5 Jenis Penyakit yang Mudah Menyerang dan Sering Dialami Perempuan

Imelda Rahma30 Jul 2020, 13:45 WIB
perempuan Sakit

Fimela.com, Jakarta Perbedaan kondisi biologis dan fisiologis antara perempuan dan pria bisa memengaruhi kondisi kesehatan keduanya, contohnya adalah beberapa penyakit yang mudah menyerang dan sering dialami perempuan. Hal ini pun telah dibuktikan melalui studi kesehatan yang menghasilkan kesimpulan bahwa ada beberapa penyakit yang memang lebih sering dialami perempuan dibandingkan pria.

Hal ini dipengaruhi oleh faktor perubahan hormonal, komposisi tubuh, dan gangguan pola makan pada perempuan. Faktor tersebut akhirnya membuat kondisi tubuh dan kesehatan perempuan jauh lebih rentan terserang penyakit dibanding pria.

Namun, fakta ini bukan berarti menyebutkan ada yang salah dengan tubuh dan kesehatan perempuan karena ada beberapa penyakit khusus juga yang tidak bisa menyerang perempuan dan hanya menimpa pria. Maka dari itu, sebagai perempuan, ada baiknya kamu mengetahui jenis penyakit apa saja yang mudah menyerang.

Untuk itu, Fimela.com kali ini mengulas 5 jenis penyakit yang mudah menyerang dan sering dialami oleh perempuan. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Penyakit Lupus

Penyakit Lupus
Ilustrasi Penderita Penyakit Lupus Credit: pexels.com/pixabay

Jenis penyakit pertama yang mudah menyerang dan sering dialami oleh perempuan ialah penyakit lupus. Lupus adalah sejenis penyakit autoimun yang sebenarnya bisa menyerang siapa saja tanpa kenal usia dan jenis kelamin. Kendati demikian, 90 persen pengidapnya ternyata adalah perempuan usia produktif.

Faktot pemicunya ialah meningkatnya kadar hormon estrogen di masa subur, disertai dengan adanya faktor dari lingkungan yang juga menjadi faktor pendorong meningkatnya risiko penyakit lupus di kalangan wanita.

Gejala lupus umumnya bervariasi dan cukup sulit untuk didiagnosis. Jadi, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter jika mengalami nyeri otot, sakit di bagian sendi, ruam wajah, kelelahan, hingga nyeri dada yang berlangsung cukup lama. 

Depresi

Depresi
Ilustrasi Depresi Credit: pexels.com/pixabay

Berikutnya, penyakit lain yang juga mudah menyerang dan sering dialami perempuan ialah depresi. Hal ini merujuk pada survei dari Centers for Disease Control and Prevention, di Amerika Serikat yang menyatakan bahwa perempuan memiliki risiko dua kali lebih tinggi untuk mengalami depresi ketimbang pria.

Faktor penyebab yang memicu depresi lebih mudah terjadi pada perempuan ialah perbedaan fisiologis antara tubuh perempuan dan pria, yaitu terkait perubahan hormon yang terjadi setiap bulan, usai melahirkan, serta sebelum dan selama masa menopause. Selama masa itu, perempuan lebih banyak mengalami fluktuasi hormon yang dapat memengaruhi mood hingga mudah menyulut depresi muncul.

Penyakit Menular Seksual

Penyakit Menular Seksual
Ilustrasi Penyakit Menular Seksual Credit: pexels.com/pixabay

Ketiga, jenis penyakit yang juga mudah menyerang dan sering dialami perempuan ialah penyakit menular seksual atau juga dikenal dengan istilah infeksi menular seksual. Perempuan memiliki kecederungan lebih tinggi terkena penyakit menular seksual karena lapisan pada organ intimnya cenderung lebih lembut dan tipis, dibandingkan dengan organ intim pada pria.

Kondisi tersebut mengakibatkan bakteri dan virus akan lebih mudah untuk menembus masuk ke dalam vagina. Dampaknya, penyakit seperti radang panggul, klamidia, serta gonore pun meningkat resikonya.

Osteoarthritis

Osteoarthritis
Ilustrasi Osteoarthritis Credit: pexels.com/pixabay

Selanjutnya, jenis penyakit yang juga mudah menyerang dan sering dialami oleh perempuan yang keempat ialah osteoarthritis. Penyakit ini sebenarnya juag bisa menyerang perempuan namun, perempuan memiliki risiko sekitar tiga kali lebih besar dibandingkan pria untuk terserang.

Hal ini karena tubuh perempuan tersusun oleh sendi yang lebih fleksibel dan tendon yang lebih elastis ketimbang pria, sehingga memudahkan mereka selama masa kehamilan dan persalinan. Namun, hal itu ternyata membuat risiko cedera dan osteoarthritis pada perempuan lebih tinggi.

Jika merujuk pada catatan Centers for Disease Control and Prevention maka akan didapatkan kesimpulan bahwa perempuan yang berusia di atas 50 tahun lebih berisiko untuk mengalami osteoarthritis. Hal ini karena kadar estrogen dalam tubuhnya yang semakin menurun. Padahal, hormon tersebut berperan penting dalam melindungi tulang rawan dan sendi dari peradangan.

Multiple Sclerosis

Multiple Sclerosis
Ilustrasi Penyakit Multiple Sclerosis Credit: pexels.com/pixabay

Terakhir, penyakit yang mudah menyerang dan sering dialami oleh perempuan ialah multiple sclerosis. Multiple sclerosis (MS) atau sklerosis ganda adalah penyakit autoimun yang muncul akibat sistem kekebalan tubuh menyerang selaput pelindung saraf (mielin) dalam otak dan saraf tulang belakang.

Berdasarkan penelitian di Johns Hopkins University, jumlah lemak lemak dalam tubuh perempuan yang biasanya lebih besar dapat memicu timbulnya berbagai macam peradangan, yang berujung pada penyakit. Selain itu, adanya perbedaan hormon dalam tubuh pria dan perempuan juga berkontribusi pada penyakit multiple sclerosis.

Sebagian besar pengidap adalah wanita, dan kebanyakan orang mengalami gejala MS pertama saat berusia 20 hingga 40 tahun. Gejala MS umumnya berupa mati rasa pada otot, kelumpuhan, dan kehilangan penglihatan.

Lanjutkan Membaca ↓