas cuci tangan dan edukasi peningkatan kebersihan seperti yang telah kami lakukan di Bandung," katanya. 

Pembayaran Non Tunai

[Fimela] pasar
pasar tradisional | pexels.com/@idinarisk

Youtap juga memberikan fasilitas bagi para pelanggan di pasar untuk melakukan transaksi non tunai yang minim kontak, cepat, dan aman. Upaya ini bukan hanya sebagai protokol kesehatan, tetapi juga mendorong kenaikan jumlah merchant baru yang mengadopsi pembayaran non tunai, yang bertambah dari 17% di masa PSBB menjadi 22% saat memasuki era normal baru. 

“Sejak awal, kami terus berupaya untuk membantu merchant kami beradaptasi selama masa pandemi COVID-19. Hal ini antara lain melalui program Bersih, Sehat, Aman yang Youtap jalankan di ekosistem kami dimana para merchant kami beroperasi. Bentuk implementasi dari program ini pun beragam, mulai dari edukasi, sosialisasi pemanfaatan transaksi non tunai, pembangunan fasilitas kebersihan, hingga dengan menghadirkan inovasi seperti InHome Delivery & Order. Upaya ini pun tidak hanya kami jalankan di Jakarta saja, namun juga di wilayah-wilayah lainnya sehingga kita bisa bersama-sama mewujudkan ekosistem pedagang dan pelanggan yang tangguh secara lebih merata,” tutup Herman.

#ChangeMaker

Simak Video Berikut

Lanjutkan Membaca ↓