Sedang Patah Hati? Ini 6 Tips Melupakan Seseorang yang Dicintai

Gayuh Tri Pinjungwati29 Jul 2020, 19:15 WIB
patah hati

Fimela.com, Jakarta Mungkin dirimu mencintai seseorang yang tidak merasakan hal yang sama tentangmu. Kerinduan yang menyertai cinta sepihak dapat memengaruhi kesehatan emosional dan menyebabkan banyak ketidaknyamanan. Atau mungkin dirimu mencintai seseorang yang terus-menerus menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki minat terbaikmu.

Mungkin juga dirimu dan pasanganmu saling mencintai tetapi memiliki terlalu banyak perbedaan untuk mempertahan hubungan yang bertahan lama. Apa pun situasinya, cinta adalah emosi yang rumit. Dan bahkan ketika suatu hubungan dengan ketidakjelasan, rasanya mustahil untuk memastikan perasaanmu. Berikut ini adalah beberapa tips untuk berhenti mencintai seseorang.

Akui Kebenaran Situasi

Optimisme bukanlah sifat yang buruk. Bahkan, kemampuan untuk bertahan pada harapan dalam situasi yang sulit atau menyakitkan biasanya dianggap sebagai tanda kekuatan pribadi. Tetapi ketika menyangkut hubungan yang rumit akan lebih baik untuk mempertimbangkan realitas saat ini daripada masa depan yang masih menjadi bayangan. Dibutuhkan keberanian dan kesadaran diri untuk menyadari hal ini. Jika hal itu kamu lakukan, itu berarti dirimu telah mengambil langkah positif untuk terus tumbuh dan bergerak maju.

Identifikasi Kebutuhan Hubungan

Patah Hati
Ilustrasi/copyright unsplash.com/Anthony Tran

Memperhatikan dengan cermat apa yang dirimu inginkan dari suatu hubungan serta apa yang benar-benar tidak diinginkan, dapat membantumu menentukan seseorang berminat denganmu atau tidak. Semakin banyak waktu yang dihabiskan bersama, semakin terhubung perasaanmu. Akhirnya, dirimu telah jatuh cinta kepada orang tersebut.

Terkadang akan menjadi sebuah masalah ketika berhari-hari, kadang seminggu atau lebih, sering berlalu tanpa mendengar kabar dari orang yang kamu suka. Dirimu mengirimkan pesan teks dan melihat mereka sudah online, tetapi belum ada balasan.

Jika dirimu memprioritaskan komunikasi yang baik dalam hubungan, ketidakmampuan mereka untuk membalas pesanmu secara tepat waktu adalah indikator yang cukup baik bahwa mereka bukan pasangan yang baik. Ketika dirimu mengenali seseorang yang dicintai tidak cukup memenuhi kebutuhanmu, dirimu mungkin memiliki waktu yang lebih mudah untuk mengatasi perasaanmu.

Belajar Memberikan Ruang untuk Hatimu

Beberapa cinta mungkin membuatmu merasa patah hati. Melepaskan cinta yang bermakna dapat membuatmu merasa lebih berat. Tetapi cobalah untuk mengambil kesempatan untuk mengakui hal-hal baik tentang hubungan itu, termasuk apa pun yang mungkin telah dipelajari dari seseorang yang kamu suka. Berikan mereka ruang di hatimu. Menghargai pengalaman dan membiarkan perasaan yang kuat itu menjadi bagian dari masa lalu, akan dapat membantumu mulai menemukan kedamaian dan dapat bergerak maju.

Melihat Masa Depan

Self-Love
Ilustrasi/copyright shutterstock

Cinta untuk mantan atau seseorang yang tidak mengembalikan perasaanmu, itu hanya akan membatasi dirimu sendiri. Jika dirimu tetap terjebak pada seseorang yang tidak memiliki hubungan denganmu, kemungkinan dirimu akan kesulitan untuk menemukan kebahagiaan dengan orang lain. Bahkan jika dirimu tidak merasa siap untuk sesuatu yang serius. Melakukan kencan santai dapat membantumu menyadari ada banyak orang hebat di luar sana.

Setelah dirimu ingin menjalin hubungan, menemukan pasangan yang tepat mungkin masih menjadi tantangan untukmu. Dirimu mungkin akan membuthkan waktu. Frustasi untuk menemukan orang baru, mungkin akan membuatmu tergoda untuk memikirkan mantanmu. Tetapi komitmen untuk melihat ke depan, tidak kembali ke masa lalu itu perlu kamu lakukan, memang itu sulit pada awalnya.

Prioritaskan Hubungan Lain

Orang yang mengalami patah hati sering cenderung melupakan hubungan penting lainnya dalam hidup mereka. Teman dan anggota keluargamu dapat menawakan dukungan saat dirimu berusaha untuk menyembuhkan luka. Mereka mungkin memiliki wawasan atau kebijaksanaan yang bermanfaat untuk dibagikan dari pengalaman mereka sendiri. Orang yang dicintai juga dapat memberikan kekuatan dan bimbingan jika dirimu berusaha untuk dari hubungan yang beracun.

Waktu untuk Memahami

self love-kezo
ilustrasi memanjakan diri/unsplash

Perasaan cinta bisa datang dan memudar, tetapi ini umumnya bukan proses yang cepat. Sementara itu sangat normal untuk merasakan banyak ketidaknyamanan. Cobalah untuk lebih bersabar dengan diri sendiri, berlatih untuk mengasihi diri sendiri. Terimalah bahwa itu adalah hal yang wajar ketika dirimu berani untuk mencintai seseorang. Ingatlah bahwa rasa sakit itu tidak akan bertahan selamanya.

Manusia adalah makhluk unik dengan emosi yang kompleks. Tidak peduli seberapa besar dirimu ingin berhenti mencintai seseorang, sulit untuk mengubah perasaanmu.

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker

Lanjutkan Membaca ↓